Pages

Wednesday, 16 May 2012

Fakta Mengejutkan Soal Sukhoi Superjet 100


Jakarta Penyebab jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, memang masih dalam proses investigasi Komite Nasional Keselamatan Tranportasi (KNKT). Namun belakangan ini, muncul sejumlah fakta mengejutkan terkait pesawat tersebut. Apa saja?

Dalam catatan detikcom, sedikitnya ada dua temuan menarik soal Sukhoi. Terutama menyangkut profil pesawat dan fasilitas militer di dalamnya.

1. Parasut di Dalam Pesawat

7 Personel Kopassus yang berhasil menuruni tebing curam dalam proses membuka jalur dan evakuasi, menemukan jasad seorang pria berkewarganegaraan asing yang tergantung dengan parasut di pohon. Diduga, pria tersebut adalah sang pilot Sukhoi.

Temuan ini cukup menarik karena pesawat komersil biasanya tidak dilengkapi dengan parasut. Dugaan pun muncul, mungkinkah sang pilot Alexander Yablontse berusaha loncat dengan parasut?

Spekulasi ini dibantah anggota KNKT Rusia, Sergey Korostiev. Namun dia membenarkan pesawat nahas tersebut memang membawa parasut. Parasut itu merupakan bagian dari survival kit pesawat. Saat badan pesawat hancur berkeping-keping, parasut itu ikut terlontar.

Sementara itu Kepala Basarnas, Marsya Daryatmo, ikut menegaskan bahwa parasut memang ada dalam pesawat tersebut. Namun dia tidak tahu berapa jumpah parasut yang disiapkan. Dia tidak bisa memastikan apakah kontainer berisi survival kit itu dekat atau jauh dari pilot.



2. Sukhoi Pesawat Pengganti

Media di Rusia mengangkat fakta mengejutkan soal Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak. Pesawat nahas tersebut rupanya berbeda dengan pesawat yang digunakan tur promosi di sejumlah negara sebelum Indonesia. Pesawat tersebut merupakan pesawat pengganti, karena pesawat sebelumnya mengalami kerusakan.

Sukhoi Superjet 100 menerbangi sejumlah negara di Asia dalam rangka promosi kepada calon pembeli potensial. Sebelum ke Indonesia, pesawat mampir ke negara-negara di Asia Tengah. Setelah dari Indonesia, pesawat 98 seat itu akan mampir ke Laos dan Vietnam.

Disebutkan, pesawat yang awalnya digunakan demonstrasi terbang menggunakan mesin dengan nomor model 95005. Itu pesawat yang demo di Kazakhstan dan Pakistan. Namun saat di Pakistan, pesawat tersebut mengalami 'sesuatu' sehingga dia terpaksa dipulangkan ke Rusia. Sumber-sumber menyebut pesawat itu mengalami gangguan mesin.

Alhasil, pesawat lainnya yang menggunakan mesin nomor 954005 diterbangkan ke Indonesia, tiba di Jakarta pada Selasa 8 Mei 2012. Media Rusia menyebut, pesawat itu aslinya tidak disiapkan untuk demonstrasi penerbangan.

Namun, PT Trimarga Rekatama selaku perwakilan Sukhoi di Indonesia menepis bahwa pesawat Superjet 100 yang diterbangkan di Indonesia merupakan pesawat pengganti. Hal tersebut dibuktikan dengan nomor registrasi pengajuan izin Sukhoi ke Kemenhub dan pesawat yang diterbangkan untuk joy flight memiliki nomor yang sama.

(mad/mad)

Friday, 13 April 2012

Paskah Suzetta Bebas


INILAH.COM, Jakarta - Terpidana kasus dugaan suap dalam pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia Paskah Suzetta bebas hari ini, Jumat (13/4/2012) dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Sihabuddin, Jumat (13/4/2012). "Paskah Suzetta hari ini bebas murni karena dia sudah menjalani masa pidana. Bebas per hari ini, sudah keluar tadi."

Sihabuddin mengatakan, sebenarnya Paskah bisa mendapat bebas bersyarat, tapi dia memilih bebas murni.
Singap Panjaitan, kuasa hukum Paskah Suzetta menyampaikan, memang sudah waktunya kliennya tersebut bebas. "Sudah waktunya, hari ini. Saya belum konfirmasi dari beliau tapi memang tanpa remisi ya hari ini bebas," ujarnya ketika dihubungi INILAH.COM.
Dia mengatakan, untuk pembebasan Paskah cukup ditangani oleh pihak keluarga."Ditangani langsung karena tinggal jemput saja."

Politikus Partai Golkar itu sedianya dibebaskan 30 Oktober 2011 karena pembebasan bersyarat. Paskah batal bebas karena adanya kebijakan pengetatan remisi dan pembebasan bersyarat terhadap koruptor dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menghukum Paskah 16 bulan penjara karena terbukti bersalah menerima cek perjalanan sebagai imbalan pemenangan Miranda Goeltom sebagai deputi gubernur senior Bank Indonesia di Komisi IX DPR pada Juni 2004. [mvi]

1 Polantas Dikeroyok Geng Motor di Jalan Pangeran Jayakarta

Jakarta Ketika tengah berpatroli, seorang anggota Polantas turut menjadi korban kebrutalan geng motor di Jalan Pangeran Jayakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat 13 April 2012 dini hari. Ia mengalami luka-luka.

"Ada 1 anggota Polantas juga yang kena. Dia lagi patroli naik motor," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Hengki Hariyadi, di Mapolres Jakarta Pusat, Jl Kramat Raya 61, Jakarta, Jumat (13/4/2012).

Siapa Pak? "Belum tahu karena baru dengar kabarnya tadi, setengah jam yang lalu," ujar Hengki.

Menurutnya, anggota Polantas itu mengalami luka-luka. "Lukanya ringan saja," ujar dia.

Hengki menambahkan gerombolan geng motor tersebut beraksi di tiga titik wilayah Jakarta Pusat yakni Jl Salemba Raya, Jl Pramuka, dan Jl Pangeran Jayakarta.

Dokter Aborsi di Cilacap Gugurkan 2.927 Janin


VIVAnews - Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah, kembali melakukan penggeledahan di rumah yang dijadikan tempat praktik aborsi milik dr RD, di Jalan Gatot Subroto No.12a, Cilacap, Kamis 22 Maret 2012.

Dari hasil pengeledahan, polisi menemukan buku daftar pasien dokter RD, mulai Januari 2011 hingga Maret 2012. Ditemukan juga sejumlah kartu kontrol pasien, diantaranya milik tersangka DH, pasien terakhir dokter RD yang menjalani aborsi.

Dari hasil temuan tersebut, polisi kemudian memeriksa tersangka N dan tersangka D, asisten dokter RD. Keduanya diminta menjelaskan temuan polisi mengenai buku daftar pasien dan kartu kontrol pasien.

"Pasien yang sudah diaborsi diberi tanda bintang merah di buku daftar pasien. Setelah dihitung, dokter RD ternyata telah melakukan aborsi sebanyak 2.927 kali sejak Januari hingga Maret," kata Kasat Reskrim Polres cilacap, Ajun Komisaris Guntur Saputro.

Sementara dari kartu kontrol, diketahui pasien paling akhir yang bernisial DH, diaborsi setelah umur kehamilannya sudah tujuh bulan, dengan dengan biaya Rp2.750.000. Dalam kartu kontrol juga dijelaskan tanggal kontrol akhir dan kekurangan biaya yang harus dilunasi.

Dari temuan buku daftar pasien dan kartu kontrol, polisi kemudian melakukan mengembangkan. Diketahui bahwa dokter RD mulai membuka praktik aborsi sejak 1991. Hingga Maret 2012, jumlah pasien yang datang tercatat telah mencapai 24 ribu lebih.

Hingga kini, polisi telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus ini. dr RD, dua asistennya, N dan D, gadis yang menjalani aborsi yang berinisial DH, tiga pengantar, dan satu tersangka yang membayar proses aborsi.

Polisi belum menahan dr RD karena masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina karena menderita sakit jantung dan lambung. Sedangkan DH juga masih dirawat di RSUD Cilacap, karena harus menjalani pembersihan rahim karena masih terdapat sisa aborsi yang belum bersih.

"Tujuh tersangka ditahan di Mapolres Cilacap," kata Guntur Saputro.

Sunday, 4 March 2012

Respon Umat Islam di Indonesia Atas Keruntuhan Khilafah Islamiyah

                                           Foto : Kemal attaturk

Oleh Septian Anto Waginugroho*
Pada 28 Rajab 1342 H bertepatan dengan 3 Maret 1924, Kemal at-Taturk melalui Majelis Nasional Turki menetapkan penghapusan Khilafah dan pengusiran Khalifah saat itu sekaligus menjadi yang terakhir, Abdul Majid II, ke luar Turki. Dengan demikian berakhirlah sistem Khilafah yang selama ini menyertai umat Islam. Berita tentang penghapusan dan pengusiran yang dilakukan oleh Kemal Ataturk ini segera menyebar ke luar Turki dan mengejutkan dunia Islam. Kemudian umat Islam di berbagai belahan dunia memberikan respon dalam berbagai bentuk dan saat itu muncul upaya agar Khilafah dapat tegak kembali. [1]

Pada dasarnya penghapusan Khilafah ini merupakan persoalan bagi umat Islam di seluruh dunia karena Khilafah merupakan bagian dari keislaman mereka. Selain itu selama ini Khilafah telah berdiri bersama umat Islam berabad-abad lamanya sehingga Khilafah telah menjadi bagian sejarah perjalanan hidup mereka. Tentang hubungan antara umat Islam dan Khilafah serta sebab persoalan penghapusan ini mendatangkan respon, Muhammad Dhia’uddin ar-Rais, seorang Guru Besar Jurusan Sejarah Islam Universitas Kairo, di dalam bukunya yang berjudul al-Islam wa al-Khilafah fi al-Ashr al-Hadits menjelaskan,
sesungguhnya Khilafah ini bukan milik Turki saja melainkan milik dunia Islam seluruhnya. Ia adalah sebagian dari warisan umat Islam, peninggalan sejarah dan lambang persatuan mereka. Khilafah merupakan pimpinan spritual bangsa-bangsa Islam di segenap penjuru bumi. Khilafah ini telah berlangsung lebih dari seribu tiga ratus tahun.
Yaitu sejak umat Islam mengadakan rapat untuk memilih Abu Bakar Shiddiq (Sahabat Nabi) sebagai pengganti Rasulullah Muhammad saw. Beliau itulah sebagai khalifah pertama dalam sejarah Islam, diikuti oleh Khalifah kedua al-Farq Umar bin Khaththab, begitulah seterusnya silih berganti sepanjang masa, dalam berbagai dinasti sehingga berakhir pada abad keduapuluh ini. Oleh karena itu, wajar jika umat Islam memperhatikan dengan sungguh-sungguh soal Khilafah ini dan memikirkan akibatnya, serta berpikir apa yang akan terjadi kelak di masa mendatang. [2]
Sebab begitu besar pengaruh keberadaan Khilafah bagi umat Islam maka berita keruntuhan Khilafah ini mendapatkan respon dari dunia Islam dan muncul upaya untuk menegakkan Khilafah kembali. Beberapa saat setelah diruntuhkan, ide untuk menegakan kembali Khilafah langsung bergulir dan terus diperbincangkan. Di beberapa tempat ide ini diperbincangkan dalam pertemuan-pertemuan besar.

Pada Maret 1924 dibawah pimpinan Syaikh al-Azhar para ulama menyelenggarakan pertemuan di Kairo. Dalam pertemuan ini disepakati bahwa keberadaan Khilafah yang memimpin umat Islam tidak dapat dipungkiri merupakan sebuah keharusan. Mereka juga berpendapat kedudukan Abdul Majid sebagai Khalifah sudah gugur setelah dia diusir dari Turki. Oleh sebab itu harus ada pengganti Khalifah selanjutnya. Untuk membahas siapa yang layak menjadi Khalifah, mereka memutuskan akan mengadakan Muktamar di Kairo pada Maret 1925 dengan mengundang wakil-wakil dari umat Islam di seluruh dunia.[3]

Hal serupa juga dilakukan oleh ulama di Hijaz. Pada April 1924 di Makkah, Syarif Husein yang menjadi Amir Makkah membentuk Dewan Khilafah yang terdiri dari sembilan sayid dan sembilan belas perwakilan dari daerah lain termasuk dua orang perwakilan dari Jawa. Dewan Khilafah ini dibentuk sebagai upaya untuk menegakkan kembali jabatan Khalifah. Namun Dewan Khilafah tidak berumur panjang karena pada tahun yang sama Syarif Husein lengser dari jabatannya. [4]
Di Indonesia pun berita penghapusan Khilafah telah sampai dan mendapat respon dari ulama dan tokoh pergerakan Islam pada saat itu. Pada Mei 1924, dalam kongres Al-Islam II yang diselenggarakan oleh Sarekat Islam dan Muhammaddiyah, persoalan tentang Khilafah menjadi topik pembicaraan kongres. Dalam kongres yang diketuai Haji Agus Salim ini diputuskan bahwa untuk meningkatkan persatuan umat Islam maka kongres harus ikut aktif dalam usaha menyelesaikan persoalan Khalifah yang menyangkut kepentingan seluruh umat Islam. [5]
Keputusan itu semakin dipertegas dengan lahirnya keputusan Kongres Nasional Central Sarekat Islam pada Agustus 1924 di Surabaya. Seperti yang diberitakan surat kabar Bandera Islam, kongres memutuskan untuk terlibat dalam perjuangan Khilafah. Umat Islam di Indonesia harus mengirimkan utusannya ke kongres di Kairo.
“…hendak membantoe dengan segala kekoeatan boedi dan tenaganja semoea ichtiar jang menoedjoe maksoed akan mengirimkan oetoesannja oemmat Islam di Hindia-Timoer, boeat menghadiri Congres Igama Islam, jang diadakan di Cairo goena membitjarakan dan memoetoeskan perkara Chilafat Islam.” [6]

Jauh sebelum Turki Usmani runtuh, permasalahan Khilafah telah menarik perhatian umat Islam di Indonesia. Hingga kemudian pada 3 Maret 1924 muncullah persoalan yang menyedot perhatian dunia tersebut. Secara umum keruntuhan ini menimbulkan kebingungan pada dunia Islam [7], yang mulai berfikir tentang pembentukan Khilafah baru. Menurut Deliar Noer, Masyarakat Islam Indonesia bukan saja berminat dalam masalah ini, malah merasa berkewajiban memperbincangkan dan mencari penyelesaiannya. [8]

Saat gagasan penegakan Khilafah muncul, masyarakat Islam Indonesia tengah berada dalam zaman pergerakan nasional. Saat itu telah banyak bermunculan organisasi-organisasi pergerakan Islam seperti Sarekat Islam, al-Irsyad, Muhammadiyah dan menyusul kemudian Nahdlatul Ulama. Organisasi ini muncul karena dorongan aspirasi mereka untuk memajukan Islam dan menentang penjajahan Belanda. Berbeda dengan generasi sebelum mereka yang menempuh perjuangan secara fisik dan bersifat kedaerahan, pada zaman ini bangsa Indonesia berjuang melalui organisasi-organisasi modern. Cara-cara yang mengedepankan kekuatan intelektual menjadi ciri pergerakan mereka. Pada zaman itu mereka telah terbiasa menggunakan langkah-langkah seperti pembentukan komite-komite, penyelenggaran kongres dan pertemuan serta pengadaan sarana pendidikan, untuk memperjuangkan aspirasi mereka. Perjuangan mereka semakin disempurnakan dengan usaha masif penerbitan surat kabar yang menjadi organ bagi organisasi mereka. [9]

Dengan cara-cara seperti itu juga mereka memperjuangkan Khilafah. Pembentukan komite, penyelenggaraan kongres dan pertemuan, serta penerbitan surat kabar menjadi cara yang ditempuh untuk memperjuangan Khilafah pada zaman itu. Saat berita keruntuhan Khilafah sampai di Indonesia, mereka meresponnya dan ikut terlibat dalam perjuangan Khilafah. Ditambah pula perjuangan mereka ini memiliki hubungan dengan perjuangan Khilafah yang dilakukan oleh umat Islam di negeri lain.

Tersiar kabar akan diselenggarakan sebuah kongres dunia Islam di Kairo dengan mengundang perwakilan dari seluruh umat Islam di dunia. Kongres yang dimaksudkan untuk mencari pengganti khalifah ini akan diselenggarakan pada Maret 1925. Undangan kongres ini pun dikirim ke Indonesia. [10] Sebagai sambutan atas undangan ini pada tanggal pada tanggal 4-5 Oktober 1924 diadakan sebuah pertemuan di Surabaya yang dihadiri para ulama dan kaum pergerakan Islam dari berbagai organisasi. Dihasilkan kesepakatan dalam pertemuan ini bahwa wajib hukumnya terlibat dalam perjuangan Khilafah. Umat Islam di Indonesia harus terlibat dalam kongres di Kairo dengan mengirimkan utusan ke kongres tersebut. Untuk maksud tersebut maka dibentuk sebuah badan khusus bagi perjuangan Khilafah di Indonesia yang bernama Comite-Chilafat dengan ketua Wondosoedirdjo dari Sarekat Islam dan wakil ketua K. H. Abdul Wahab Hasbullah dari kalangan tradisi yang kemudian menjadi salah seorang pendiri NU. [11]


 Pertemuan tersebut ditindaklanjuti dengan diselenggarakan Kongres al-Islam Luar Biasa pada tanggal 24-27 Desember 1924 di Surabaya. Kongres ini dihadiri oleh para ulama dan 68 organisasi Islam yang mewakili pimpinan pusat maupun cabang. Ada tiga keputusan yang dihasilkan dari kongres ini. Pertama, wajib hukumnya terlibat dalam perjuangan Khilafah. Kedua, disepakati akan terus didirikan Comite-Chilafaat di seluruh Hindia-Timur (Indonesia). Dan terakhir, diputuskan akan mengirimkan tiga orang utusan sebagai wakil umat Islam di Indonesia ke Kongres di Kairo dengan enam butir mandat yang telah disepakati. Tiga orang utusan tersebut adalah Surjopranoto dari Sarekat Islam, Haji Fachroddin dari Muhammadiyah dan K. H. A. Wahab Hasbullah dari kalangan tradisi. Namun utusan ini gagal berangkat disebabkan kongres di Kairo ditunda. [12]
Aspirasi umat Islam di Indonesia Pergerakan Khilafah ini terus menyebar di Indonesia. Kesadaran tentang urgensi perjuangan Khilafah terus diopinikan. Hal itu diupayakan dengan membentuk cabang-cabang Comite-Chilafaat di berbagai wilayah di Indonesia [13] dan dengan diadakannya pertemuan-pertemuan yang membahas Khilafah di beberapa kota. [14]
*Penulis Adalah Mahasiswa Sejarah UI dan Aktivis Forum Remaja Mesjid UI
Catatan Kaki
[1] Untuk uraian berbagai respon atas keruntuhan Khilafah, lihat Aqib Suminto, Politik Islam Hindia Belanda, (Jakarta: LP3ES, 1996), hlm. 83-6.

[2] Muhammad Dhia’uddin ar-Rais, Islam dan Khilafah di Zaman Modern, (Jakarta: Lentera Basritama, 2002), hlm. 45.

[3] Ibid., hlm. 50-1.

[4] Aqib Suminto, Politik Islam Hindia Belanda, (Jakarta: LP3ES, 1996), hlm. 86.

[5] Mukayat, Haji Agus Salim Karya & Pengabdiannya, (Jakarta: Depdikbud, 1985), hlm. 39; A.K. Pringgodigdo SH., Sejarah Pergerakan Rakyat Indonesia, (Jakarta: Dian Rakyat, 1986), hlm. 37.

[6] Bandera Islam, 16 Oktober 1924.

[7] Dalam surat kabar harian Neratja edisi 26, 27, 29, 31 Maret 1924, K. H. Agus Salim menulis sebuah artikel yang berjudul Kemanakah Chalifah Islam? Kekaloetan ‘Alam Islam. Artikel ini mengambarkan kekalutan dunia Islam atas keruntuhan Khilafah.

[8]Deliar Noer, Gerakan Modern Islam di Indonesia 1901-1942, (Jakarta: LP3ES, 1996), hlm. 242.

[9] Lihat Deliar Noer, Gerakan Modern Islam di Indonesia 1901-1942, (Jakarta: LP3ES, 1996) dan A.K. Pringgodigdo SH., Sejarah Pergerakan Rakyat Indonesia, (Jakarta: Dian Rakyat, 1986).

[10] Aqib Suminto, Op.Cit., hlm. 86.

[11] Deliar Noer, Op.Cit, hlm. 242. Reportase tentang pertemuan ulama dan kaum pergerakan pada 4-5 Oktober di Surabaya banyak dimuat dalam surat kabar yang terbit sezaman. Menurut harian Hindia Baroe pimpinan K. H. Agus Salim, sepanjang sejarah umat Islam di Indonesia, pertemuan ini merupakan kali pertamanya di Indonesia diadakan sebuah pertemuan yang khusus membahas tentang Khilafah, lihat Hindia Baroe, 16, 17, 18 Oktober 1924; dan Bandera Islam, 23, 30 Oktober 1924.

[12] Lihat Deliar Noer, OpCit., hlm. 242; dan Aqib Suminto, Op.Cit., hlm. 86. Tiga keputusan Kongres ini, lihat “Persidangan Moelia Loear Biasa Dari Pada Congres Al-Islam” dalam Bandera Islam, 1 Januari 1925. Penundaan kongres Kairo disebabakan oleh tiga alasan, yakni: 1. Masih berkecambuknya perang di Hijaz; 2. Belum jelasnya beberapa negeri Islam atas seluk beluk kongres; dan 3. Kesibukan Mesir dalam menghadapi pemilihan umum, lihat Bandera Islam, 22 Januari 1925.

[13] Cabang dari Komite Khilafah ini antara lain: Sub-comite Chilafaat Djokjakarta, Sub-comite Chilafaat Pekalongan, Sub-comite Chilafaat Tjirebon, Sub-comite Chilafaat Pasoeroean, Sub-comite Chilafaat Buitenzorg, Sub-comite Chilafaat Bandjermasin dan Sub-comite Chilafaat Tjiandjoer, lihat Bandera Islam, 1 Januari 1925.

[14] Harian Hindia Baroe, 4 Desember 1924, memberitakan tentang pertemuan Sub-comite Chilafaat Tjiandjoer yang dihadiri oleh 3000 orang dari berbagai kota seperti Cianjur dan Sukabumi, pertemuan ini membahas tentang perjuangan Khilafah. Selain itu Sub-comite Tjiandjoer menyumbangkan dana kepada Comite-Chilafaat di Surabaya, lihat Bandera Islam, 29 Januari 1925; Pada 15 Januari 1925, surat kabar Bandera Islam memberitakan tentang pertemuan S.I. Majalengka. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh 350 orang ini dibahas tentang pergerakan Khilafah dan keputusan Kongres Al-Islam di Surabaya.

eramuslim.com

Monday, 27 February 2012

'Kluyuran', PNS Terjaring Razia Satpol PP

INILAH.COM, Sumenep - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Senin (27/02/12), menggelar razia PNS (Pegawai Negeri Sipil) di sejumlah pasar tradisional dan toko swalayan. Hasilnya, enam PNS terjaring karena keluar kantor saat jam dinas tanpa surat tugas.

Kepala Satpol PP Sumenep Abd Madjid menjelaskan, razia tersebut dilakukan sebagai respon banyaknya laporan dari masyarakat tentang minimnya kedisiplinan PNS.

"Ada yang bilang, enak jadi PNS itu, kerjanya cuma duduk-duduk, masih pagi, jam kerja sudah kluyuran. Nah, makanya kami langsung bergerak menggelar razia," katanya.

Madjid memaparkan, pihaknya menggelar razia bersama Inspektorat ke Pasar Anom baru, Pasar belakang Masjid Agung, Pasar Burung, dan sebuah toko swalayan.

"Dari beberapa tempat tersebut, kami mendapati 6 PNS keluar kantor tanpa surat keterangan," ujarnya.

Madjid mengungkapkan para PNS yang terjaring razia tersebut mendapat teguran dan diminta menandatangani surat pernyataan. "PNS bisa keluar kantor saat jam kerja, asal membawa surat keterangan dari pimpinan satuan kerja jika memang ada tugas kantor," terangnya. [beritajatim.com]

Injil yang Memprediksi Kedatangan Nabi Muhammad Ditemukan di Turki


Sebuah kitab Injil berusia 1.500 tahun yang lalu yang menyatakan bahwa Yesus menubuatkan kedatangan Nabi Muhammad ke Bumi, telah menarik perhatian Vatikan pekan ini.

Paus Benediktus XVI dilaporkan telah diminta untuk melihat kitab tersebut, yang telah tersembunyi di Turki selama 12 tahun terakhir, menurut laporan Daily Mail.



Injil, yang dilaporkan bernilai $ 22 juta, dilaporkan berisi prediksi Yesus akan datangnya Nabi Muhammad, menteri pariwisata dan budaya Turki Ertugrul Gunay mengatakan kepada surat kabar Inggris.

"Sejalan dengan keyakinan Islam, Injil yang ditemukan ini memperlakukan Yesus sebagai manusia dan bukan Tuhan. Injil ini menolak ide dari Tritunggal Kudus dan Penyaliban dan mengungkapkan bahwa Yesus meramalkan kedatangan Nabi Muhammad," lapor Daily mail.

"Dalam satu versi Injil tersebut, Yesus mengatakan kepada para muridnya: "Bagaimana Mesias disebut? Muhammad adalah namanya yang diberkati."

"Dan di tempat lain, Yesus menyangkal menjadi Mesias, mengklaim bahwa ia akan menjadi Ismail, istilah yang digunakan untuk orang Arab," tambah surat kabar itu.

Menurut laporan tersebut, umat Islam mengklaim teks, yang banyak dikatakan adalah Injil Barnabas, adalah tambahan dari kitab-kitab Injil yang sudah ada yaitu Markus, Matius, Lukas dan Yohanes.

St Barnabas secara tradisional diidentifikasi sebagai pendiri Gereja Siprus, seorang Kristen awal yang kemudian menjadi rasul.

Gunay mengatakan bahwa Vatikan telah secara resmi diminta untuk melihat injil tersebut, yang Turki temukan selama operasi anti-penyelundupan polisi pada tahun 2000.

Skeptisisme atas keaslian naskah tulisan tangan kuno ini mulai bermunculan.

Pendeta Protestan Ihsan Ozbek mengatakan versi Injil tersebut dikatakan berasal dari abad kelima atau keenam, sementara St Barnabas hidup pada abad pertama sebagai salah satu Rasul Yesus.

"Salinan di Ankara mungkin telah ditulis oleh salah satu pengikut St Barnabas," katanya kepada surat kabar Today Zaman.

Tapi kecurigaan sebenarnya segera dapat diselesaikan dengan mudah.

Usia sebenarnya dari Injil bisa segera ditentukan oleh penelitian ilmiah, profesor teologi Turki Ömer Faruk Harman mengatakan kepada Daily Mail, untuk mengklarifikasi apakah itu ditulis oleh St Barnabas sendiri atau pengikutnya. (fq/aby/eramuslim/270212/al-khilafah.org)

Abaraham Samad: Ketua Umum Partai tak Kebal Hukum


Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Abraham Samad (kiri), memberikan keterangan pers soal penetapan tersangka baru dalam kasus korupsi wisma atlit Palembang, di Kantor KPK, Jakarta, Jumat (3/2/2012). KPK akhirnya menetapkan Angelina Sondakh dan I Wayan Koster sebagai tersangka baru dalam kasus tersebut. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA)

Laporan Wartawan Tribunnews.com Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad memastikan, KPK tak akan pandang bulu terhadap pelaku tindak pidana korupsi. KPK akan mencokok koruptor, walau ia menyandang jabatan selaku ketua partai.
"Yang jelas, di republik ini, tak ada yang kebal hukum, sekalipun dia ketua partai," ujar Abraham Samad di Gedung DPR, Jakarta, Senin(27/2/2012).

Pernyataan Samad tersebut awalnya menanggapi pertanyaan wartawan sehubungan kasus korupsi Wisma Atlet dan Hambalang. Samad pun kemudian menjelaskan dua perkara itu sedang dikembangkan dan apabila secara hukum tepat yang bersangkutan dalam hal ini Anas tidak tertutup kemungkinan akan dipanggil.
"Jadi begini, kita masih kembangkan kasus, secara hukum yang bersangkutan perlu dipanggil akan kami panggil,"jelasnya.

Anas dalam berbagai kesempatan menyebut tudingan Nazaruddin soal keterlibatannya dalam kasus Wisma Atlet adalah fitnah. Anas juga menyebut Nazaruddin berbohong.
Berkali-kali pula Nazaruddin menyebut nama Anas Urbaningrum terlibat dalam kasus Wisma Atlet dan Hambalang.

Monday, 13 February 2012

Biaya Beli Pesawat RI-1 Bisa Bangun Banyak Sekolah


INILAH.COM, Jakarta - Daripada beli pesawat kepresidenan, lebih baik anggarannya digunakan untuk memperbaiki sekolah rusak.
Pendapat itu dikatakan Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional Teguh Juwarno. Dia menilai rencana pembelian pesawat kepresidenan seharusnya dilihat dari kacamata sense of crisis. Dimana realitas masyarakat berbicara, banyak sekolah bobrok yang perlu mendapatkan perhatian serius, minimnya akses pendidikan yang terbatas serta kurangnya pemerintah dalam mengirim putra-putri bangsa untuk mendapatkan beasiswa keluar negeri.

"Angka (nominal pembelian pesawat) itu kalau untuk membuat generasi kita menjadi ahli yang mumpuni jauh lebih prioritas," tegas anggota Komisi I DPR RI usai diskusi 'Pers Kita Hari Ini' di Warung Daun Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (11/2/2012).

Kepergian Presiden mengacu pada periode ini, imbuhnya, dinilainya relatif terbatas dibandingkan dengan over ekspos yang harus ditanggung. Meski diakuinya proses pembelian pesawat kepresidenan itu sudah berlangsung cukup panjang, sehingga kecil kemungkinannya rencana tersebut dicegah.

Dijelaskan Teguh, rencana pembelian pesawat kepresidenan di Komisi II memang sudah pernah dipaparkan. Di mana saat itu disampaikan keuntungan berikut kerugiannya jika membeli pesawat tersebut.
Jika dilihat dari keuntungannya, besaran uang untuk membeli pesawat saat pemaparan memang lebih menguntungkan, dibanding misalnya dengan melakukan sewa pesawat yang sama. "Tetapi ini yang lebih mengemuka adalah kesadaran, azas kepatutan atau sense of crisis,"

Harga satu unit pesawat kepresidenan sendiri diketahui mencapai USD 91.209.560,61 atau setara dengan Rp 910 miliar. Angka ini dinilai masuk akal dan wajar untuk pembelian satu unit pesawat kepresidenan, jika pemerintah harus terus mengeluarkan anggaran untuk perjalanan udara Presiden dan Wakil Presiden ke daerah dan luar negeri.[iaf]

Nazar Beli Saham Garuda dari Duit Wisma Atlet


TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan M. Nazaruddin sebagai tersangka dalam kasus penyuapan dan pencucian uang dalam pembelian saham PT Garuda Indonesia (Persero). Nazaruddin diduga menggunakan duit proyek Wisma Atlet SEA Games Palembang untuk membeli saham perusahaan penerbangan pelat merah itu.

"Mengkamuflasekan uang yang diduga hasil tindak pidana. Dugaan ini muncul dari pengembangan kasus suap pembangunan Wisma Atlet," kata juru bicara KPK, Johan Budi S.P., di kantornya, Senin, 13 Februari 2012.

Johan mengatakan duit proyek Wisma Atlet itu diambil Nazaruddin dari PT Duta Graha Indah, perusahaan yang memenangkan tender proyek pembangunan Wisma Atlet di Palembang senilai Rp 191 miliar itu. PT Duta Graha juga dimiliki oleh pengusaha Sandiaga Uno.

Nazaruddin membeli saham perdana PT Garuda melalui PT Mandiri Sekuritas pada awal Oktober 2011. Pembelian dilakukan oleh lima perusahaan Nazar, yakni PT Permai Raya Wisata, PT Exartech Technology Utama, PT Cakrawaja Abadi, PT Darmakusumah, dan PT Pacific Putra Metropolitan. Total saham yang dibeli senilai Rp 300,85 miliar.

Dalam dokumen pemeriksaan yang dimiliki Tempo, rincian pembelian itu meliputi Rp 300 miliar untuk 400 juta lembar saham dan Rp 850 juta sebagai fee untuk Mandiri Sekuritas. Pembayarannya dilakukan dalam empat tahap, yakni tunai, melalui RTGS (real time gross settlement), dan transfer sebanyak dua kali.

Harga saham Garuda yang Rp 750 per lembar itu kemudian turun menjadi Rp 600 pada awal pembukaan perdagangan. Akibatnya, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu marah-marah dan meminta agar duitnya dikembalikan. Alasannya, duit itu saweran dari kawan-kawannya.

”Kalau tidak, akan dilaporkan ke polisi,” begitu terdakwa kasus suap Wisma Atlet itu mengancam. Namun pihak Mandiri menegaskan uang tidak bisa dikembalikan.

Johan tak menjelaskan berapa jumlah duit Wisma Atlet yang digunakan Nazaruddin untuk membeli saham Garuda. Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Harry Maryanto Supomo juga diperiksa. Begitu pula Direktur PT Duta Graha Indah (DGI) Laurensius Teguh Khasanto Tan serta mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Group Yulianis dan stafnya, Oktarina Furi. "Diperiksa sebagai saksi," kata Johan.

TRI SUHARMAN

Wednesday, 25 January 2012

Motor Rakitan Esemka Suaranya Halus


Sejumlah anggota DPRD Kota Semarang membeli sepeda motor rakitan hasil karya anak SMK N 1 Semarang yang bernama Auriga Esemka dengan lisensi PT Kanzen. Dipelopori oleh Ketua Komisi D Supriyadi, 8 sepeda motor tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Rudi Nurrahmat dan langsung dicoba dengan berboncengan bersama Wakil Ketua DPRD Djunaidi.

“Suaranya halus dan nyaman,”ungkap Rudi Nurrahmat usai mencoba sepeda motor dengan berkeliling di halaman gedung DPRD Kota Semarang. Ia mengatakan produk dari anak-anak SMK ini merupakan produk yang bagus dan patut dibanggakan. Selain anggota DPRD yang menggunakan motor ini, ia juga berharap produk ini bisa dimanfaatkan oleh Pemkot untuk operasional agar bisa menjadi contoh dan bisa digunakan masyarakat umum.

Kepala Sekolah SMK N 1 Semarang M Sudarmanto mengaku sangat bangga karena karya anak-anak SMK mendapat apresiasi. Ia berharap hal ini bukan hanya sekedar ceremoni namun bisa untuk lebih meningkatkan kualitas produk sehingga bisa digunakan oleh masyarakat Kota Semarang. Hingga kini SMK N 1 sudah memproduksi lebih dari 30 unit sepeda motor dengan harga off the road Rp5,8 juta.
 
halosemarang.com 

PBNU Sesalkan Impor Bawang Merah


Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyesalkan masuknya bawang merah impor hingga 54 ton pada Januari 2012 mengingat saat ini sedang musim panen bawang merah.
"Tindakan mengimpor bawang merah sangat disayangkan karena saat ini sedang musim panen bawang merah," kata Ketua Kominfo dan Publikasi PBNU Muhammad Sulton Fatoni di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, pihaknya tidak bisa terlalu menyalahkan importir karena, apapun alasannya, importir selalu berorientasi pada keuntungan, bahkan cenderung spekulatif dan mempermainkan pasar.
"Dalam konteks ini kesalahan fatal tentu ada di pihak pemerintah yang tidak mampu memproteksi petani lokal," kata Sulton.

Persoalan impor bawang merah merupakan salah satu persoalan yang menjadi sorotan dalam Rembug Tani Nasional Nahdliyin di Cirebon, Jawa Barat, beberapa hari lalu.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj yang hadir dalam kesempatan itu pun sempat mengkritik pemerintah yang dinilainya minim dalam memberikan perhatian kepada petani, jauh berbeda dengan perhatian yang diberikan kepada pengusaha properti.
Lebih lanjut Sulton mengatakan, hasil riset PBNU beberapa bulan lalu menunjukkan bahwa sektor pertanian membutuhkan kehadiran pemerintah untuk menyelesaikan problem tata niaga dan harga jual saat panen.
"Sebenarnya kasus ini selalu berulang dan pemerintah dapat dipastikan tidak punya konsep jelas tentang tata niaga dan harga jual saat panen untuk produk pertanian," katanya.

Dikatakannya, data Pusat Informasi PBNU saat ini menunjukkan bahwa harga bawang merah sudah jatuh, bahkan sudah mencapai Rp7000/kilogram di tingkat konsumen di tempat-tempat tertentu.
"Kasus ini tentu kami pelajari untuk melihat sejauh mana peran Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan dalam meloloskan impor bawang merah pada saat musim panen. Jangan sampai petani bawang merah mengalami nasib yang sama dengan petani bawang putih yang saat ini hampir punah," kata Sulton.
Oleh karena itu, PBNU meminta agar pemerintah lebih serius memikirkan kelangsungan petani dalam negeri.

Sunday, 8 January 2012

Kemhan Berharap Polri Segera Tangkap Pengacau di Aceh

JAKARTA - Tak ada peningkatan kesiagaan anggota TNI di Aceh paska penembakan yang menewaskan sejumlah orang beberapa waktu lalu.

Demikian disampaikan, Kepala Pusat Komunikasi Kementrian Pertahanan (Kemhan), Brigjen Hartind Asrin usai sebuah acara di Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/1/2012). "Tidak. Kita jangan beranggapan menggunakan teori konspirasi melihat keadaan kecil itu merupakan ancaman, itu hanya kriminal bersenjata," katanya.

Karena itu, dia mendesak Polri untuk segera mengusut tuntas kasus ini. "Sekarang jawabannya adalah polisi segera tangkap orang itu cepat. Semua elemen lain harus mendukung," tegasnya.

Seperti diberitakan, penembakan di Aceh pertama kali terjadi 31 Desember lalu. Semua korban merupakan warga asal Jawa Timur yang bekerja sebagai buruh penggali kabel.

Pelaku penembakan diketahui berjumlah satu orang menggunakan senjata laras panjang diduga jenis AK-47 dan menggunakan helm. Pelaku masuk ke dalam rumah yang ditempati para pekerja yang jaraknya sekira 10 meter dari jalan negara Banda Aceh-Medan.

Secara membabibuta pelaku memberondong para korban yang saat itu sedang beristirahat. Usai beraksi, pelaku ke luar rumah dan melarikan diri dengan sepeda motor. Pelaku kabur bersama seorang rekannya yang sudah menunggu di luar.

Nama tiga orang tewas adalah Sunyoto (28) asal Jember, Suparno (31) asal Jember, dan Daud (30) asal Banyuwangi. Sedangkan tujuh orang luka, yakni Andri (15), Hasan (35), Kirul (30), Imam (27), Kopral (32), Aan (40), dan Bonjol (30).

Penembakan juga terjadi pada 1 Januari di Kawasan Ilie, Ulee Kareng, Banda Aceh, yang menewaskan karyawan toko boneka bernama Wagino alias Dimas (40) warga Lamteumen Timur, Banda Aceh.

Keesokan harinya penembakan lainnya terjadi di Desa Seureuke, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, menewaskan Suliadi (37), dan melukai Edi karyanto (35).

Penembakan masih terjadi pada 4 Januari di Simpang Anuek Galong, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar. Tiga korban adalah pekerja bangunan asal Jawa Tengah masing-masing bernama Gunoko (30), Agus Swetnyo (35) dan Sotiku Anas (25). Gunoko akhirnya tewas setelah tertembus peluru di bagian mata.

(ful)  okezone.com

Hacker Saudi Bantah Identitasnya Sudah Diketahui oleh Israel


Beberapa jam setelah seorang mahasiswa Israel mengklaim telah menemukan identitas hacker yang membocorkan informasi pribadi dari puluhan ribu orang Israel, "Hacker Saudi" mengatakan mahasiswa Israel itu telah mendapatkan orang yang salah.

"Tidak ada yang akan menangkap saya, itu tidak mungkin," hacker dengan nama samaran "0xOmar" mengatakan Ynet lewat sebuah email.
"Jika seorang mahasiswa bodoh berpikir ia dapat menemukan saya dalam delapan jam, apa yang akan Mossad lakukan?" Kata hacker itu dalam emailnya.

Ynet sebelumnya Jumat kemarin (6/1) melaporkan bahwa seorang pakar komputer Israel mengklaim telah menemukan identitas sebenarnya dari "0xOmar" - yaitu seorang pelayan 19 tahun Meksiko bernama Umar Habib, dan ia berbasis di Meksiko dan bukan di Arab Saudi.
"Saya ingin mencelakakan Israel secara finansial dan sosial," ancamnya sebelumnya,
"0xOmar" bersumpah untuk membocorkan lebih banyak file, menambahkan bahwa ia berasal dari Riyadh, bukan Meksiko. Dia bersumpah bahwa target berikutnya termasuk kontraktor militer dan sistem Israel SCADA (Supervisory Control dan Data Acquisition), menurut laporan Ynet.

"Tidak mungkin untuk melacak saya via email atau Facebook atau sesuatu seperti itu. Saya seorang hacker canggih yang tahu segala sesuatu tentang internet, saya tahu sangat baik (bagaimana) untuk menyembunyikan diri, kata "0xOmar" dalam emailnya.

Radio publik Israel sebelumnya mengatakan Jumat kemarin bahwa "hacker Saudi" menyerangf lagi dengan menyebarkan file Internet terbaru yang mengandung virus Trojan horse.
Menurut laporan tersebut, hacker Saudi memposting apa yang tampaknya rincian kartu kredit, tetapi dalam kenyataan bahwa malware serius itu dapat merusak pengguna yang mendownload file.(fq/aby)

eramuslim.com

Setahap Lagi Kiat Esemka Jadi Mobnas




 
SOLO - Wali Kota Solo, Joko Widodo optimis Kiat Esemka akan segera berstatus Mobil Nasional. Esemka akan menjalani uji kelayakan di Jakarta.

"Selasa atau Rabu, Kiat Esemka akan melakukan uji kelayakan di Jakarta. Saya sendiri yang akan menyetir mobil ini ke Jakarta," jelas Jokowi (panggilan akrab) kepada Okezone, di Solo, Jumat (6/1/2012).

Menurut Jokowi,bila nantinya Kiat Esemka ini lulus dan ditetapkan menjadi Mobil Nasional, peran pemerintah sangat diperlukan. Terutama dalam menetapkan pajak penjualan kendaraan agar harga jual ke masyarakat tidak melambung tinggi.

"Yang terpenting pajaknya. Itu yang harus diperhatikan pemerintah, bila akhirnya mobil ini jadi mobil nasional. Agar harga jual ke masyarakat tidak melambung tinggi," jelasnya.

Khusus untuk lokasi perakitan, Jokowi menambahkan, tidak menjadi masalah. Nantinya, Kiat Esemka ini akan ditempatkan di Techno Park, memanfaatkan luas lahan yang ada. Meskipun pemesan Kiat Esmeka ini membludak, Kiat Esemka ini hanya diproduksi sebanyak 8-10 unit perbulan.

Sebagai tindak lanjut atas mobil Kiat Esemka tersebut, Wali Kota Solo akan segera membahas mengenai rencanan bisnis yang melibatkan pemerintah, sekolah, investor, home industry, serta perakitan.

“Senin nanti, saya akan kumpulkan untuk membahasnya. Ilmu kita sudah punya, Sumber Daya Manusia (SDM) juga sudah punya, semuanya ada tinggal menunggu produksi massalnya saja. Nantinya pabrik tetap di Solo Techno Park (STP) bisa berbentuk Perseroan Terbatas (PT) atau seperti saat ini STP yang sudah menjadi Badan Layanan Umum daerah (BLUD),” jelasnya.
(zwr)

okezone.com

Wednesday, 14 December 2011

AJI dan LBH Pers Protes Keras ke Konjen AS di Surabaya

 
Surabaya - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya dan LBH Pers Surabaya melayangkan protes keras terhadap Konjen AS di Surabaya gara-gara satpamnya menginterogasi dua jurnalis saat menjalankan tugas.

John Pieter dan Angga Eka Saputra dari Sakti TV diinterogasi Satpam Konjen AS karena meliput kemacetan lalu lintas di depan konjen akibat adanya pembangunan tembok separator yang digugat Rakyat Surabaya Menggugat Tembok Amerika Serikat (AS) di Pengadilan Negeri Surabaya.

M Sholeh sebagai kuasa hukum Rakyat Surabaya Menggugat Tembok Amerika Serikat (AS) mengatakan, pembangunan separator itu melanggar Pasal 28 UU nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas, barang siapa yang mengakibatkan gangguan fungsi jalan dipidana 1 tahun.

Tembok separator itu berada di depan konjen yang membelah Jl dr Soetomo sepanjang 25 meter. Selain diinterogasi, satpam yang didampingi dua Brimob juga memotret kartu pers kedua jurnalis.

Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua AJI Surabaya M. Rudy Hartono dan Direktur LBH Pers Surabaya Athoillah, SH, Selasa (13/12/2011), mengecam tindakan satpam ini karena menciderai kerja jurnalistik.

Menurut Undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, sengketa jurnalistik bisa dilakukan melalui hak jawab atau Dewan Pers. Menginterogasi jurnalis yang sedang melakukan tugas jurnalistik adalah tindakan melawan hukum.

Pemerintah Amerika Serikat melalui Konjennya di Surabaya dituntut untuk mengambil langkah yang memadai untuk memastikan seluruh stafnya dan fungsi konsuler dan diplomatiknya berjalan sesuai dengan ide kebebasan pers dan demokrasi.

Termasuk di dalamnya memastikan bahwa jurnalis dijamin dalam menjalankan tugasnya. Tindakan berlebihan yang dilakukan oleh aparat keamanan Konjen AS di Surabaya harus dijadikan bahan evaluasi bagi pimpinan Konjen AS di Surabaya.

detik.com


(gik/gik)

Lomba Foto dari Jamsostek


Menyambut Ulang Tahun PT Jamsostek (Persero) ke-34 tahun, PT Jamsostek (Persero) Kanwil Jabar-Banten dan bandungnewsphoto.com
menggelar Lomba Foto Ketenagakerjaan Jabar Banten, dengan tema “Wajah Semangat Bekerja.”

Tujuan diadakan lomba foto ini adalah sebagai salah satu kegiatan menyambut HUT PT Jamsostek ke-34 dan untuk mengetahui keberadaan pekerja di Jawa Barat dan Banten lewat foto. Kegiatan lomba foto ini bisa sebagai sarana pembelajaran fotografi dan mengembangkan kemampuan fotografi bagi masyarakat umum.

Hadiah bagi pemenang lomba foto ini adalah:

- Juara I Rp 5.000.000,-

- Juara II Rp 2.500.000,-

- Juara III Rp 1.500.000,-

- Juara Harapan 1 Rp 500.000,-

- Juara Harapan 2 Rp 500.000,-

- Juara Harapan 3 Rp 500.000,-


Adapun persyaratan lomba foto ketenagakerjaan ini adalah:

- Peserta lomba adalah masyarakat umum
-Tanpa dipungut biaya pendaftaran (GRATIS)
- Objek foto adalah peristiwa ketenagakerjaan yang terjadi di wilayah Jabar dan Banten
- Foto yang dilombakan tidak boleh ditambah olah digital (kecuali cropping, dodging dan burning yang wajar)
- Peserta boleh menggunakan kamera apapun
- Foto yang dilombakan adalah foto yang diambil dari Januari 2011 sampai Desember 2011
- Foto lomba dicetak ukuran 8 R atau 8 RP
- Foto yang dilombakan diberikan keterangan foto (caption), judul foto, tanggal kejadian, dan tempat kejadian ditempel di belakang foto, disertai nama pemotret, alamat, dan nomor telepon yang bisa dihubungi
- Foto dikirim beserta soft copy file, langsung atau melalui jasa Pos ke Kantor Redaksi Bandungnewsphoto.com, Jalan Gatot Subroto 46 E Bandung, dengan mencantumkan tulisan “LOMBA FOTO KETENAGAKERJAAN JABAR BANTEN” pada amplop tertutup, dan diterima panitia paling lambat tanggal 17 Desember 2011
-Satu peserta dapat mengirimkan LEBIH DARI 1 (satu) foto, diperkenankan mengirimkan sebanyak-banyaknya.

- Penjurian dilaksanakan oleh redaktur dan fotografer media cetak serta pihak Jamsostek secara tertutup. Keputuan dewan juri tidak dapat diganggu gugat
- Pemenang lomba akan diumumkan di bandungnewsphoto.com pada 20 Desember 2011
- Foto pemenang akan dipamerkan dan ditayangkan di bandungnewsphoto.com
- Foto pemenang akan menjadi hak milik PT Jamsostek


*Foto pemenang rencananya akan dipamerkan pada kegiatan diskusi ketenagakerjaan PT Jamsostek dengan sejumlah pakar tenagakerja dari pemerintah daerah, pengamat, dan dewan pers pada bulan Desember 2011.

Ide Bisnis Unik yang Membuat Penggagasnya Menjadi Milyuner





Remaja yang Menjual Jutaan Selai dari Resep Neneknya

Fraser Doherty membangun kerajaannya dengan cara yang tradisional. Fraser mulai membuat selai pada usia 14 dari resep neneknya di dapur di Skotlandia.

SuperJam menjual sekitar 500.000 botol per tahun, yang saat ini menguasai sekitar 10 persen dari pasar selai Inggris. Saham Doherty sekarang bernilai $ 1 sampai 2 juta.


Orang yang Menjual Piksel di Halaman Web Sebesar $ 1 Juta 

Ayam dan Telur Bisa Pertajam Daya Ingat


Ayam dan telur ternyata bisa meningkatkan kemampuan fungsi daya ingat, ungkap sebuah penelitian.

Hal ini dikarenakan kandungan esensial "kolin" yang ditemukan pada telur akan menajamkan otak yang mengalami penuaan, ujar laporan itu.

Rhoda Au dan timnya sesama peneliti dari Boston University School of Medicine yang melakukan penelitian kesehatan jangka panjang pada 1.400 orang dewasa, yang berjangka 10 tahun, seperti dikutip dari New York Daily News.

Mereka menemukan bahwa para partisipan yang mengonsumsi paket diet dengan banyak kandungan kolin mengalami peforma daya ingat yang lebih baik dan tidak mengalami perubahan otak yang terkait dengan demensia ketimbang mereka yang mengonsumsi kolin yang sedikit dalam diet mereka.

Makanan lain yang tinggi kolin menurut laman berita Australia ninemsn.com.au adalah termasuk tumbuhan polong seperti kedelai dan kacang merah, ikan laut, hati dan susu.

Menurut surat kabar The Huffington Post UK, Rhoda Au mengatakan bahwa "Tak ada satupun zat gizi yang menjadi senjata ajaib untuk melawan demensia." 
 
antaranews.com

Thursday, 8 December 2011

Aliran Dana Nazaruddin, PR Abraham Samad

INILAH.COM, Jakarta - Dalam 100 hari ini, Abraham Samad selaku Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru, bersama jajarannya, harus menelusuri aliran uang mantan bendahara Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi atau suap.

Aliran uang itu harus dilacak, karena diduga terkait kasus dugaan pidana pencucian uang. Kasus korupsi itu berkelit kelindan dan melibatkan para aktor yang memiliki jaringan kekuasaan.
Pakar Hukum Pidana Pencucian Uang, Yenti Garnasih menegaskan bahwa kasus-kasus besar harus diselesaikan pimpinan KPK yang baru.Yenti mencontohkan, Nazarudin dituduh menerima suap. "Kemana aliran dananya? Dakwaannya buruk sekali," katanya.

Oleh karena itu, KPK tetap harus mengusut dan menelusuri aliran uang. Penyidik dapat saja meminta keterangan sopir pengantar uang, yang diduga dari tindak pidana korupsi untuk kongres Partai Demokrat.
Seperti diberitakan, Ketua Komite Etik KPK, Abdullah Hehamahua, mengutarakan sejumlah fakta hasil pemeriksaan mereka. Di antaranya pengakuan Yulianis, mantan anak buah Muhammad Nazaruddin, tersangka kasus korupsi wisma atlet SEA Games di Palembang, Sumatera Selatan.
Abdullah menuturkan, Yulianis mengakui adanya aliran uang untuk kongres Partai Demokrat di Bandung, Jawa Barat, tahun lalu. Nazaruddin, bekas Bendahara Umum Partai Demokrat, juga mengakuinya. Namun jumlah yang diakui keduanya berbeda.

Yulianis bilang uang perusahaan yang dibawa ke Bandung itu Rp30 miliar, tunai. Dari perusahaan 3 juta dolar AS dan dari sponsor 2 juta dollar AS. Nazaruddin menuturkan uang yang dibawa ke Bandung Rp50 miliar dan 7 juta dollar AS. Nazaruddin mengakui yang mengetahui keuangan itu Yulianis.

Dalam hal ini, Nazaruddin menjelaskan, PT Adhi Karya dimenangkan untuk proyek bernilai Rp1 triliun karena PT DGI tidak dapat membantu memberikan biaya kongres Partai Demokrat. Dalam kongres itu, dibutuhkan dana sekitar Rp100 miliar untuk menggoalkan Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum PD.
Publik berharap kasus korupsi ini harus dituntaskan sekalipun penuh kelit-kelindan dan melibatkan jejaring kekuasaan.