TAULADAN NYATA.
jamaah Haji Indonesia beritanya di lansir di seluruh media masa Arab Saudi,...
SYECH UWAIS AL-QORNI INDONESIA.
H. BADRI ...
MENGENDONG IBUNYA TERCINTA MULAI BERANGKAT DARI RUMAH INDONESIA,,
SAMPAI TUNTAS MELAKSANAKAN SARAT RUKUN HAJI, BELIAU MERAWAT JUGA
MENGENDONG KEMANAPUN SAMPAI SAAT INI....
SEMOGA BELIU DI BERIKAN HAJI MABRUR SENANTIASA DI BERIKAN KESEHATAN LAHIR BATIN....
BELIAU INSPIRASI BAGI KITA SEMUA,,
UCAPKAN SUBHANALLOH SEMOGA KELAK KITA MAUPUN ANAK CUCU KITA MAMPU
MENCONTOH BELIAU YANG TAAT TAWADZU, SERTA BENAR-BENAR BERBAKTI, PADA
ORANG TUA, MENGASIHI IBUNDANYA....
Wednesday, 30 September 2015
Oknum Brimob Diduga Rampok Mobil Pengangkut Uang Rp 4,8 M
Semarang - Perampokan dengan kerugian sekitar Rp 4,8 miliar
dialami jasa pengangkut uang PT. Advantage. Pelakunya diduga seorang
oknum anggota Brimob Polda Jawa Tengah yang mengawal salah satu mobil
ketika berada di Kabupaten Semarang.
Dari informasi yang diperoleh detikcom, peristiwa terjadi hari Senin (28/9) kemarin sekira pukul 18.30 WIB. Awalnya mobil uang berangkat dari kantor PT Advantage di Jalan Karanganyar Gunung Semarang ke Solo dengan karyawan Frendy Agus Irawan dan Tri Ivan dan dikawal oknum Brimob berinisial Brigadir S.
Mereka kemudian melakukan pekerjaannya dengan rute Timezone (SGM) - Lottemart - Centro & Starbuck (Mal Paragon) - Trihamas Finance - CIMB NIaga - Lottemart - Bank Permata Klewer - Bank Permata Solo Baru - Bank Permata Urip Sumoharjo - kantor PT Advantage Solo - kembali ke Semarang.
Saat perjalanan kembali ke Semarang itulah mereka mampir ke rumah warga Dukuh Ngabean, Desa Candi Ampel, Boyolali bernama Ngatimin. Di sana Frendy bermaksud menagih hutang Rp 3,5 juta, namun Ngatimin tidak berada di rumah.
Kemudian Brigadir S menghubungi temannya lewat telepon dan mengatakan kepada Frendy kalau Ngatimin sudah diamankan rekannya itu. S lalu mengajak Frendy menemui temannya di Penggilingan Padi "Hendra Setia" di Desa Kwagean, Sugihan, Tengaran, Kabupaten Semarang dengan alasan menemui Ngatimin, sementara itu Ivan ditinggal di rumah Ngatimin.
Setelah tiba di lokasi penggilingan padi, ternyata S menodongkan senjata api ke arah Frendy. Karena ketakutan, Frendy tidak bisa berbuat banyak dan hanya pasrah ketika ia diikat dan mulutnya dilakban oleh S.
Setelah memastikan Frendy tidak bisa melawan, oknum tersebut mengeluarkan uang dari dalam mobil PT Advantage dan memindahkannya ke mobil Toyota Avanza milik temannya yang ternyata sudah menunggu. Mereka pun langsung kabur membawa uang yang nilainya sekitar RP 4,8 miliar. Senjata api milik S sempat tertinggal dalam mobil pembawa uang itu.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol A Liliek Darmanto saat dikonfirmasi membenarkan ada kejadian perampokan tersebut. Liliek menyayangkan persitiwa itu namun ia menegaskan terlapor merupakan oknum.
"Itu oknum. Kalau benar ada yang terlibat pasti akan ada sanksi tegas, kami kejar. Seharusnya mengawal, tapi malah bertindak seperti itu," kata Liliek saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (29/9/2015).
Sementara itu dari pantauan detikcom di lobi Dit Reskrimum Polda Jateng terlihat sejumlah orang dari PT Advantage berbincang dengan anggota polisi.
Sementara itu mobil pembawa uang yaitu Suzuki Grandmax silver bernopol G 9141 HC diparkir di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Jateng.
Sekira pukul 16.10, pelapor dan sejumlah anggota polisi termasuk Inafis Polda Jateng mendatangi mobil tersebut. Tidak berapa lama, mobil tersebut beserta mobil polisi meninggalkan tempat parkir untuk menuju ke lokasi kejadian di Tengaran.
(alg/fdn)
http://news.detik.com/jawatengah/3031249/oknum-brimob-diduga-rampok-mobil-pengangkut-uang-rp-48-m
Dari informasi yang diperoleh detikcom, peristiwa terjadi hari Senin (28/9) kemarin sekira pukul 18.30 WIB. Awalnya mobil uang berangkat dari kantor PT Advantage di Jalan Karanganyar Gunung Semarang ke Solo dengan karyawan Frendy Agus Irawan dan Tri Ivan dan dikawal oknum Brimob berinisial Brigadir S.
Mereka kemudian melakukan pekerjaannya dengan rute Timezone (SGM) - Lottemart - Centro & Starbuck (Mal Paragon) - Trihamas Finance - CIMB NIaga - Lottemart - Bank Permata Klewer - Bank Permata Solo Baru - Bank Permata Urip Sumoharjo - kantor PT Advantage Solo - kembali ke Semarang.
Saat perjalanan kembali ke Semarang itulah mereka mampir ke rumah warga Dukuh Ngabean, Desa Candi Ampel, Boyolali bernama Ngatimin. Di sana Frendy bermaksud menagih hutang Rp 3,5 juta, namun Ngatimin tidak berada di rumah.
Kemudian Brigadir S menghubungi temannya lewat telepon dan mengatakan kepada Frendy kalau Ngatimin sudah diamankan rekannya itu. S lalu mengajak Frendy menemui temannya di Penggilingan Padi "Hendra Setia" di Desa Kwagean, Sugihan, Tengaran, Kabupaten Semarang dengan alasan menemui Ngatimin, sementara itu Ivan ditinggal di rumah Ngatimin.
Setelah tiba di lokasi penggilingan padi, ternyata S menodongkan senjata api ke arah Frendy. Karena ketakutan, Frendy tidak bisa berbuat banyak dan hanya pasrah ketika ia diikat dan mulutnya dilakban oleh S.
Setelah memastikan Frendy tidak bisa melawan, oknum tersebut mengeluarkan uang dari dalam mobil PT Advantage dan memindahkannya ke mobil Toyota Avanza milik temannya yang ternyata sudah menunggu. Mereka pun langsung kabur membawa uang yang nilainya sekitar RP 4,8 miliar. Senjata api milik S sempat tertinggal dalam mobil pembawa uang itu.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol A Liliek Darmanto saat dikonfirmasi membenarkan ada kejadian perampokan tersebut. Liliek menyayangkan persitiwa itu namun ia menegaskan terlapor merupakan oknum.
"Itu oknum. Kalau benar ada yang terlibat pasti akan ada sanksi tegas, kami kejar. Seharusnya mengawal, tapi malah bertindak seperti itu," kata Liliek saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (29/9/2015).
Sementara itu dari pantauan detikcom di lobi Dit Reskrimum Polda Jateng terlihat sejumlah orang dari PT Advantage berbincang dengan anggota polisi.
Sementara itu mobil pembawa uang yaitu Suzuki Grandmax silver bernopol G 9141 HC diparkir di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Jateng.
Sekira pukul 16.10, pelapor dan sejumlah anggota polisi termasuk Inafis Polda Jateng mendatangi mobil tersebut. Tidak berapa lama, mobil tersebut beserta mobil polisi meninggalkan tempat parkir untuk menuju ke lokasi kejadian di Tengaran.
(alg/fdn)
http://news.detik.com/jawatengah/3031249/oknum-brimob-diduga-rampok-mobil-pengangkut-uang-rp-48-m
Tuesday, 22 September 2015
Anggia Ermarini Terpilih Sebagai Ketua Umum Fatayat NU
Fatayat bisa berdiri di garis depan dalam melakukan advokasi perempuan, anak, dan juga buruh migran.
Suara.com - Anggia Ermarini terpilih secara aklamasi
sebagai Ketua Umum Fatayat Nahdlatul Ulama tahun khidmat 2015--2020
dalam Kongres XV Fatayat NU di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Senin
(21/9/2015) malam.
"Alhamdulillah saya terpilih menjadi Ketua
Umum Fatayat NU dan saya akan melanjutkan kepemimpinan yang sudah
difondasi oleh ketua sebelumnya, Ida Fauziyah," katanya saat memberikan
sambutan usai terpilih secara aklamasi.
Menurut dia, relatif
banyak agenda yang akan diusung pada lima tahun ke depan. Dalam hal ini
Fatayat merupakan perempuan yang melahirkan kader-kader terbaik NU untuk
masa depan.
"Oleh karena itu, selama lima tahun ini kami akan
berbenah untuk menjadikan organisasi yang profesional dan juga
organisasi yang potensi," katanya.
Ia mengatakan bahwa di tubuh
Fatayat relatif banyak orang hebat yang bergelar doktor dan juga puluhan
orang yang bergelar master.
"Itu artinya, Fatayat memiliki
orang-orang hebat yang bisa memajukan organisasi lebih baik dan lebih
profesional serta potensial," katanya.
Tidak hanya doktor, kata dia, Fatayat juga memiliki potensi yang luar biasa di tingkat bawah.
"Oleh karena itu, Fatayat bisa berdiri di garis depan dalam melakukan advokasi perempuan, anak, dan juga buruh migran," katanya.
Selain itu, kemandirian ekonomi juga menjadi salah satu agenda besar yang harus terbuktikan dalam program lima tahun mendatang.
"Program
pengembangan kelembagaan dan pengkaderan di semua tingkat dan semua
level harus memiliki kontribusi yang produktif," katanya.
Dalam
dua dekade terakhir, lanjut dia, Fatayat telah banyak meningkatkan
kapasitas dan kapabilitas perempuan yang dahulunya hanya sebagai teman
rumah menjadi seseorang yang profesional dan potensial.
"Oleh
karena itu, kami mendorong pada Fatayat untuk maju dan mengisi lini-lini
yang ada, mulai dari jajaran eksekutif hingga legislatif," katanya.
Anggia
sendiri merupakan mantan sekretaris umum pada periode sebelumnya dan
berhasil teripilh secara aklamasi dari sekitar 480 pemilik hak suara.
(Antara)
http://www.suara.com/news/2015/09/22/031456/anggia-ermarini-terpilih-sebagai-ketua-umum-fatayat-nu
Politikus PDIP Juga Mau Laporkan Dirut Pelindo II ke KPK
RMOL. Selain pekerja Jakarta International Container Terminal
(JICT), politikus PDI Perjuangan juga akan melaporkan Dirut Pelindo II
RJ Lino ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa pagi nanti (22/9).
Politikus PDI Perjuangan yang dimaksud adalah anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu. Tujuan ke KPK, kata Masinton, adalah untuk menindaklanjuti informasi dan dokumen yang ia terima dari masyarakat.
"Yaitu perihal dugaan gratifikasi dari Dirut Pelindo II kepada Menteri BUMN," kata Masinton dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 22/9).
Masinton mengaku akan meneruskan informasi dan menyampaikan dokumen tersebut ke KPK untuk mengklarifikasi keabsahannya.
Sementara pekerja JICT, akan melaporkan RJ Lino karena dinilai telah melanggar UU Pelayaran. Selain itu juga, proses perpanjangan konsesi Jakarta International Container Terminal (JICT) kepada perusahaan asal Hong Kong Hutchison Port Holdings (HPH) selama 20 tahun (2019-2039) dinilai tak transparan. [ysa]
http://www.rmol.co/read/2015/09/22/218148/Politikus-PDIP-Juga-Mau-Laporkan-Dirut-Pelindo-II-ke-KPK-
Politikus PDI Perjuangan yang dimaksud adalah anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu. Tujuan ke KPK, kata Masinton, adalah untuk menindaklanjuti informasi dan dokumen yang ia terima dari masyarakat.
"Yaitu perihal dugaan gratifikasi dari Dirut Pelindo II kepada Menteri BUMN," kata Masinton dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 22/9).
Masinton mengaku akan meneruskan informasi dan menyampaikan dokumen tersebut ke KPK untuk mengklarifikasi keabsahannya.
Sementara pekerja JICT, akan melaporkan RJ Lino karena dinilai telah melanggar UU Pelayaran. Selain itu juga, proses perpanjangan konsesi Jakarta International Container Terminal (JICT) kepada perusahaan asal Hong Kong Hutchison Port Holdings (HPH) selama 20 tahun (2019-2039) dinilai tak transparan. [ysa]
http://www.rmol.co/read/2015/09/22/218148/Politikus-PDIP-Juga-Mau-Laporkan-Dirut-Pelindo-II-ke-KPK-
Pengakuan Pengemudi Go-Jek yang Dianiaya Begal
VIVA.co.id - Pengemudi
Go-Jek, M. Risnu, nyaris menjadi korban pencurian dengan kekerasan alias
begal, oleh penumpangnya, di Jalan RE Martadinata, Ancol, Jakarta Utara
(Jakut), Senin dini hari, 21 September 2015.
Menurut Risnu, dirinya tidak sengaja menemukan penumpang tersebut saat melintasi wilayah Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, sekira pukul 00.00 WIB.
Saat itu, penumpang tersebut minta diantarkan ke wilayah Tanjung Priok. Namun, penumpang lelaki itu berdalih tidak mengerti cara pemesanan melalui aplikasi. Sehingga, transaksi pun dilakukan secara manual.
Namun, saat melintasi Jalan RE Martadinata, pelaku sempat mengancam korban hingga berujung dengan pemukulan.
Merasa mendapat ancaman, korban spontan, banting kemudi hingga terjatuh ke aspal. Akibatnya, korban benturan keras saat terjatuh, korban mengalami luka di wajah dekat mata sebelah kanan.
"Pelaku mukul-mukul badan saya. Karena, panik saya banting setir sampai jatuh," kata Risnu ketika dihubungi wartawan.
Gagal menuntaskan aksinya, pelaku lantas melompat ke Kali Ancol. "Waktu motor saya jatuhkan, pelaku kabur dan loncat ke kali," tambahnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pademangan, Ajun Komisaris Suhartoo menyatakan tempat kejadian perkara di wilayah hukum Jakarta Pusat, bukan Jakarta Utara.
http://metro.news.viva.co.id/news/read/677016-pengakuan-pengemudi-go-jek-yang-dianiaya-begal
Menurut Risnu, dirinya tidak sengaja menemukan penumpang tersebut saat melintasi wilayah Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, sekira pukul 00.00 WIB.
Saat itu, penumpang tersebut minta diantarkan ke wilayah Tanjung Priok. Namun, penumpang lelaki itu berdalih tidak mengerti cara pemesanan melalui aplikasi. Sehingga, transaksi pun dilakukan secara manual.
Namun, saat melintasi Jalan RE Martadinata, pelaku sempat mengancam korban hingga berujung dengan pemukulan.
Merasa mendapat ancaman, korban spontan, banting kemudi hingga terjatuh ke aspal. Akibatnya, korban benturan keras saat terjatuh, korban mengalami luka di wajah dekat mata sebelah kanan.
"Pelaku mukul-mukul badan saya. Karena, panik saya banting setir sampai jatuh," kata Risnu ketika dihubungi wartawan.
Gagal menuntaskan aksinya, pelaku lantas melompat ke Kali Ancol. "Waktu motor saya jatuhkan, pelaku kabur dan loncat ke kali," tambahnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pademangan, Ajun Komisaris Suhartoo menyatakan tempat kejadian perkara di wilayah hukum Jakarta Pusat, bukan Jakarta Utara.
http://metro.news.viva.co.id/news/read/677016-pengakuan-pengemudi-go-jek-yang-dianiaya-begal
Bukannya Memberantas, Perwira BNN Malah Ditangkap Edarkan Narkoba
KRIMINALITAS.COM, Tangerang – Seorang perwira menengah polisi yang bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) diciduk karena menjadi pengedar narkoba.
Adalah A, seorang perwira berpangkat Iptu ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, Kamis (17/9) dinihari di wilayah Bogor, Jawa Barat.
Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang AKBP Juang menjelaskan, penangkapan berawal dari tertangkapnya tersangka J yang kedapatan membawa sabu seberat 2 gram. kemudian dari hasil pemeriksaan J mengaku barang haram tersebut didapat dari temannya yangh berinisial D alias Irung.
Lalu, lanjut AKBP Juang, tersangka D ditangkap dan hasil pengembangan mengarah ke perwira BNN aktif berinisial A.
“A kami amankan di Bogor di rumah keluarganya. Saat ini kami masih melakukan pengembangan terkait peredaran narkoba yang dilakukan oleh A,” kata AKBP Juang, Jumat (18/9).
Ketiga tersangka ini sudah menjadi target operasi petugas, maka dari itu pihaknya melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Dari tangan D alias Irul, petugas berhasil mengamankan 10 paket sabu siap edar, kemudian petugas segera melakukan pengembangan lebih lanjut.
“Kami melakukan pengembangan, dan ternyata dalang dari semua ini adalah perwira BNN yang masih aktif, yakni A,” tegas AKBP Juang.
Dijelaskan Juang, awalanya petugas tidak mengetahui kalau tersangka A adalah seorang perwira kepolisian, namun setelah didalami ternyata A merupakan perwira yang bertugas di BNN.
“Kami melakukan penindakan tidak pandang bulu, saya sangat menyayangkan dengan tersangka A. Seharusnya dia memberi contoh malah menjadi pengedar naroba. Saat ini ketiga tersangka diamankan di sel tahanan Polres Metro Tangerang,” demikian AKBP Juang.
(Selly Loamena)
http://kriminalitas.com/bukannya-memberantas-perwira-bnn-malah-ditangkap-edarkan-narkoba/
Adalah A, seorang perwira berpangkat Iptu ditangkap oleh Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, Kamis (17/9) dinihari di wilayah Bogor, Jawa Barat.
Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang AKBP Juang menjelaskan, penangkapan berawal dari tertangkapnya tersangka J yang kedapatan membawa sabu seberat 2 gram. kemudian dari hasil pemeriksaan J mengaku barang haram tersebut didapat dari temannya yangh berinisial D alias Irung.
Lalu, lanjut AKBP Juang, tersangka D ditangkap dan hasil pengembangan mengarah ke perwira BNN aktif berinisial A.
“A kami amankan di Bogor di rumah keluarganya. Saat ini kami masih melakukan pengembangan terkait peredaran narkoba yang dilakukan oleh A,” kata AKBP Juang, Jumat (18/9).
Ketiga tersangka ini sudah menjadi target operasi petugas, maka dari itu pihaknya melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Dari tangan D alias Irul, petugas berhasil mengamankan 10 paket sabu siap edar, kemudian petugas segera melakukan pengembangan lebih lanjut.
“Kami melakukan pengembangan, dan ternyata dalang dari semua ini adalah perwira BNN yang masih aktif, yakni A,” tegas AKBP Juang.
Dijelaskan Juang, awalanya petugas tidak mengetahui kalau tersangka A adalah seorang perwira kepolisian, namun setelah didalami ternyata A merupakan perwira yang bertugas di BNN.
“Kami melakukan penindakan tidak pandang bulu, saya sangat menyayangkan dengan tersangka A. Seharusnya dia memberi contoh malah menjadi pengedar naroba. Saat ini ketiga tersangka diamankan di sel tahanan Polres Metro Tangerang,” demikian AKBP Juang.
(Selly Loamena)
http://kriminalitas.com/bukannya-memberantas-perwira-bnn-malah-ditangkap-edarkan-narkoba/
Jokowi Sindir Pejabat yang Pakai Jam Tangan Impor, Siapa ya?
JAKARTA - Presiden Joko
Widodo (Jokowi) menyindir para pejabat dan politikus yang senang
bermewah-mewahan dengan barang impor. Hal itu disampaikannya saat
berpidato dalam acara pembukaan Rakernas Partai NasDem di Senayan,
Jakarta, Senin (21/9) malam.
Dihadapan 255 pasangan calon kepala
daerah, menteri serta petinggi sejumlah partai politik, Jokowi
mengatakan bahwa masyarakat Indonesia masih kerajingan barang impor.
Terutama mereka dari kalangan ekonomi atas.
"Tantangan Indonesia ini kita masih senang
dengan produk impor. Sepatu kalau gak impor gak seneng, tas kalau gak
impor malu," ujarnya.
Bekas gubernur DKI Jakarta itu kemudian
menyinggung kegemaran kalangan atas mengkoleksi jam tangan impor.
Padahal, menurutnya, harga jam tangan impor selangit.
"Gak usah lihat tangan lah," lanjut Jokowi
dengan nada menyindir yang langsung mengundang tawa para peserta dan
undangan pembukaan Rakernas.
Jokowi menyangkan kecenderungan masyarakat
Indonesia menggunakan barang impor. Jika hal ini bisa diubah, dia
meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa terdongkrak pesat.
"Kalau produk kita, kita pakai, rampung (masalah ekonomi). Karena pasar kita di dalam negeri besar sekali," pungkasnya. (dil/jpnn)
http://www.jpnn.com/read/2015/09/22/328110/Jokowi-Sindir-Pejabat-yang-Pakai-Jam-Tangan-Impor,-Siapa-ya-
Polda Metro Jaya Mencak-mencak Alfamart Cuma Kirim Staf
Rimanews - Kepolisian Polda Metro Jaya geram sikap
Alfamart yang tidak kooperatif untuk membicarakan sistem keamanan.
Pasalnya, Kapolda Metro Jaya Tito Karnavian mengundang pimpinan
Alfamart, Senin (21/9/2015), namun yang diutus hanya dua staf mereka.
Kelakuan itu pun membuat berang Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti. Dirinya berpendapat Alfamart tidak bisa diajak kerjasama dan tidak peduli dengan kerja polisi dalam mengungkap kasus-kasus perampokan minimarket.
"Kita undang ke sini direkturnya untuk bicara sama Kapolda kok gak datang. Yang datang malah utusannya. Bukannya level dia bicara sama Kapolda. Itu utusannya, pegawai, bukan direksinya," cetus Krishna dengan nada tinggi.
Krishna mengatakan, diundangnya pimpinan Alfamart untuk membicarakan keamanan dan berusaha melakukan pencegahan. Menurutnya, Kapolda ingin bicara strategi pencegahan kejahatan dengan pihak Alfamart, makanya seharusnya direksi yang datang.
"Jangan beban penanggulangan kejahatan ini diberikan pada polisi, tidak bisa. Penanggulangan kejahatan ini memang polisi leading sector, tapi mereka juga harus mau ikut community policing," tandas dia.
Saat ini, Krishna mengungkapkan ada 4.000 minimarket milik Alfamart dan Indomart di seluruh DKI Jakarta. Sekitar 20-30 persen buka 24 jam. "Ya kalau tidak mawas diri akan terus-terusan terjadi (perampokan). Nanti polisi yang disalahkan," imbuhnya.
Khrisna menilai pihak Alfamart tidak mau bekerjasama dengan polisi terkait kelompok perampok yang sering terjadi di Alfamart. Dari data yang ada, tercatat ada 20 kasus dari Juli-September 2015. Separuh korban adalah Alfamart, makanya mengundang bertemu Kapolda Metro Jaya.
"Ini yang diutus pegawai, Kita menghormati mereka sebagai tamu, tapi mereka tidak menghormati kami yang sudah menjadikan kasus perampokan Alfamart ini sebagai perhatian," tegasnya.
http://nasional.rimanews.com/keamanan/read/20150921/235506/Polda-Metro-Jaya-Mencak-mencak-Alfamart-Cuma-Kirim-Staf-
Kelakuan itu pun membuat berang Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti. Dirinya berpendapat Alfamart tidak bisa diajak kerjasama dan tidak peduli dengan kerja polisi dalam mengungkap kasus-kasus perampokan minimarket.
"Kita undang ke sini direkturnya untuk bicara sama Kapolda kok gak datang. Yang datang malah utusannya. Bukannya level dia bicara sama Kapolda. Itu utusannya, pegawai, bukan direksinya," cetus Krishna dengan nada tinggi.
Krishna mengatakan, diundangnya pimpinan Alfamart untuk membicarakan keamanan dan berusaha melakukan pencegahan. Menurutnya, Kapolda ingin bicara strategi pencegahan kejahatan dengan pihak Alfamart, makanya seharusnya direksi yang datang.
"Jangan beban penanggulangan kejahatan ini diberikan pada polisi, tidak bisa. Penanggulangan kejahatan ini memang polisi leading sector, tapi mereka juga harus mau ikut community policing," tandas dia.
Saat ini, Krishna mengungkapkan ada 4.000 minimarket milik Alfamart dan Indomart di seluruh DKI Jakarta. Sekitar 20-30 persen buka 24 jam. "Ya kalau tidak mawas diri akan terus-terusan terjadi (perampokan). Nanti polisi yang disalahkan," imbuhnya.
Khrisna menilai pihak Alfamart tidak mau bekerjasama dengan polisi terkait kelompok perampok yang sering terjadi di Alfamart. Dari data yang ada, tercatat ada 20 kasus dari Juli-September 2015. Separuh korban adalah Alfamart, makanya mengundang bertemu Kapolda Metro Jaya.
"Ini yang diutus pegawai, Kita menghormati mereka sebagai tamu, tapi mereka tidak menghormati kami yang sudah menjadikan kasus perampokan Alfamart ini sebagai perhatian," tegasnya.
http://nasional.rimanews.com/keamanan/read/20150921/235506/Polda-Metro-Jaya-Mencak-mencak-Alfamart-Cuma-Kirim-Staf-
Nyaris Bentrok, Penertiban Pedagang Hewan Kurban Ditunda
Jakarta, HanTer - Rencana Pemprov DKI Jakarta untuk
menertibkan pedagang hewan kurban yang berada di Jl KH Mas Mansyur,
kawasan Tanah Abang akhirnya ditunda. Penundaan ini terkait adanya
penolakan dari para pedagang dan warga sekitar. Dengan demikian
penertiban ini akan menunggu hasil rapat evaluasi lebih lanjut yang
dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat.
Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, rencana penertiban sendiri belum akan dilakukan sampai ada hasil evaluasi.
"Menunggu evaluasi terlebih dahulu karena kondisinya terlihat sudah tidak memungkinkan," ujarnya, Senin (21/9).
Sebelumnya, penertiban pedagang hewan kurban di Tanah Abang nyaris
bentrok setelah ratusan pedagang dan warga sekitar menghadang petugas.
Bahkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Pusat Yadi
Rusmayadi sempat menjadi sasaran amuk massa yang marah karena lapak
mereka akan ditertibkan.
Sejumlah pedagang yang datang bersenjatakan batu, kaca dan bambu
berusaha memprovokasi petugas. Petugas sendiri terpaksa ditarik mundur
agar tidak ada korban seperti penertiban pada tahun sebelumnya.
(ruli)
http://megapolitan.harianterbit.com/megapol/2015/09/21/42198/18/18/Nyaris-Bentrok-Penertiban-Pedagang-Hewan-Kurban-Ditunda
Suryadharma Ngotot Seret SBY ke Persidangan
Rimanews - Terdakwa mantan Menteri Agama Suryadharma
Ali (SDA) tertap bersikukuh menghadirkan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) sebagai saksi yang meringankan dalam pemeriksaan saksi
di meja hijau.
Kuasa hukum SDA, Andreas Nahot Silitonga memastikan hal itu bakal diwujudkan dengan mengutus orang menghadap ke orang nomor satu di Partai berlambang Mercy itu.
"Masih tetap kami upayakan, dari utusan ke utusan. Pak SDA masih ditahan enggak langsung ketemu. Jadi nanti akan ada utusan Pak Surya ke sana (SBY)," beber Andreas, Senin (21/9/2015).
Menurut Andreas, posisi terdakwa dugaan korupsi penyelengaraan ibadah haji Kementerian Agama dan penyelewengan dana operasional menteri (DOM) ini sedang menjalani persidangan dan sebagai tahanan tak memungkinkan untuk berkomunikasi langsung dengan SBY.
"Untuk bicara juga harus tentukan waktunya, sementara saksi Jaksa ada 200 lebih. Jadi masih ada waktu. Kami juga kan enggak fokus ke SBY saja," tukas dia.
http://nasional.rimanews.com/hukum/read/20150921/235496/Suryadharma-i-Ngotot-i-Seret-SBY-ke-Persidangan
Kuasa hukum SDA, Andreas Nahot Silitonga memastikan hal itu bakal diwujudkan dengan mengutus orang menghadap ke orang nomor satu di Partai berlambang Mercy itu.
"Masih tetap kami upayakan, dari utusan ke utusan. Pak SDA masih ditahan enggak langsung ketemu. Jadi nanti akan ada utusan Pak Surya ke sana (SBY)," beber Andreas, Senin (21/9/2015).
Menurut Andreas, posisi terdakwa dugaan korupsi penyelengaraan ibadah haji Kementerian Agama dan penyelewengan dana operasional menteri (DOM) ini sedang menjalani persidangan dan sebagai tahanan tak memungkinkan untuk berkomunikasi langsung dengan SBY.
"Untuk bicara juga harus tentukan waktunya, sementara saksi Jaksa ada 200 lebih. Jadi masih ada waktu. Kami juga kan enggak fokus ke SBY saja," tukas dia.
http://nasional.rimanews.com/hukum/read/20150921/235496/Suryadharma-i-Ngotot-i-Seret-SBY-ke-Persidangan
Wednesday, 16 September 2015
Saat Prajurit TNI AL Bersama Advokat Bantu Warga di Pelosok Merauke
Jakarta - Senyum anak-anak di Merauke tersungging kala mendapat
bantuan alat sekolah. Itu membuat perjalanan jauh yang dilalui prajurit
TNI bersama rombongan pengacara tidak sia-sia.
Menempuh perjalanan udara, darat, dan laut selama berjam-jam lamanya tidak membuat prajurit dari Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX/Merauke mengurungkan niatnya. Bersama para pengacara dari kantor Kusumanegara & Partners, rombongan ini berangkat memberikan bantuan untuk anak-anak sekolah.
Bakti sosial tersebut dilakukan di Kampung Wamal, Distrik Tubang, Merauke, Papua, pada Senin (14/9). Kegiatan yang dilakukan di pesisir selatan bagian barat Kabupaten Merauke itu diawali dengan pemeriksaan kesehatan gigi masyarakat setempat oleh tim medis Lantamal IX.
Acara ini sendiri merupakan rangkaian kegiatan Lantamal IX dalam memperingati HUT TNI AL ke-70. Bakti sosial digelar selama 2 hari dengan bekerjasama dengan kantor advokat yang berkedudukan di Jakarta itu.
"Kami berkunjung ke kampung-kampung yang terisolir dan ini merupakan rangkaian kegiatan yang puncaknya pada Hari Armada RI 5 Desember," ujar Komandan Lantamal IX/Merauke Brigjen (Mar) Saud Tambatua dalam keterangan yang diterima detikcom, Selasa (14/9/2015).
Untuk mencapai Kampung Wamal, rombongan harus melakukan perjalanan yang cukup jauh dan lama. Sedianya perjalanan dari kota Merauke ditempuh melalui jalur darat selama 4 jam dilanjutkan melalui laut dengan speedboat selama 3 jam.
Namun karena pertimbangan waktu, akhirnya rombongan berangkat dengan pesawat perintis selama kurang lebih 25 menit, kemudian dilanjutkan perjalanan darat selama 3 jam dan tetap harus menaiki speedboat lewat jalur laut selama satu jam. Meski begitu, warga dan anak-anak yang mendapat bantuan tampak senang atas kepedulian yang diberikan prajurit Lantamal IX dan kantor advokat Kusumanegara & Partners.
Sebagai perwakilan, Adji Prakoso menyatakan Kusumanegara & Partners memiliki fokus kepedulian pada dunia pendidikan. Kantor advokat ini pun memberi bantuan CSR berupa ratusan set peralatan sekolah dalam bakti sosial di Kampung Wamal. Seperti tas sekolah, buku tulis, kotak pensil lengkap, botol minum dan tempat makan untuk anak-anak di daerah tersebut.
"Ini bentuk CSR dari Kusumanegara & Partners dan kami mendukung kegiatan Lantamal IX yang concern terhadap pendidikan anak sebagai generasi penerus bangsa," ucap Adji dalam keterangan yang sama.
Setelah 2 hari acara bakti sosial dilakukan, rombongan kembali ke Kota Merauke. Akibat cuaca yang buruk, rombongan akhirnya memutuskan untuk menumpang KRI Mulga melalui jalur laut.
(khf/khf)
http://news.detik.com/berita/3019860/saat-prajurit-tni-al-bersama-advokat-bantu-warga-di-pelosok-merauke
Menempuh perjalanan udara, darat, dan laut selama berjam-jam lamanya tidak membuat prajurit dari Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX/Merauke mengurungkan niatnya. Bersama para pengacara dari kantor Kusumanegara & Partners, rombongan ini berangkat memberikan bantuan untuk anak-anak sekolah.
Bakti sosial tersebut dilakukan di Kampung Wamal, Distrik Tubang, Merauke, Papua, pada Senin (14/9). Kegiatan yang dilakukan di pesisir selatan bagian barat Kabupaten Merauke itu diawali dengan pemeriksaan kesehatan gigi masyarakat setempat oleh tim medis Lantamal IX.
Acara ini sendiri merupakan rangkaian kegiatan Lantamal IX dalam memperingati HUT TNI AL ke-70. Bakti sosial digelar selama 2 hari dengan bekerjasama dengan kantor advokat yang berkedudukan di Jakarta itu.
"Kami berkunjung ke kampung-kampung yang terisolir dan ini merupakan rangkaian kegiatan yang puncaknya pada Hari Armada RI 5 Desember," ujar Komandan Lantamal IX/Merauke Brigjen (Mar) Saud Tambatua dalam keterangan yang diterima detikcom, Selasa (14/9/2015).
Untuk mencapai Kampung Wamal, rombongan harus melakukan perjalanan yang cukup jauh dan lama. Sedianya perjalanan dari kota Merauke ditempuh melalui jalur darat selama 4 jam dilanjutkan melalui laut dengan speedboat selama 3 jam.
Namun karena pertimbangan waktu, akhirnya rombongan berangkat dengan pesawat perintis selama kurang lebih 25 menit, kemudian dilanjutkan perjalanan darat selama 3 jam dan tetap harus menaiki speedboat lewat jalur laut selama satu jam. Meski begitu, warga dan anak-anak yang mendapat bantuan tampak senang atas kepedulian yang diberikan prajurit Lantamal IX dan kantor advokat Kusumanegara & Partners.
Sebagai perwakilan, Adji Prakoso menyatakan Kusumanegara & Partners memiliki fokus kepedulian pada dunia pendidikan. Kantor advokat ini pun memberi bantuan CSR berupa ratusan set peralatan sekolah dalam bakti sosial di Kampung Wamal. Seperti tas sekolah, buku tulis, kotak pensil lengkap, botol minum dan tempat makan untuk anak-anak di daerah tersebut.
"Ini bentuk CSR dari Kusumanegara & Partners dan kami mendukung kegiatan Lantamal IX yang concern terhadap pendidikan anak sebagai generasi penerus bangsa," ucap Adji dalam keterangan yang sama.
Setelah 2 hari acara bakti sosial dilakukan, rombongan kembali ke Kota Merauke. Akibat cuaca yang buruk, rombongan akhirnya memutuskan untuk menumpang KRI Mulga melalui jalur laut.
(khf/khf)
http://news.detik.com/berita/3019860/saat-prajurit-tni-al-bersama-advokat-bantu-warga-di-pelosok-merauke
Tersangka Pembakaran Hutan Sudah 107 Orang
VIVA.co.id - Tersangka kasus pembakaran hutan yang terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimantan terus bertambah. Bahkan, jumlahnya mencapai ratusan orang. Sejumlah kasus sudah masuk tahap penyidikan.
"Sementara untuk tersangka ada 107," ujar Kabagpenum Mabes Polri, Kombes (Pol) Suharsono, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin 14 September 2015.
Suharsono menjelaskan, ada 68 perkara yang sudah masuk penyidikan. Untuk wilayah Riau ada 13 perkara, Sumatera Selatan 16 perkara, Kalimantan Tengah 28 perkara, Kalimantan Barat 6 perkara dan Jambi ada 5 perkara. Jadi, totalnya ada 68 perkara.
"Sebanyak 21 perkara dinyatakan lengkap. Semuanya di Riau," katanya.
Sampai Senin 14 September 2015, pukul 05.00 WIB, titik panas atau hotspot sudah mencapai 1.205 titik. Wilayah terbanyak di Sumatera Selatan. Hingga kini ada 52 kabupaten yang ada titik api di wilayah Sumatera Selatan, Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Tengah.
Guna meredam titik api yang terus membakar hutan di wilayah Sumatera dan Kalimantan, sebanyak 3.226 personel Kepolisian diterjunkan ke titik lokasi kebakaran. (one)
http://nasional.news.viva.co.id/news/read/673841-tersangka-pembakaran-hutan-sudah-107-orang
Bareskrim Tetapkan Tiga Perusahaan Tersangka Pembakar Hutan di Sumsel
JAKARTA, KOMPAS.com —
Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim
Polri menetapkan tiga perusahaan di sektor perkebunan sebagai tersangka
pembakar hutan di wilayah Sumatera Selatan. Ketiganya beroperasi di Ogan
Komering Ilir, Sumsel.
"Satu korporasi sudah ditetapkan sejak sebelum ini, yakni PT BMH. Sementara itu, dua korporasi yang baru ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan adalah PT TPR dan PT WAI," ujar Direktur Tipidter Brigjen (Pol) Yazid Fanani di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/9/2015).
Yazid enggan mengungkap bagaimana modus perusahaan itu. Sebab, hal itu terkait pengembangan pengusutan perkara. Namun, secara garis besar, perusahaan-perusahaan itu memanfaatkan masyarakat untuk membakar lahan demi kepentingan perusahaan. (Baca: Lewat Facebook, SBY Bicara soal Kabut Asap untuk Jokowi)
Ketiga perusahaan tersebut diancam Pasal 99 ayat (1) juncto Pasal 116 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman hukuman maksimal tiga tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.
"Soal siapa di dalam perusahaan ini yang dijadikan tersangka, kita sidik terlebih dulu. Nanti kelihatan siapa-siapa yang bertanggung jawab, apakah pimpinan atau siapa," lanjut Yazid. (Baca: Pemerintah Pertimbangkan Tawaran Bantuan Singapura untuk Atasi Bencana Asap)
Yazid menegaskan, penanganan perkara pembakaran hutan kali ini berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya Polri menegakkan hukum secara parsial, kini Polri akan bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait agar kejadian tak berulang.
"Jadi, selain dikenakan sanksi pidana, korporasi ini juga diancam dengan sanksi administratif oleh kementerian terkait. Kita berkomitmen menyelesaikan kasus ini," ujar Yazid. (Foto: Kabut Asap di Malaysia dari Indonesia)
Kebakaran hutan dan lahan menimbulkan bencana asap di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan sekitarnya. Bencana asap mengganggu kehidupan masyarakat terdampak, proses belajar mengajar di sekolah tersendat, jarang pandang terganggu dan rentan menyebabkan penyakit pernapasan (ISPA), serta gangguan pada roda ekonomi.
Presiden Joko Widodo sebelumnya menginstruksikan kementerian/lembaga, TNI/Polri, dan semua pihak terkait untuk meningkatkan upaya penanganan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera serta Kalimantan.
Instruksi itu disampaikan Jokowi di tengah-tengah kunjungan kenegaraan ke Timur Tengah. (Baca: Presiden Jokowi Minta Penanganan Bencana Asap Dilakukan Lebih Cepat)
"Saya terus mengikuti perkembangan kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan serta terus melakukan komunikasi dengan menteri dan pejabat terkait," kata Jokowi seperti dikutip dari Tim Komunikasi Presiden, Senin (14/9/2015).
Jokowi menegaskan, dia menginginkan semua kapasitas dikerahkan lebih cepat, lebih terkoordinasi dalam penanganan bencana asap tersebut. Instruksi itu secara khusus ia tujukan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Panglima TNI, Kapolri, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan kepala daerah terkait.
Selain itu, kata Jokowi, dia juga telah meminta kepada penegak hukum untuk menindak tegas pihak yang melakukan atau bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran hutan serta lahan. Tindakan tegas itu sampai pada pencabutan izin pengelolaan hutan yang diberikan pemerintah.
"Satu korporasi sudah ditetapkan sejak sebelum ini, yakni PT BMH. Sementara itu, dua korporasi yang baru ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan adalah PT TPR dan PT WAI," ujar Direktur Tipidter Brigjen (Pol) Yazid Fanani di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/9/2015).
Yazid enggan mengungkap bagaimana modus perusahaan itu. Sebab, hal itu terkait pengembangan pengusutan perkara. Namun, secara garis besar, perusahaan-perusahaan itu memanfaatkan masyarakat untuk membakar lahan demi kepentingan perusahaan. (Baca: Lewat Facebook, SBY Bicara soal Kabut Asap untuk Jokowi)
Ketiga perusahaan tersebut diancam Pasal 99 ayat (1) juncto Pasal 116 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman hukuman maksimal tiga tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.
"Soal siapa di dalam perusahaan ini yang dijadikan tersangka, kita sidik terlebih dulu. Nanti kelihatan siapa-siapa yang bertanggung jawab, apakah pimpinan atau siapa," lanjut Yazid. (Baca: Pemerintah Pertimbangkan Tawaran Bantuan Singapura untuk Atasi Bencana Asap)
Yazid menegaskan, penanganan perkara pembakaran hutan kali ini berbeda dari sebelumnya. Jika sebelumnya Polri menegakkan hukum secara parsial, kini Polri akan bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait agar kejadian tak berulang.
"Jadi, selain dikenakan sanksi pidana, korporasi ini juga diancam dengan sanksi administratif oleh kementerian terkait. Kita berkomitmen menyelesaikan kasus ini," ujar Yazid. (Foto: Kabut Asap di Malaysia dari Indonesia)
Kebakaran hutan dan lahan menimbulkan bencana asap di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan sekitarnya. Bencana asap mengganggu kehidupan masyarakat terdampak, proses belajar mengajar di sekolah tersendat, jarang pandang terganggu dan rentan menyebabkan penyakit pernapasan (ISPA), serta gangguan pada roda ekonomi.
Presiden Joko Widodo sebelumnya menginstruksikan kementerian/lembaga, TNI/Polri, dan semua pihak terkait untuk meningkatkan upaya penanganan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera serta Kalimantan.
Instruksi itu disampaikan Jokowi di tengah-tengah kunjungan kenegaraan ke Timur Tengah. (Baca: Presiden Jokowi Minta Penanganan Bencana Asap Dilakukan Lebih Cepat)
"Saya terus mengikuti perkembangan kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan serta terus melakukan komunikasi dengan menteri dan pejabat terkait," kata Jokowi seperti dikutip dari Tim Komunikasi Presiden, Senin (14/9/2015).
Jokowi menegaskan, dia menginginkan semua kapasitas dikerahkan lebih cepat, lebih terkoordinasi dalam penanganan bencana asap tersebut. Instruksi itu secara khusus ia tujukan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Panglima TNI, Kapolri, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan kepala daerah terkait.
Selain itu, kata Jokowi, dia juga telah meminta kepada penegak hukum untuk menindak tegas pihak yang melakukan atau bertanggung jawab atas terjadinya kebakaran hutan serta lahan. Tindakan tegas itu sampai pada pencabutan izin pengelolaan hutan yang diberikan pemerintah.
http://nasional.kompas.com/read/2015/09/15/15142121/Bareskrim.Tetapkan.Tiga.Perusahaan.Tersangka.Pembakar.Hutan.di.Sumsel
Saturday, 12 September 2015
Masnauli & Siti Rasmina, Jamaah haji Indonesia yang tewas di Makkah
Merdeka.com - Identitas jamaah haji asal Indonesia yang tewas
akibat insiden crane jatuh di Masjidil Haram telah diketahui.Ia adalah
Siti Rasmina dari embarkasi Jakarta Bekasi 03.
Demikian disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin seperti dilansir Antara.
Selain itu, lanjut Menag, 23 jamaah asal Indonesia lainnya tengah dilarikan ke rumah sakit setempat.
"Selain itu data sementara ada 23 jamaah yang menjadi korban luka, di sejumlah rumah sakit Arab Saudi," ujar Menag, Sabtu (12/9).
Dengan begitu, jamaah tewas asal Indonesia menjadi dua orang yakni, Masnauli Hasibuan dari Medan dan Siti Rasmina dari embarkasi Jakarta Bekasi 03.
Sebelumnya, akibat hujan disertai angin kencang yang melanda Makkah, Arab Saudi menyebabkan crane yang tengah ditempatkan di Masjidil Haram jatuh menghantam dinding masjid pada Jumat (11/9) sore waktu Makkah atau pukul 21.00 WIB.
Tak ayal, insiden tersebut membuyarkan ratusan jamaah haji yang tengah khusyuk beribadah di dalam masjid.
http://www.merdeka.com/peristiwa/jamaah-haji-yang-tewas-di-makkah-bernama-masnauli-dan-siti-rasmina.html
Demikian disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin seperti dilansir Antara.
Selain itu, lanjut Menag, 23 jamaah asal Indonesia lainnya tengah dilarikan ke rumah sakit setempat.
"Selain itu data sementara ada 23 jamaah yang menjadi korban luka, di sejumlah rumah sakit Arab Saudi," ujar Menag, Sabtu (12/9).
Dengan begitu, jamaah tewas asal Indonesia menjadi dua orang yakni, Masnauli Hasibuan dari Medan dan Siti Rasmina dari embarkasi Jakarta Bekasi 03.
Sebelumnya, akibat hujan disertai angin kencang yang melanda Makkah, Arab Saudi menyebabkan crane yang tengah ditempatkan di Masjidil Haram jatuh menghantam dinding masjid pada Jumat (11/9) sore waktu Makkah atau pukul 21.00 WIB.
Tak ayal, insiden tersebut membuyarkan ratusan jamaah haji yang tengah khusyuk beribadah di dalam masjid.
http://www.merdeka.com/peristiwa/jamaah-haji-yang-tewas-di-makkah-bernama-masnauli-dan-siti-rasmina.html
Ekonomi Merosot Tapi Tiket Bon Jovi Laris Manis
Jakarta - Rakyat Indonesia khususnya warga Jakarta sepertinya
tidak terlalu terpengaruh pada melemahnya nilai tukar rupiah terhadap
dolar Amerika yang berimbas pada sektor ekonomi di Indonesia, contohnya
saja tiket konser Bon Jovi dengan tarif jutaan habis terjual.
Pengamat Ekonomi, Aviliani mengatakan hal itu wajar saja. Sebab penduduk Indonesia yang terkena imbas dari krisis ekonomi ini lebih pada kalangan menengah ke bawah.
"Ya kalau cuma tiket Bon Jovi laku keras itu kan karena kelas atas tidak kena dampak krisis," ujar Aviliani kepada wartawab di Jakarta, Jumat (11/9/2015).
Dijelaskannya nilai rupiah yang makin terpuruk ini lebih dirasakan oleh kelas menengah dan menengah ke bawah, sehingga pemerintah sebaiknya memaksimalkan serapan APBD.
"Perlu kita ketahui kelas atas di negara kita ini lebih dari 50 juta orang, selebihnya ya kelas menangah dan kelas bawah. Maka sebaiknya pemerintah memaksimalkan serapan APBD, tambah dong pekerja, itu kan baik bagi kelas bawah, itu lubang-lubang jalan segera diperbaiki," paparnya.
"Kebijakan ke bawah jangan dipersulit, jangan ada potongan, jangan terlalu banyak tender. Kalau bisa cepat kenapa harus lamban," sambung Aviliani.
Pengamat Ekonomi, Aviliani mengatakan hal itu wajar saja. Sebab penduduk Indonesia yang terkena imbas dari krisis ekonomi ini lebih pada kalangan menengah ke bawah.
"Ya kalau cuma tiket Bon Jovi laku keras itu kan karena kelas atas tidak kena dampak krisis," ujar Aviliani kepada wartawab di Jakarta, Jumat (11/9/2015).
Dijelaskannya nilai rupiah yang makin terpuruk ini lebih dirasakan oleh kelas menengah dan menengah ke bawah, sehingga pemerintah sebaiknya memaksimalkan serapan APBD.
"Perlu kita ketahui kelas atas di negara kita ini lebih dari 50 juta orang, selebihnya ya kelas menangah dan kelas bawah. Maka sebaiknya pemerintah memaksimalkan serapan APBD, tambah dong pekerja, itu kan baik bagi kelas bawah, itu lubang-lubang jalan segera diperbaiki," paparnya.
"Kebijakan ke bawah jangan dipersulit, jangan ada potongan, jangan terlalu banyak tender. Kalau bisa cepat kenapa harus lamban," sambung Aviliani.
Sunday, 6 September 2015
Ini jawaban Imam besar New York diancam somasi Fadli Zon
Merdeka.com - Imam Besar Masjid New York, Imam Shamsi Ali mengkritik keras kehadiran Ketua dan Wakil Ketua DPR, Setya Novanto dan Fadli Zon dalam kampanye calon presiden Donald Trump. Sebagai wakil rakyat mereka dianggap tak pantas ada di acara tersebut.
Dikutip dari akun Facebooknya, Shamsi juga mengunggah hasil komunikasi dengan Fadli Zon. Melalui WhatsApp, Fadli menanggapi satu persatu kritik yang dilontarkan Shamsi. Bahkan, Fadli pun mengancam akan melayangkan somasi.
Fadli menegaskan jika kehadirannya itu bukan dalam rangka kampanye politik tetapi hanya press conference. Dia juga mengatakan tidak dalam posisi memberi dukungan karena memang tak mempunyai pengaruh terhadap bakal capres AS.
Dia juga mempertanyakan pernyataan Shamsi yang menyatakan martabat bangsa direndahkan dengan bertemu Donald Trump. Menurutnya, Trump adalah pengusaha sukses, jadi sangat positif ada investor masuk di saat ekonomi Indonesia terpuruk.
Shamsi langsung merespons ancaman somasi dari Fadli. Berikut tanggapan lengkap Shamsi terkait ancaman tersebut:
1. Saya tahu itu adalah konferensi pers. Tapi konferensi pers dalam rangkaian kampanye DT. Makanya pak Ketua dan rombongan dibaris di belakangnya bersama pendukungnya dgn slogan mendukung DT. Tidakkah anda berselfie ria dengan salah seorang pendukungnya?
2. Memang bukan mendukung. Tapi hadir dalam acara yang settingnya untuk kampanye (walau itu press conference) dapat ditafsirkan sebagai dukungan oleh calon lain. Kalaupun tidak ada penafsiran seperti itu, pejabat negara hadir di acara seperti itu secara protokol tidak etis.
3. Saya tidak memasalahkan pertemuan dgn DT di lt 26 selama 30 menit. Tapi video jelas menggammbarkan ketua dan rombongan ada di baris belakang selama pers konference itu. Di penghujung acara itu sebenarnya pak Ketua dan rombongan hampir terlupakan. Nampaknya ada yang ingatin ttg tamunya. Maka DT Kembali lagi dan memperkenalkan ketua, dengan cara yang, maaf, sangat melecehkan. minimal ada dua kalimat yang perlu digaris bawahi: 1) dikatakan oleh DT we would do great thing for US dan pak ketua hanya manggut-manggut. 2) Do they love me in Indonesia? Pak ketua menjawab; yes highly. Kedua jawaban uang diberikan oleh pak Ketua tdk pantas. A
4. Sekali lagi saya tidak membahas apa yang terjadi di belakang layar. Itu adalah hak anda untuk menjelaskan ke khalayak ramai. Yang saya dan banyak orang diskusikan adalah apa yang beredar di video itu. Di video itu di saat DT memberikan press conference ketua dan rombongan dibaris di belekang Donald seolah sebagai pendukungnya. Setelah itu Donald keluar tapi nampaknya ada yang ingatkan ttg tamunya. Diapun kembali untuk 2-3 menit mengenalkan tamu. Jadi yang 30 menit itu hak anda untuk menjelaskan ke khalayak ramai. Selebihnya biar khalayak ramai yang menjudge..
5. Saya tidak bermaksud merendahkan dewan yang terhormat. Tapi dengan hadir di acara DT itu dengan sendirinya merendahkan diri sendiri dan martabat bangsa. Siapa DT yang memperlakukan seorang ketua DPR/wakil, (coba sekali lagi videonya) demikian? Setelah selesai acara ditinggalkan saja demikian seperti orang kebingungan. Bayangkan kalau Speaker of Congress diperlakukan seperti itu. Apa reaksi Amerika? Sekali lagi, ini masalah martabat bangsa. Ketua dan wakil ketua DPR membawa nama bangsa di sini.
6. Pak Fadhli selalu mencari justifikasi dengan alasan pebisnis berhasil. Boleh jadi boleh tidak. DT dalam bebarapa dekade terakhir banyak bangkrut, termasuk usaha judinya di Las Vegas. Entah apa bentuk investasi DT di Indonesia yang dibanggakan? Selain media bersama Hari Tanoe, khususnya dalam acara Miss Universe.
Kalaupun memang DT mau invest di Indonesia, hanya waktu yang tidak pas. Bukan ketua DPR yang hadir ke sana, tapi perwakilan BKPM yang memang punya kantor di New York. Selian itu, ada banyak orang kaya, bahkan lebih kaya dari DT yang bisa diajak invest di Indonesia. Kenapa DT di saat musim kampanye, dan di saat acara itu pula?
7. Saya sudah jelaskan pernyataan saya itu kalau itu bukan untuk ketua/rombongan pada komunikasi kita terdahulu. Tapi informasi yang saya dapatkan dari orang yang punya kredibilitas, tahu siapa-siapa saja yang datang pada saat resesi kongress. Ada banyak anggota dewan terhormat yg datang ke Washington DC atas nama kunjungan kerja tapi kongresnya libur.
Saya paham kalau ketua dan rombongan mengikuti sidang IPU di PBB. Dan itu saya hormati. Yang kami masalahkan kan buka itunya. Tapi pengaturan jadwal yang secara protokoler tidak pantas.
8. Sebagai pejabat publik, anda memang harus siap dikritisi. Dan rakyat yang anda wakili punya hak bersuara berdasarkan pemahaman mereka. Kalau ada yang salah anda yang harus mengklarifikasinya kepada publik.
Saya menyampaikan rasa kepedulian saya karena memang nilai rupiah semakin terpuruk. Banyak warga yang kehilangan pekerjaan. Ada beberpa perusahaan yang tutup. Tapi pejabat kita jalan-jalan keluar negeri dengan menghabiskan anggaran besar. Benar tidaknya, harga tiket lebih dari $14.000. Uang harian lebih dari $500.00 perhari. Dana penginapan lebih dari $1200-an per malam. Siapapun itu tahu kalau ini melebih-melebihkan dari yang sesungguhnya. Walaupun memang anggarannya demikian, kepada tidak ada rasa solidaritas untuk tidak menghamburkan anggaran di saat ada keprihatinan masyarakat?
9. Saya terkejut DT mendengar kalau DT berencana menanam modal untuk mengembangkan kecamatan Cigombong, Bogor. Luar biasa seorang kaya bernama DT untuk melakukan itu. Tapi saya percaya saja...tidak ada ruginya memang. Cuma sejujurnya saja agak aneh jika tiba-tiba DT mau invest untuk pembangunan sebuah kecamatan itu.
10. Itu adalah title yang teman-teman berikan karena saya salah seorang Imam yang dipercaya oleh walikota New York untuk menjadi "penghubung" antara kantor walikota dan komunitas Muslim. Saya juga NYPD liaison ke komunitas Muslim. Selain itu saya adalah wakil Muslim dalam badan kerjasama antar umat beragama di AS.
Semua itu menjadikan teman-teman memberikan julukan itu. Yang sesungguhnya juga tidak terlalu penting-penting amat.
11. Akhirnya saya sudah menjelaskan posisi saya dengan jelas. Hak pak Fadhli untuk menerima atau menolak. Dan kalau pemahaman saya tentang apa yang terjadi dianggap fitnah, dan mau somasi itu juga hak anda sebagai pejabat negara. Artinya dengan reaksi anda yang seperti ini juga memberikan saya pemahaman lebih jauh tentang siapa dan apa anggota dewan terhormat. Saya sekali lagi tidak punya beban, apalagi akan takut dengan ancaman itu. Toh akhirnya biar publik tahu apa yang sesungguhnya terjadi. Dan mohon maaf komunikasi kita ini juga bisa terpublikasikan luas. Terima kasih!
http://www.merdeka.com/politik/ini-jawaban-imam-besar-new-york-diancam-somasi-fadli-zon.html
Dikutip dari akun Facebooknya, Shamsi juga mengunggah hasil komunikasi dengan Fadli Zon. Melalui WhatsApp, Fadli menanggapi satu persatu kritik yang dilontarkan Shamsi. Bahkan, Fadli pun mengancam akan melayangkan somasi.
Fadli menegaskan jika kehadirannya itu bukan dalam rangka kampanye politik tetapi hanya press conference. Dia juga mengatakan tidak dalam posisi memberi dukungan karena memang tak mempunyai pengaruh terhadap bakal capres AS.
Dia juga mempertanyakan pernyataan Shamsi yang menyatakan martabat bangsa direndahkan dengan bertemu Donald Trump. Menurutnya, Trump adalah pengusaha sukses, jadi sangat positif ada investor masuk di saat ekonomi Indonesia terpuruk.
Shamsi langsung merespons ancaman somasi dari Fadli. Berikut tanggapan lengkap Shamsi terkait ancaman tersebut:
1. Saya tahu itu adalah konferensi pers. Tapi konferensi pers dalam rangkaian kampanye DT. Makanya pak Ketua dan rombongan dibaris di belakangnya bersama pendukungnya dgn slogan mendukung DT. Tidakkah anda berselfie ria dengan salah seorang pendukungnya?
2. Memang bukan mendukung. Tapi hadir dalam acara yang settingnya untuk kampanye (walau itu press conference) dapat ditafsirkan sebagai dukungan oleh calon lain. Kalaupun tidak ada penafsiran seperti itu, pejabat negara hadir di acara seperti itu secara protokol tidak etis.
3. Saya tidak memasalahkan pertemuan dgn DT di lt 26 selama 30 menit. Tapi video jelas menggammbarkan ketua dan rombongan ada di baris belakang selama pers konference itu. Di penghujung acara itu sebenarnya pak Ketua dan rombongan hampir terlupakan. Nampaknya ada yang ingatin ttg tamunya. Maka DT Kembali lagi dan memperkenalkan ketua, dengan cara yang, maaf, sangat melecehkan. minimal ada dua kalimat yang perlu digaris bawahi: 1) dikatakan oleh DT we would do great thing for US dan pak ketua hanya manggut-manggut. 2) Do they love me in Indonesia? Pak ketua menjawab; yes highly. Kedua jawaban uang diberikan oleh pak Ketua tdk pantas. A
4. Sekali lagi saya tidak membahas apa yang terjadi di belakang layar. Itu adalah hak anda untuk menjelaskan ke khalayak ramai. Yang saya dan banyak orang diskusikan adalah apa yang beredar di video itu. Di video itu di saat DT memberikan press conference ketua dan rombongan dibaris di belekang Donald seolah sebagai pendukungnya. Setelah itu Donald keluar tapi nampaknya ada yang ingatkan ttg tamunya. Diapun kembali untuk 2-3 menit mengenalkan tamu. Jadi yang 30 menit itu hak anda untuk menjelaskan ke khalayak ramai. Selebihnya biar khalayak ramai yang menjudge..
5. Saya tidak bermaksud merendahkan dewan yang terhormat. Tapi dengan hadir di acara DT itu dengan sendirinya merendahkan diri sendiri dan martabat bangsa. Siapa DT yang memperlakukan seorang ketua DPR/wakil, (coba sekali lagi videonya) demikian? Setelah selesai acara ditinggalkan saja demikian seperti orang kebingungan. Bayangkan kalau Speaker of Congress diperlakukan seperti itu. Apa reaksi Amerika? Sekali lagi, ini masalah martabat bangsa. Ketua dan wakil ketua DPR membawa nama bangsa di sini.
6. Pak Fadhli selalu mencari justifikasi dengan alasan pebisnis berhasil. Boleh jadi boleh tidak. DT dalam bebarapa dekade terakhir banyak bangkrut, termasuk usaha judinya di Las Vegas. Entah apa bentuk investasi DT di Indonesia yang dibanggakan? Selain media bersama Hari Tanoe, khususnya dalam acara Miss Universe.
Kalaupun memang DT mau invest di Indonesia, hanya waktu yang tidak pas. Bukan ketua DPR yang hadir ke sana, tapi perwakilan BKPM yang memang punya kantor di New York. Selian itu, ada banyak orang kaya, bahkan lebih kaya dari DT yang bisa diajak invest di Indonesia. Kenapa DT di saat musim kampanye, dan di saat acara itu pula?
7. Saya sudah jelaskan pernyataan saya itu kalau itu bukan untuk ketua/rombongan pada komunikasi kita terdahulu. Tapi informasi yang saya dapatkan dari orang yang punya kredibilitas, tahu siapa-siapa saja yang datang pada saat resesi kongress. Ada banyak anggota dewan terhormat yg datang ke Washington DC atas nama kunjungan kerja tapi kongresnya libur.
Saya paham kalau ketua dan rombongan mengikuti sidang IPU di PBB. Dan itu saya hormati. Yang kami masalahkan kan buka itunya. Tapi pengaturan jadwal yang secara protokoler tidak pantas.
8. Sebagai pejabat publik, anda memang harus siap dikritisi. Dan rakyat yang anda wakili punya hak bersuara berdasarkan pemahaman mereka. Kalau ada yang salah anda yang harus mengklarifikasinya kepada publik.
Saya menyampaikan rasa kepedulian saya karena memang nilai rupiah semakin terpuruk. Banyak warga yang kehilangan pekerjaan. Ada beberpa perusahaan yang tutup. Tapi pejabat kita jalan-jalan keluar negeri dengan menghabiskan anggaran besar. Benar tidaknya, harga tiket lebih dari $14.000. Uang harian lebih dari $500.00 perhari. Dana penginapan lebih dari $1200-an per malam. Siapapun itu tahu kalau ini melebih-melebihkan dari yang sesungguhnya. Walaupun memang anggarannya demikian, kepada tidak ada rasa solidaritas untuk tidak menghamburkan anggaran di saat ada keprihatinan masyarakat?
9. Saya terkejut DT mendengar kalau DT berencana menanam modal untuk mengembangkan kecamatan Cigombong, Bogor. Luar biasa seorang kaya bernama DT untuk melakukan itu. Tapi saya percaya saja...tidak ada ruginya memang. Cuma sejujurnya saja agak aneh jika tiba-tiba DT mau invest untuk pembangunan sebuah kecamatan itu.
10. Itu adalah title yang teman-teman berikan karena saya salah seorang Imam yang dipercaya oleh walikota New York untuk menjadi "penghubung" antara kantor walikota dan komunitas Muslim. Saya juga NYPD liaison ke komunitas Muslim. Selain itu saya adalah wakil Muslim dalam badan kerjasama antar umat beragama di AS.
Semua itu menjadikan teman-teman memberikan julukan itu. Yang sesungguhnya juga tidak terlalu penting-penting amat.
11. Akhirnya saya sudah menjelaskan posisi saya dengan jelas. Hak pak Fadhli untuk menerima atau menolak. Dan kalau pemahaman saya tentang apa yang terjadi dianggap fitnah, dan mau somasi itu juga hak anda sebagai pejabat negara. Artinya dengan reaksi anda yang seperti ini juga memberikan saya pemahaman lebih jauh tentang siapa dan apa anggota dewan terhormat. Saya sekali lagi tidak punya beban, apalagi akan takut dengan ancaman itu. Toh akhirnya biar publik tahu apa yang sesungguhnya terjadi. Dan mohon maaf komunikasi kita ini juga bisa terpublikasikan luas. Terima kasih!
http://www.merdeka.com/politik/ini-jawaban-imam-besar-new-york-diancam-somasi-fadli-zon.html
Forum Honorer K2 Mulai Galang Kekuatan untuk Aksi 15 September
JAKARTA - Ribuan
honorer kategori dua (K2) yang tergabung dalam Forum Honorer K2
Indonesia (FHK2I) tengah menggalang kekuatan untuk aksi 15-16 September
mendatang. Bahkan beberapa pengurus inti FHK2I memilih kos sebulan di
Jakarta untuk memudahkan dalam konsolidasi.
"Iya beberapa di antara kami ada yang
memilih kos di Jakarta sebulan ini. Karena untuk bolak-balik ke daerah
makan biaya besar," kata Ketua Umum FHK2I Titi Purwaningsih kepada
JPNN, Minggu (6/9).
Dalam aksi nanti menurut Titi, pihaknya
didukung oleh PB PGRI dan KSPI. Meski sudah beberapa kali FHK2I
menggelar aksi dan yang ikut aksi tidak sebanyak dari target, namun kali
ini Titi optimis gelombang massa akan lebih banyak.
"Saya optimis honorer K2 yang ikut demo
nanti lebih banyak dari aksi-aksi sebelumnya. Apalagi masa penggalangan
aksi lebih lama waktunya jadi honorer bisa menyiapkan diri," terangnya.
Aksi 15-16 September mendatang, menurut
Titi, akan serentak dilakukan. Di pusat berupa aksi turun ke jalan,
sedangkan di daerah aksi mogok kerja.
"Kami sudah siap lahir batin, PNS adalah harga mati," serunya. (esy/jpnn)
http://www.jpnn.com/read/2015/09/06/324709/Forum-Honorer-K2-Mulai-Galang-Kekuatan-untuk-Aksi-15-September-
Saturday, 1 August 2015
Dirjen Daglu, Partogi Pangaribuan Resmi Ditahan
Suara.com - Tim Satuan Tugas Khusus Polda Metro Jaya, JUmat (31/7/2015) malam resmi menahan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI nonaktif Partogi Pangaribuan (PP). Partogi ditahan sebagai tersangka dugaan suap, gratifikasi, dan pencucian uang terkait dwelling time atau waktu tunggu peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok.
"Kami sudah menahan PP tadi malam," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes M. Iqbal di sela sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2015).
Iqbal menjelaskan, penahanan PP untuk mempermudah proses penyidikan dan mengantisipasi yang bersangkutan menghilang kan barang bukti.
"Penahanan untuk kepentingan penyidikan," kata Iqbal. Sebelumnya, Polda sudah menahan dua tersangka lain. Yakni, pekerja harian lepas (PHL) Ditjen Daglu berinisial MU dan calo perizinan bongkar muat peti kemas berinisal ME.
Sedangkan Kasubdit pada Ditjen Daglu Kemendag berinisial I, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka belum ditahan. Kabarnya, I tengah berada di Kanada sebelum kasus ini terungkap.
Partogi sempat menjalani pemeriksaan pada Kamis (30/7/2015), sekitar pukul 10.00 WIB, selanjutnya statusnya ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka usai menjalani pemeriksaan selama 12 jam.
Polda Metro Jaya juga telah menggeledah rumah Partogi di Perumahan Mas Naga Jalan Gunung Gede II Nomor 594, RT09/012 Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi Jawa Barat. Penyisiran isi rumah Partogi itu untuk menambah alat bukti dalam berkas berita acara pemeriksaan (BAP). Dalam penggeledahan itu, polisi menyita beberapa berkas sertifikat rumah, dokumen, deposito dan buku tabungan.
http://www.suara.com/news/2015/08/01/121658/dirjen-daglu-partogi-pangaribuan-resmi-ditahan
"Kami sudah menahan PP tadi malam," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes M. Iqbal di sela sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/8/2015).
Iqbal menjelaskan, penahanan PP untuk mempermudah proses penyidikan dan mengantisipasi yang bersangkutan menghilang kan barang bukti.
"Penahanan untuk kepentingan penyidikan," kata Iqbal. Sebelumnya, Polda sudah menahan dua tersangka lain. Yakni, pekerja harian lepas (PHL) Ditjen Daglu berinisial MU dan calo perizinan bongkar muat peti kemas berinisal ME.
Sedangkan Kasubdit pada Ditjen Daglu Kemendag berinisial I, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka belum ditahan. Kabarnya, I tengah berada di Kanada sebelum kasus ini terungkap.
Partogi sempat menjalani pemeriksaan pada Kamis (30/7/2015), sekitar pukul 10.00 WIB, selanjutnya statusnya ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka usai menjalani pemeriksaan selama 12 jam.
Polda Metro Jaya juga telah menggeledah rumah Partogi di Perumahan Mas Naga Jalan Gunung Gede II Nomor 594, RT09/012 Bintara, Bekasi Barat, Kota Bekasi Jawa Barat. Penyisiran isi rumah Partogi itu untuk menambah alat bukti dalam berkas berita acara pemeriksaan (BAP). Dalam penggeledahan itu, polisi menyita beberapa berkas sertifikat rumah, dokumen, deposito dan buku tabungan.
http://www.suara.com/news/2015/08/01/121658/dirjen-daglu-partogi-pangaribuan-resmi-ditahan
Garuda Jakarta-London sediakan kuliner Indonesia
London (ANTARA News) - Garuda Indonesia menyediakan berbagai kuliner khas Indonesia saat berada di ketinggian 40.000 kaki, seperti dalam penerbangan untuk "first class" dari Jakarta ke London via Amsterdam.
"Kami menyediakan berbagai menu mulai dari nasi tumpeng lengkap dengan lauknya sampai dengan berbagai jenis sate," ujar Chef Garuda On Board Reno Malano bersama chef Marcel Basuki kepada Antara London dalam penerbangan Jakarta - London, Sabtu.
Garuda yang memperkenalkan menu kuliner "on board" di berbagai negara, termasuk di London sebagai upaya memanjakan penumpang, khususnya di kelas bisnis dan "first class" dengan berbagai jenis hidangan khas Indonesia.
"Suatu kebanggaan bisa mempromosikan kuliner Indonesia yang beragam kepada penumpang Garuda," ujar Reno yang bekerja sebagai chef on board sejak Garuda menyediakan chef dalam penerbangan jarak jauh.
Salah seorang penumpang di kelas bisnis mengakui pelayanan Garuda merupakan yang terbaik dan sangat memanjakan para penumpangnya.
Hal menjadi modal dan sekaligus upaya positif yang ditunjukan Garuda untuk menjaga kredebilitas dan achievement yang diraih maskapai Indonesia sebagai penerbangan klas dunia, ujar diplomat karir Prasetyo Hadi yang akan menempati pos baru di KBRI Berlin.
"Saya selalu mendapat pujian dari penumpang Garuda yang merasa puas dengan layanan yang kami berikan," ujar Reno Melano.
Dari mulai nasi tumpeng sampai dengan makanan Jepang kami sediakan karena Garuda ingin memanjakan penumpang, ujar Reno menambahkan.
Garuda sebagai maskapai penerbangan nasional Indonesia meraih berbagai penghargaan, mulai dari "The Best Cabin Crew in the World" sampai pada "The Worlds Best Regional Airlines 2012", "Te World Best Economy Class in 2013" dan "Desember 2014 Award for the 5-Star Airline".
Kepala perwakilan Garuda di Inggris Jubi Prasetyo mengatakan pihaknya terus mempromosikan maskapai itu kepada masyarakat di Inggris serta memperkenalkan Indonesia masakan dengan santapan di atas ketinggian 40.000 kaki.
Selain itu Garuda juga memperkenalkan sensasi rasa teh dan kopi yang disebut dengan "The Tea and Coffee Experience" dari perkebunan kopi dan teh terbaik Indonesia, seperti teh "99persen Oxidised Purple Oolong" dari Sumatera, "Organic Rosella Tea" dari Jawa serta kopi Lintong dari perkebunan kecil kopi di daratan tinggi Sumatera.
http://www.antaranews.com/berita/509966/garuda-jakarta-london-sediakan-kuliner-indonesia
"Kami menyediakan berbagai menu mulai dari nasi tumpeng lengkap dengan lauknya sampai dengan berbagai jenis sate," ujar Chef Garuda On Board Reno Malano bersama chef Marcel Basuki kepada Antara London dalam penerbangan Jakarta - London, Sabtu.
Garuda yang memperkenalkan menu kuliner "on board" di berbagai negara, termasuk di London sebagai upaya memanjakan penumpang, khususnya di kelas bisnis dan "first class" dengan berbagai jenis hidangan khas Indonesia.
"Suatu kebanggaan bisa mempromosikan kuliner Indonesia yang beragam kepada penumpang Garuda," ujar Reno yang bekerja sebagai chef on board sejak Garuda menyediakan chef dalam penerbangan jarak jauh.
Salah seorang penumpang di kelas bisnis mengakui pelayanan Garuda merupakan yang terbaik dan sangat memanjakan para penumpangnya.
Hal menjadi modal dan sekaligus upaya positif yang ditunjukan Garuda untuk menjaga kredebilitas dan achievement yang diraih maskapai Indonesia sebagai penerbangan klas dunia, ujar diplomat karir Prasetyo Hadi yang akan menempati pos baru di KBRI Berlin.
"Saya selalu mendapat pujian dari penumpang Garuda yang merasa puas dengan layanan yang kami berikan," ujar Reno Melano.
Dari mulai nasi tumpeng sampai dengan makanan Jepang kami sediakan karena Garuda ingin memanjakan penumpang, ujar Reno menambahkan.
Garuda sebagai maskapai penerbangan nasional Indonesia meraih berbagai penghargaan, mulai dari "The Best Cabin Crew in the World" sampai pada "The Worlds Best Regional Airlines 2012", "Te World Best Economy Class in 2013" dan "Desember 2014 Award for the 5-Star Airline".
Kepala perwakilan Garuda di Inggris Jubi Prasetyo mengatakan pihaknya terus mempromosikan maskapai itu kepada masyarakat di Inggris serta memperkenalkan Indonesia masakan dengan santapan di atas ketinggian 40.000 kaki.
Selain itu Garuda juga memperkenalkan sensasi rasa teh dan kopi yang disebut dengan "The Tea and Coffee Experience" dari perkebunan kopi dan teh terbaik Indonesia, seperti teh "99persen Oxidised Purple Oolong" dari Sumatera, "Organic Rosella Tea" dari Jawa serta kopi Lintong dari perkebunan kecil kopi di daratan tinggi Sumatera.
http://www.antaranews.com/berita/509966/garuda-jakarta-london-sediakan-kuliner-indonesia
Dengan Jarum Jahit, Nabi Idris Kalahkan Iblis
INILAHCOM, Jakarta- Nabi Idris as merupakan sosok nabi dan rasul yang terkenal kesalehannya. Beliau merupakan keturunan keenam dari Nabi Adam as. Beliau lahir 1.000 tahun setelah wafatnya Nabi Adam as.
Nama aslinya adalah Ukhunuh. Namun karena tekun mempelajari ilmu agama dan kitab-kitab Allah, maka beliau dikenal dengan nama Idris.
Menurut riwayat, Nabi Idris as adaalah seorang nabi pertama yang paling pandai menulis dengan bahasa dan dapat membaca. Karena kemampuannya membaca itu, Allah SWT telah menurunkan 30 syahifah yang berupa petunjuk untuk disampaikan kepada umatnya yang terdiri dari keturunan Qabil yang merupakan putra Nabi Adam as yang durhaka kepada Allah SWT.
Pandai Menjahit
Selain terkenal karena kemampuannya dalam menulis dan membaca, beliau juga dikenal sebagai orang pertama yang mampu menunggang kuda, mengetahui ilmu bintang, pandai mengira serta memerangi orang yang durhaka kepada Allah SWT. Beliau juga adalah orang pertama yang pandai menggunting dan menjahit pakaian yang dibuat dari kulit binatang.
Kehidupan sehari-harinya selalu diisi dengan kegiatan beribadah kepada Allah SWT serta menolong orang miskin. Pada saat waktu luang beliau gunakan untuk menjahit pakaian. Biasanya apabila pakaian itu siap, dia akan memberikannya kepada orang yang miskin. Di samping itu, setiap hari dia tidak pernah lepas dari berpuasa.
Nabi Idris as tidak pernah lupa untuk berbakti dan beribadah kepada Allah SWT meskipun dia sibuk menhadapi tugas-tugas harian. Nabi Idris as juga seorang yang gagah, beliau memiliki kekuatan luar biasa. Karena itulah beliau dikenali sebagai "Asadul Usud" atau singa dari segala singa.
Dengan dikaruniai Allah SWT sifat gagah itu, Nabi Idris as mampu memerangi orang yang durhaka kepada Allah SWT. Karena itulah beliau dimuliakan Allah SWT seperti penjelasan dalam Surat Maryam ayat 56-57.
Allah SWT berfirman, ()
()
56. dan Ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi.
57. dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.
Hal ini juga dikuatkan dalam surat Al Anbiya ayat 85-86.
Allah SWT berfirman,()
()
85. dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. semua mereka Termasuk orang-orang yang sabar.
86. Kami telah memasukkan mereka kedalam rahmat kami. Sesungguhnya mereka Termasuk orang-orang yang saleh.
Menikam Mata Iblis
Selama masa hidupnya, Nabi Idris as sangat takwa dan saleh, ini yang membuat iblis dan setan iri hati. Pada suatu hari ketika Nabi Idris as sedang duduk menjahit baju, tiba-tiba dan entah darimana datangnya, muncullah seorang laki-laki di depan pintu rumahnya sambil memegang sebutir telur di tangannya.
Iblis yang menyamar sebagai lelaki itu berkata,"Ya Nabiyullah, bisakah Tuhanmu memasukkan dunia ke dalam telur ini?
Sekilas Nabi Idris as melihat lelaki itu dan dia sudah mengetahui bahwa orang yang berada di hadapannya itu adalah iblis laknatullah yang sedang menyamar.
Nabi Idris as berkata,"Kemarilah, mendekatlah kepadaku dan tanyalah yang engkau mau."
Iblis menyangka dirinya pandai menyamar dan mendekat Nabi Idris as. Dia terlihat senang karena merasa penyamarannya tidak diketahui oleh Nabi Idris as.
Iblis berkata,"Bisakah Tuhanmu memasukkan dunia ke dalam telur ini?"
"Jangankan memasukkan dunia ini ke dalam telur sebesar ini, bahkan ke dalam lubang jarumku ini pun Tuhanku berkuasa melakukannya," jawab Nabi Idris as.
Lalu dengan secepat kilat Nabi Idris as menusuk mata iblis dengan jarumnya. Secepat kilat jarum itu mengenai matanya, dan iblis pun menjerit kesakitan. Dia terkejut dan tidak menyangka kalau Nabi Idris as akan mengetahui tipu dayanya.
Karena mata iblis tertusuk jarum Nabi Idris, maka matanya telah menjadi buta. Tanpa membuang waktu, iblis pun lari tunggang langgang hingga hilang dari pandangan Nabi Idris alahissalam.
http://mozaik.inilah.com/read/detail/2226265/dengan-jarum-jahit-nabi-idris-kalahkan-iblis
Nama aslinya adalah Ukhunuh. Namun karena tekun mempelajari ilmu agama dan kitab-kitab Allah, maka beliau dikenal dengan nama Idris.
Menurut riwayat, Nabi Idris as adaalah seorang nabi pertama yang paling pandai menulis dengan bahasa dan dapat membaca. Karena kemampuannya membaca itu, Allah SWT telah menurunkan 30 syahifah yang berupa petunjuk untuk disampaikan kepada umatnya yang terdiri dari keturunan Qabil yang merupakan putra Nabi Adam as yang durhaka kepada Allah SWT.
Pandai Menjahit
Selain terkenal karena kemampuannya dalam menulis dan membaca, beliau juga dikenal sebagai orang pertama yang mampu menunggang kuda, mengetahui ilmu bintang, pandai mengira serta memerangi orang yang durhaka kepada Allah SWT. Beliau juga adalah orang pertama yang pandai menggunting dan menjahit pakaian yang dibuat dari kulit binatang.
Kehidupan sehari-harinya selalu diisi dengan kegiatan beribadah kepada Allah SWT serta menolong orang miskin. Pada saat waktu luang beliau gunakan untuk menjahit pakaian. Biasanya apabila pakaian itu siap, dia akan memberikannya kepada orang yang miskin. Di samping itu, setiap hari dia tidak pernah lepas dari berpuasa.
Nabi Idris as tidak pernah lupa untuk berbakti dan beribadah kepada Allah SWT meskipun dia sibuk menhadapi tugas-tugas harian. Nabi Idris as juga seorang yang gagah, beliau memiliki kekuatan luar biasa. Karena itulah beliau dikenali sebagai "Asadul Usud" atau singa dari segala singa.
Dengan dikaruniai Allah SWT sifat gagah itu, Nabi Idris as mampu memerangi orang yang durhaka kepada Allah SWT. Karena itulah beliau dimuliakan Allah SWT seperti penjelasan dalam Surat Maryam ayat 56-57.
Allah SWT berfirman, ()
()
56. dan Ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi.
57. dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.
Hal ini juga dikuatkan dalam surat Al Anbiya ayat 85-86.
Allah SWT berfirman,()
()
85. dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. semua mereka Termasuk orang-orang yang sabar.
86. Kami telah memasukkan mereka kedalam rahmat kami. Sesungguhnya mereka Termasuk orang-orang yang saleh.
Menikam Mata Iblis
Selama masa hidupnya, Nabi Idris as sangat takwa dan saleh, ini yang membuat iblis dan setan iri hati. Pada suatu hari ketika Nabi Idris as sedang duduk menjahit baju, tiba-tiba dan entah darimana datangnya, muncullah seorang laki-laki di depan pintu rumahnya sambil memegang sebutir telur di tangannya.
Iblis yang menyamar sebagai lelaki itu berkata,"Ya Nabiyullah, bisakah Tuhanmu memasukkan dunia ke dalam telur ini?
Sekilas Nabi Idris as melihat lelaki itu dan dia sudah mengetahui bahwa orang yang berada di hadapannya itu adalah iblis laknatullah yang sedang menyamar.
Nabi Idris as berkata,"Kemarilah, mendekatlah kepadaku dan tanyalah yang engkau mau."
Iblis menyangka dirinya pandai menyamar dan mendekat Nabi Idris as. Dia terlihat senang karena merasa penyamarannya tidak diketahui oleh Nabi Idris as.
Iblis berkata,"Bisakah Tuhanmu memasukkan dunia ke dalam telur ini?"
"Jangankan memasukkan dunia ini ke dalam telur sebesar ini, bahkan ke dalam lubang jarumku ini pun Tuhanku berkuasa melakukannya," jawab Nabi Idris as.
Lalu dengan secepat kilat Nabi Idris as menusuk mata iblis dengan jarumnya. Secepat kilat jarum itu mengenai matanya, dan iblis pun menjerit kesakitan. Dia terkejut dan tidak menyangka kalau Nabi Idris as akan mengetahui tipu dayanya.
Karena mata iblis tertusuk jarum Nabi Idris, maka matanya telah menjadi buta. Tanpa membuang waktu, iblis pun lari tunggang langgang hingga hilang dari pandangan Nabi Idris alahissalam.
http://mozaik.inilah.com/read/detail/2226265/dengan-jarum-jahit-nabi-idris-kalahkan-iblis
Saturday, 13 June 2015
Kok Bisa Psikopat Dibiarkan Pelihara Angeline Hingga Meninggal
DENPASAR - Polisi
terus menelusuri kasus pembunuhan sadis terhadap Angeline, bocah 8
tahun asal Sanur, Bali. Sejumlah saksi diperiksa intensif, termasuk ibu
angkat korban, Margareith Megawe.
Berdasarkan hasil tes kejiwaan, Margareith diketahui memiliki ciri-ciri psikopat. Psikiater Lely Setyawati yang melakukan tes psikologis atas permintaan Polresta Denpasar menyatakan bahwa kebiasaan ibu angkat Angeline marahmarah, keras, bahkan mengusir orangorang yang datang ke rumahnya memperkuat gejala tersebut.
Dia menjelaskan, pemeriksaan kejiwaan pada Rabu (10/6) mengindikasikan bahwa Margareith sosok wanita maskulin yang dominan, penuh amarah, agresif, sadisme, paranoid, dan over-agrresion. ”Semua sangat sesuai untuk profil seorang psikopat. Berkasberkas itu sudah diserahkan kepada pihak Polresta Denpasar,” ujarnya di Denpasar, Bali, kemarin.
Dia melanjutkan, meski pada pemeriksaan itu Margareith sering memberikan keterangan yang berubah-ubah, Lely tak mau menyebutkan gamblang bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. ”Maka dari itu perlu dievaluasi dan ada tes psikologis lagi. Baru kita bisa menetapkan apakah dia sakit atau bagaimana,” katanya.
Merespons laporan tes psikologis itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Anak Agung Made Sudana menegaskan bahwa sejauh ini belum ditemukan adanya bukti keterlibatan Margareith dalam kasus pembunuhan Angeline. ”Tidak ada. Tidak terlibat,” tegas Sudana di Markas Polresta Denpasar, Bali, kemarin. Menurutnya, polisi telah memeriksa orang-orang yang dicurigai. Hanya sejauh ini memang baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Agustinus Tai Andamai, pembantu rumah tangga.
”Sekarang kalau saya (tetapkan) sebagai tersangka, siapa (juga) korbannya? Kan akibat matinya Angeline tidak ada andil Margareith. Sidik jari juga tidak ada. Komando juga tidak ada,” kata Sudana. Angeline ditemukan tewas dengan luka di sekujur tubuh, Rabu (10/6), setelah dilaporkan hilang pada 16 Mei 2015. Jasad siswa kelas 2 SDN 12 Kesiman, Sanur, itu dikubur di pekarangan rumah Margareith, Jalan Sedap Malam, Denpasar, tepatnya di bawah kandang ayam.
Angeline dihabisi dengan cara sadis. Kepalanya mengalami perdarahan dalam akibat benturan keras ke lantai. Sejumlah luka terdapat di tubuhnya. Anak adopsi di keluarga itu juga diduga mengalami kekerasan seksual sebelum dibunuh. Kesimpulan polisi tentang tidak adanya keterlibatan Margareith dianggap terburu-buru. Aktivis perlindungan perempuan dan anak di Bali, Siti Supura, sebelumnya menyatakan tersangka Agus pernah mengaku bahwa dia mengubur Angeline atas perintah Margareith.
Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie meminta publik tak meragukan penyidikan. Polisi terus menggali informasi dan mencari bukti-bukti untuk mengungkap siapa saja yang bertanggung jawab dalam peristiwa pembunuhan sadis ini. ”Kami masih mengkaji apakah ada hal lain yang bisa kami jadikan alasan untuk kita meminta pertanggungjawaban,” kata Ronny dalam keterangan persnya di Mapolresta Denpasar.
Disinggung mengenai sikap keluarga Margareith yang menutup diri bahkan cenderung tak kooperatif terhadap polisi, termasuk kepada dua menteri yang mendatangi rumahnya, Ronny menyatakan bahwa hal itu memberikan indikasi atau kecurigaan tertentu. Namun, tegas Ronny, polisi tidak bisa menjerat tersangka hanya berdasarkan kecurigaan, melainkan dengan bukti permulaan yang cukup.
”Pemeriksaan dalam rangkaian penyidikan baru berumur satu hari lebih sehingga kalau kami melihat penyidik belum bisa menyimpulkan adanya tersangkalain, itu bagian yangt erus kami perjuangkan untuk proses penyidikan,” ujar mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu. Dia memastikan bahwa Margareith, 2 kakak angkat Angeline, 2 penghuni kos, dan petugas satpam setempat masih diperiksa polisi. ”Penyidik memang sempat membolehkan ibu dan kakak angkat korban pulang ke rumah setelah pemeriksaan hingga dini hari, tetapi hari ini (kemarin) dipanggil lagi dan saat ini masih diperiksa,” tegas Ronny.
Rekonstruksi
Untuk membongkar kasus pembunuhan Angeline, aparat Polresta Denpasar kemarin menggelar prarekonstruksi dengan mendatangkan tersangka Agus ke lokasi pembunuhan sekitar pukul 10.30 Wita. Kedatangan Agus memancing amarah warga. Ratusan orang yang geram dengan pembunuhan sadis itu dan mencoba merangsek ke arah polisi. Namun upaya itu tak berhasil karena Agus dikawal ketat petugas.
Warga yang emosi pun melontarkan caci maki kepada pria asal Sumba, Nusa Tenggara Timur itu. Agus lantas digelandang memasuki rumah melalui pintu samping dan langsung melakukan adegan prarekonstruksi. ”Prarekonstruksi itu untuk membuat lebih terang apa yang dilakukan oleh Agus sampai terjadi seperi sekarang ini,” ujar Agung Sudana. Keseluruhan terdapat 18 adegan yang diperankan Agus selama 1,5 jam.
Dalam prarekonstruksi ini diketahui Agus menghabisi nyawa bocah itu pada adegan ketujuh hingga kesembilan. Sementara itu tim Kedokteran Forensik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, mengaku kesulitan untuk mengungkap dugaan tindakan kekerasan seksual pada Angeline berkaitan dengan kondisi jenazah.
”Ada dua hal yang menyulitkan pihak forensik, yaitu kondisi fisik jenazah sudah membusuk dan waktu terjadinya kekerasan,” kata Kepala SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah Ida Bagus Putu Alit. Menurut dia, untuk mendalami kasus kekerasan seksual dibutuhkan uji laboratorium terhadap sampel korban. Sampel itu telah diambil dan sedang diperiksa.
Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah Dudut Rustyadi mengakui pemeriksaan sampel tidak dapat dilakukan karena jenazah sudah lebih dari tujuh hari. ”Karena kondisinya sudah membusuk agak sulit untuk diidentifikasi,” ujarnya. Duka atas kematian Angeline merebak ke seluruh penjuru negeri. Sebagai bentuk keprihatinan dan simpati digelar gerakan Seribu Lilin untuk Anak IndonesiadiBundaranHI, Jakarta, tadi malam.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara itu, antara lain anggota Komisi VIII DPR Mamam Imanulhaq. Menurut dia, pembunuhan pada Angeline adalah aksi biadab yang harus dihukum seberat-beratnya. ”Seandainya Angeline adalah anak kita, orang terdekat kita, tentu penyiksaan yang dilakukan orang biadab tersebut menyakitkan kita,” kata Maman.
Dia juga mengajak seluruh peserta aksi untuk berdoa bersama untuk Angeline dan anakanak Indonesia. Di Solo, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku sangat bersedih atas kematian Angeline. Wapres berharap polisi dapat mengungkap tuntas kasus tersebut. Adapun pelaku dapat dihukum setimpal.
Sistem Adopsi
Anggota Satuan Tugas Perlindungan Anak Dewi Motik mendorong kasus pembunuhan Angeline dijadikan momentum untuk mengangkat isu perlindungan anak agar mendapat perhatikan serius dari pemerintah. Dewi mengaku miris melihat fenomena adopsi di Indonesia. Menurut dia, banyak keluarga atau orang tua kandung yang justru bangga ketika anaknya diadopsi oleh keluarga lain dengan harapan anaknya bisa hidup lebih bahagia.” B
oro-boro bahagia dan dapat warisan, yang terjadi justru kekerasan yang berujung kematian,” katanya. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, kekerasan terhadap anak bisa terjadi karena beberapa faktor seperti keberadaan anak tidak dikehendaki. Perilaku orang dewasa yang menganggap bisa menguasai anak dan memandang bahwa anak adalah miliknya juga bisa menjadi penyebab.
Menurut dia kekerasan bisa mencakup fisik, psikis, dan penelantaran. Untuk kekerasan fisik antara lain berupa pemukulan yang melukai tubuh hingga kekerasan seksual. Adapun kekerasan psikis mulai dari cemoohan hingga perlakuan diskriminatif. Sementara penelantaran adalah kondisi di mana seorang anak tidak diurus oleh orang tuanya. Arist mengatakan, dari 2010 sampai 2014 tercatat ada 21.689.797 kasus kekerasan menimpa anak-anak. Sebanyak 58% dari kasus itu merupakan kejahatan seksual.
Miftachul chusna/ ridwansyah /khoirul muzakki/sindonews/ant
(bbg)
Berdasarkan hasil tes kejiwaan, Margareith diketahui memiliki ciri-ciri psikopat. Psikiater Lely Setyawati yang melakukan tes psikologis atas permintaan Polresta Denpasar menyatakan bahwa kebiasaan ibu angkat Angeline marahmarah, keras, bahkan mengusir orangorang yang datang ke rumahnya memperkuat gejala tersebut.
Dia menjelaskan, pemeriksaan kejiwaan pada Rabu (10/6) mengindikasikan bahwa Margareith sosok wanita maskulin yang dominan, penuh amarah, agresif, sadisme, paranoid, dan over-agrresion. ”Semua sangat sesuai untuk profil seorang psikopat. Berkasberkas itu sudah diserahkan kepada pihak Polresta Denpasar,” ujarnya di Denpasar, Bali, kemarin.
Dia melanjutkan, meski pada pemeriksaan itu Margareith sering memberikan keterangan yang berubah-ubah, Lely tak mau menyebutkan gamblang bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. ”Maka dari itu perlu dievaluasi dan ada tes psikologis lagi. Baru kita bisa menetapkan apakah dia sakit atau bagaimana,” katanya.
Merespons laporan tes psikologis itu, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Anak Agung Made Sudana menegaskan bahwa sejauh ini belum ditemukan adanya bukti keterlibatan Margareith dalam kasus pembunuhan Angeline. ”Tidak ada. Tidak terlibat,” tegas Sudana di Markas Polresta Denpasar, Bali, kemarin. Menurutnya, polisi telah memeriksa orang-orang yang dicurigai. Hanya sejauh ini memang baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Agustinus Tai Andamai, pembantu rumah tangga.
”Sekarang kalau saya (tetapkan) sebagai tersangka, siapa (juga) korbannya? Kan akibat matinya Angeline tidak ada andil Margareith. Sidik jari juga tidak ada. Komando juga tidak ada,” kata Sudana. Angeline ditemukan tewas dengan luka di sekujur tubuh, Rabu (10/6), setelah dilaporkan hilang pada 16 Mei 2015. Jasad siswa kelas 2 SDN 12 Kesiman, Sanur, itu dikubur di pekarangan rumah Margareith, Jalan Sedap Malam, Denpasar, tepatnya di bawah kandang ayam.
Angeline dihabisi dengan cara sadis. Kepalanya mengalami perdarahan dalam akibat benturan keras ke lantai. Sejumlah luka terdapat di tubuhnya. Anak adopsi di keluarga itu juga diduga mengalami kekerasan seksual sebelum dibunuh. Kesimpulan polisi tentang tidak adanya keterlibatan Margareith dianggap terburu-buru. Aktivis perlindungan perempuan dan anak di Bali, Siti Supura, sebelumnya menyatakan tersangka Agus pernah mengaku bahwa dia mengubur Angeline atas perintah Margareith.
Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie meminta publik tak meragukan penyidikan. Polisi terus menggali informasi dan mencari bukti-bukti untuk mengungkap siapa saja yang bertanggung jawab dalam peristiwa pembunuhan sadis ini. ”Kami masih mengkaji apakah ada hal lain yang bisa kami jadikan alasan untuk kita meminta pertanggungjawaban,” kata Ronny dalam keterangan persnya di Mapolresta Denpasar.
Disinggung mengenai sikap keluarga Margareith yang menutup diri bahkan cenderung tak kooperatif terhadap polisi, termasuk kepada dua menteri yang mendatangi rumahnya, Ronny menyatakan bahwa hal itu memberikan indikasi atau kecurigaan tertentu. Namun, tegas Ronny, polisi tidak bisa menjerat tersangka hanya berdasarkan kecurigaan, melainkan dengan bukti permulaan yang cukup.
”Pemeriksaan dalam rangkaian penyidikan baru berumur satu hari lebih sehingga kalau kami melihat penyidik belum bisa menyimpulkan adanya tersangkalain, itu bagian yangt erus kami perjuangkan untuk proses penyidikan,” ujar mantan Kadiv Humas Mabes Polri itu. Dia memastikan bahwa Margareith, 2 kakak angkat Angeline, 2 penghuni kos, dan petugas satpam setempat masih diperiksa polisi. ”Penyidik memang sempat membolehkan ibu dan kakak angkat korban pulang ke rumah setelah pemeriksaan hingga dini hari, tetapi hari ini (kemarin) dipanggil lagi dan saat ini masih diperiksa,” tegas Ronny.
Rekonstruksi
Untuk membongkar kasus pembunuhan Angeline, aparat Polresta Denpasar kemarin menggelar prarekonstruksi dengan mendatangkan tersangka Agus ke lokasi pembunuhan sekitar pukul 10.30 Wita. Kedatangan Agus memancing amarah warga. Ratusan orang yang geram dengan pembunuhan sadis itu dan mencoba merangsek ke arah polisi. Namun upaya itu tak berhasil karena Agus dikawal ketat petugas.
Warga yang emosi pun melontarkan caci maki kepada pria asal Sumba, Nusa Tenggara Timur itu. Agus lantas digelandang memasuki rumah melalui pintu samping dan langsung melakukan adegan prarekonstruksi. ”Prarekonstruksi itu untuk membuat lebih terang apa yang dilakukan oleh Agus sampai terjadi seperi sekarang ini,” ujar Agung Sudana. Keseluruhan terdapat 18 adegan yang diperankan Agus selama 1,5 jam.
Dalam prarekonstruksi ini diketahui Agus menghabisi nyawa bocah itu pada adegan ketujuh hingga kesembilan. Sementara itu tim Kedokteran Forensik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar, mengaku kesulitan untuk mengungkap dugaan tindakan kekerasan seksual pada Angeline berkaitan dengan kondisi jenazah.
”Ada dua hal yang menyulitkan pihak forensik, yaitu kondisi fisik jenazah sudah membusuk dan waktu terjadinya kekerasan,” kata Kepala SMF Kedokteran Forensik RSUP Sanglah Ida Bagus Putu Alit. Menurut dia, untuk mendalami kasus kekerasan seksual dibutuhkan uji laboratorium terhadap sampel korban. Sampel itu telah diambil dan sedang diperiksa.
Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Sanglah Dudut Rustyadi mengakui pemeriksaan sampel tidak dapat dilakukan karena jenazah sudah lebih dari tujuh hari. ”Karena kondisinya sudah membusuk agak sulit untuk diidentifikasi,” ujarnya. Duka atas kematian Angeline merebak ke seluruh penjuru negeri. Sebagai bentuk keprihatinan dan simpati digelar gerakan Seribu Lilin untuk Anak IndonesiadiBundaranHI, Jakarta, tadi malam.
Sejumlah tokoh hadir dalam acara itu, antara lain anggota Komisi VIII DPR Mamam Imanulhaq. Menurut dia, pembunuhan pada Angeline adalah aksi biadab yang harus dihukum seberat-beratnya. ”Seandainya Angeline adalah anak kita, orang terdekat kita, tentu penyiksaan yang dilakukan orang biadab tersebut menyakitkan kita,” kata Maman.
Dia juga mengajak seluruh peserta aksi untuk berdoa bersama untuk Angeline dan anakanak Indonesia. Di Solo, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku sangat bersedih atas kematian Angeline. Wapres berharap polisi dapat mengungkap tuntas kasus tersebut. Adapun pelaku dapat dihukum setimpal.
Sistem Adopsi
Anggota Satuan Tugas Perlindungan Anak Dewi Motik mendorong kasus pembunuhan Angeline dijadikan momentum untuk mengangkat isu perlindungan anak agar mendapat perhatikan serius dari pemerintah. Dewi mengaku miris melihat fenomena adopsi di Indonesia. Menurut dia, banyak keluarga atau orang tua kandung yang justru bangga ketika anaknya diadopsi oleh keluarga lain dengan harapan anaknya bisa hidup lebih bahagia.” B
oro-boro bahagia dan dapat warisan, yang terjadi justru kekerasan yang berujung kematian,” katanya. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, kekerasan terhadap anak bisa terjadi karena beberapa faktor seperti keberadaan anak tidak dikehendaki. Perilaku orang dewasa yang menganggap bisa menguasai anak dan memandang bahwa anak adalah miliknya juga bisa menjadi penyebab.
Menurut dia kekerasan bisa mencakup fisik, psikis, dan penelantaran. Untuk kekerasan fisik antara lain berupa pemukulan yang melukai tubuh hingga kekerasan seksual. Adapun kekerasan psikis mulai dari cemoohan hingga perlakuan diskriminatif. Sementara penelantaran adalah kondisi di mana seorang anak tidak diurus oleh orang tuanya. Arist mengatakan, dari 2010 sampai 2014 tercatat ada 21.689.797 kasus kekerasan menimpa anak-anak. Sebanyak 58% dari kasus itu merupakan kejahatan seksual.
Miftachul chusna/ ridwansyah /khoirul muzakki/sindonews/ant
(bbg)
Subscribe to:
Posts (Atom)



















