Tuesday, 12 July 2011
Mahfud MD dan Kotak Pandora Kebobrokan Demokrat
Disengaja atau tidak, direncanakan atau memang alami, hampir semua kasus yang akhirnya mengungkap kebobrokan Partai Demokrat terbidik melalui pintu Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.
Kasus pertama yang menohok rezim Presiden SBY diawali dari kehebohan kriminalisasi pimpinan KPK. Pada November 2009, rekamanan percakapan Anggodo dengan sejumlah petinggi Polri dan Kejaksaan diputar di kantor MK. Hal ini terkuak dalam persidangan gugatan tim pengacara KPK terhadap dipenjaranya Bibit dan Chandra. Publik pun terperangah.
Dan siapa sangka, dari kasus ini pula, akhirnya merembet pada terbongkarnya skandal Bank Century yang sangat menggoyang rezim SBY. Hingga kini, dua kasus yang menghebohkan itu masih menyimpan segudang misteri.
Kasus kedua, ketika pada sekitar bulan Februari 2010, MK melaporkan dugaan kasus pemalsuan surat MK oleh Andi Nurpati yang juga seorang komisioner KPU. Anehnya, laporan di kepolisian ini tidak diproses hingga meledak pada Juni 2011. DPR pun menangkap ‘operan’ MK ini sebagai senjata untuk mempreteli sepak terjang Andi Nurpati dalam kiprahnya sebagai pejabat KPU.
Menariknya, kasus laporan MK soal dugaan pemalsuan surat oleh Andi Nurpati justru meledak saat Andi Nurpati menjabat juru bicara partai Demokrat. Jika dirunut, laporan MK ke poilsi yang terjadi sekitar bulan Februari 2010 seolah dianggap sepi oleh pihak Demokrat, Polisi, dan Andi Nurpati sendiri. Hingga, Andi Nurpati pada bulan Juni 2010 menyatakan secara resmi mundur dari KPU dan masuk sebagai pejabat Demokrat. Sebuah lompatan Andi yang kurang dicermati Demokrat yang akhirnya membawa bahaya di internal Demokrat.
DPR sendiri menyikapi kasus Andi Nurpati bukan sekadar pada pemalsuan surat MK saja. Ada kemungkinan akan diperluas pada mafia pemilu. Dari sini, publik pun diingatkan oleh memori lama tentang keanehan naiknya suara SBY yang secara tiba-tiba dalam laporan KPU di pilpres 2009.
Alur pembenaran pun seolah mengalir ketika Andi Nurpati dipersilakan untuk menjadi seorang pejabat yang cukup mempunyai posisi penting di tubuh Demokrat. Karena di situlah, warna politik pencitraan yang sangat ditonjolkan SBY sangat diandalkan. Andi Nurpatilah yang akan menjadi penanggung jawab baik tidaknya citra Demokrat dan SBY di mata publik.
Dan sekarang, justru Andi Nurpati yang semestinya dipersiapkan sebagai senjata ampuh Demokrat dalam politik pencitraan, meledak di tangan Demokrat sendiri.
Ketiga, adalah kasus hampir mandegnya pengaitan keterlibatan mantan bendahara umum Demokrat, M Nazaruddin, dalam kasus suap Sesmenpora oleh KPK. Hampir sebulan perjalanan kasus hanya berkutat pada tiga oknum: Mindo Rosalina, Wafid Muharam, dan Idris (pengusaha).
Terlebih ketika Rosalina yang sebelumnya punya hubungan khusus dengan Nazaruddin, menyangkal semua pengakuannya yang ia ungkapkan sendiri dalam BAP oleh KPK dan pengacaranya. Hampir saja, Nazaruddin benar-benar luput dari bidikan KPK.
Lagi-lagi, manuver datang dari Mahfud MD. Ketua MK ini datang menemui SBY di istana dan menjadi sorotan publik karena juga melakukan konpres. Isinya, Nazaruddin pernah memberikan hadiah uang kepada Sekjen MK senilai delapan ratus jutaan dalam bentuk uang dolar Singapura.
Inilah pukulan telak Mahfud MD, atau siapa pun yang bersamanya, terhadap posisi Nazaruddin. Betapa tidak, kasus penyuapan terhadap lembaga sekaliber MK dan diungkap di depan orang paling berpepengaruh di Demokrat, SBY.
Seperti menangkap sinyal bahaya, Nazaruddin tidak lagi menganggap aman posisi dirinya ketika manuver Mahfud MD mulai dimainkan. Ia dan beberapa petinggi Demokrat pun berhitung untuk mengamankan Nazaruddin di Singapura.
Satu hal yang dilupakan para petinggi Demokrat yang mungkin bersekutu dengan Nazaruddin adalah Demokrat besar karena pencitraan dan akan hancur juga dari pencitraan. Dan sosok Nazaruddin adalah orang yang paling pas untuk menumbangkan pencitraan yang telah diraih Demokrat selama ini.
Kepribadiannya yang emosional dengan pernyataan heboh soal kebobrokan petinggi Demokrat kepada media massa, justru menjadi blunder berat buat Demokrat. Dengan kata lain, ingin menyelamatkan badan, Demokrat justru kehilangan muka.
Apakah manuver Mahfud MD dan MK memang sebuah skenario jitu untuk menumbangkan politik pencitraan yang selama ini didagangkan SBY dan Demokrat? Mahfud MD menyangkal dugaan-dugaan itu kepada sejumlah media. “Tidak ada kepentingan politik,” ucap mantan Menteri Pertahanan di era Gus Dur ini.
800 Orang Bugil dalam Perang Bantal Belgia
okezone.com
BRUSSELS - 800 laki-laki dan perempuan tunggang langgang tanpa busana sehelai pun dalam perang bantal di Brussel, Belgia. Ini merupakan bentuk instalasi seni dari seniman Amerika Serikat (AS) Spencer Tunick.
Atas nama seni, instalasi yang berjudul "Sleeping Beauties" ini berlangsung di Kastil Gaasbeek, yang letaknya sekira 6 mil dari Ibukota Belgia, Brussels. Karya Tunick memang selama ini lebih banyak mengetengahkan tubuh telanjang laki-laki dan perempuan di tempat publik.
Karyanya kali ini tentu mencengangkan melihat tubuh polos tanpa sehelai benang pun, saling pukul dengan menggunakan bantal. Kurang 800 orang sepertinya menikmati perang bantal tersebut tanpa rasa risih akan tubuh polos mereka. Demikian diberitakan Daily Mail, Minggu (10/7/2011).
Aksi nyeleneh 800 manusia telanjang ini nantinya diabadikan oleh Tunick dalam sebuah foto. Ia juga mengatur para sukarelawan yang tanpa busana ini dalam berapa pose diakhiri dengan perang bantal.
Tidak terlalu sulit nampaknya bagi Tunick untuk mengatur instalasi seninya. Buktinya, 800 orang tersebut seperti bebas dan merasa nyaman dengan tubuhnya tanpa ditutupi pakaian serta berkumpul bersama di lingkungan luar kastil.
Hebatnya, Tunick tidak mengeluarkan biaya banyak untuk menyelesaikan instalasi seninya ini. Ia bahkan hanya membayar mereka dengan foto edisi terbatas sebagai kompensasi.
Spencer Tunick memang dikenal akrab memberikan karya bugil dari intepretasi seninya. Awalnya ia mengambil foto bugil dari objek di sebuah sekolah di Dulwich, London, Inggris. Seiring dengan waktu, Tunick pun makin memiliki ide gila mengambil foto objeknya dari lokasi tidak biasa.
Proyek bugil terbesar yang pernah dia lakukan adalah di Meksiko beberapa waktu lalu. Saat itu sekira 18 ribu orang, bersedia difoto bugil di pusat kota Meksiko City. Proyek ambisius ini ia sebut Zocalo.(faj)
Atas nama seni, instalasi yang berjudul "Sleeping Beauties" ini berlangsung di Kastil Gaasbeek, yang letaknya sekira 6 mil dari Ibukota Belgia, Brussels. Karya Tunick memang selama ini lebih banyak mengetengahkan tubuh telanjang laki-laki dan perempuan di tempat publik.
Karyanya kali ini tentu mencengangkan melihat tubuh polos tanpa sehelai benang pun, saling pukul dengan menggunakan bantal. Kurang 800 orang sepertinya menikmati perang bantal tersebut tanpa rasa risih akan tubuh polos mereka. Demikian diberitakan Daily Mail, Minggu (10/7/2011).
Aksi nyeleneh 800 manusia telanjang ini nantinya diabadikan oleh Tunick dalam sebuah foto. Ia juga mengatur para sukarelawan yang tanpa busana ini dalam berapa pose diakhiri dengan perang bantal.
Tidak terlalu sulit nampaknya bagi Tunick untuk mengatur instalasi seninya. Buktinya, 800 orang tersebut seperti bebas dan merasa nyaman dengan tubuhnya tanpa ditutupi pakaian serta berkumpul bersama di lingkungan luar kastil.
Hebatnya, Tunick tidak mengeluarkan biaya banyak untuk menyelesaikan instalasi seninya ini. Ia bahkan hanya membayar mereka dengan foto edisi terbatas sebagai kompensasi.
Spencer Tunick memang dikenal akrab memberikan karya bugil dari intepretasi seninya. Awalnya ia mengambil foto bugil dari objek di sebuah sekolah di Dulwich, London, Inggris. Seiring dengan waktu, Tunick pun makin memiliki ide gila mengambil foto objeknya dari lokasi tidak biasa.
Proyek bugil terbesar yang pernah dia lakukan adalah di Meksiko beberapa waktu lalu. Saat itu sekira 18 ribu orang, bersedia difoto bugil di pusat kota Meksiko City. Proyek ambisius ini ia sebut Zocalo.
aneh dan parah kurang kerjaan
Arif Munandar : "PKS Bingung dengan Identitasnya Sendiri"
Teruslah bergerak, hingga kelelahan itu lelah mengikutimu, teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu, teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu, teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu, tetaplah berjaga, hingga kelesuan itu lesu menyertaimu. (Ustadz Rahmat Abdullah, rahimahullah)Hanya kecintaan Arif Munandar yang begitu kuat kepada Allah Azza wa jalla yang memberinya motivasi menyelesaikan Disertasinya. Arif Munandar berhasil mempertahankan Disertasinya : “Antara Jemaah dan Partai Politik”, Dinamika Habitus Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dalam Arena Politik Indonesia Pasca Pemilu 2004. Selasa, 5 Juli di FISIP UI.
Arif Munandar pun sempat didera sakit dan terbaring di rumah sakit, saat ingin menyelesaikan Disertasinya itu. Ibunya, Tesmiyeti, juga begitu kuat, saat-saat menghadapi penyakit kanker, dan tetap menaruh optimisme. Ayahnya Dasril yang berdzikir tanpa putus. Isterinya Dr. Fitriany, dan putrinya semata wayangnya, Fathimah Shafiyah, semuanya turut menjadi penguatnya.
Dr. Anies Baswedan, Francisia Phd, Dr. Iwan Gardono Sujatmiko, Dr. Meuthia Gani Rochman, Dr. Linda Damayanti, dan Lugina Setyawati Phd, yang semuanya telah memberikan sumbangan berharga bagi Disertasinya itu.
Tak lupa Disertasinya itu diperkaya oleh Ustadz Abu Ridho, yang sampai Arif Munandar menitikkan air mata, saat mendengarkan penuturannya tentang PKS. Dan sejumlah nara sumbernya lainnya.
Arif Munandar berhasil mempertahankan Disertasinya di depan sidang guru besar, dan kemudian dinyatakan lulus dengan “Cumloude”. Semua guru besar yang mengujinya memberikan pujian yang tinggi kepada Arif Munandar atas karya ilmiahnya itu.
Sebuah otokritik yang sangat mendalam terhadap PKS, dan bersifat ilmiah dan sangat elegant, yang disampaikan oleh Arif Munandar melalui sebuah penelitian yang panjang. Semoga ini menjadi diskursus dikalangan pergerakan yang ingin melihat PKS dengan lebih utuh dari pandangan-pandangan Arif Munandar.
Berikut ini petikan wawancara Eramuslim dengan Doktor kelahiran tahun 1970 ini.
Eramuslim : Secara sederhana, bisa Anda jelaskan temuan Disertasi Anda tentang Habitus PKS?
Arif Munandar : PKS ini punya sejarah sebagai gerakan keagamaan yang cukup panjang. Bisa dikatakan habitusnya sangat solid. Itu sebenarnya modal yang luar biasa saat PKS masuk ke arena politik. Dia unik dan different secara internal.
Namun sayangnya kemudian dinamika internal itu justru bergerak ke arah seperti menafikan keunggulan itu. Sehingga ada upaya-upaya yang membuat kita ingin meraih kemenangan cepat tapi dengan cara bermain orang lain. Itu yang disampaikan salah satu narasumber (dalam penelitian ini) kepada saya.
Seandainya PKS itu gak usah “ngapa-ngapain”. Dia fokus ngaji aja, dia tarbiyah, dia daurah, dia baksos seperti dulu, mungkin menang dengan cara cepat tidak, tapi pasti eksis dan pasti kokoh. Karena dalam sosiologi itu hukumnya sederhana, ketika respon eksternal itu tidak kondusif, maka kekuatan internal itu harus meningkat. Yang terjadi langkah-langkah elit PKS yang mendistorsi frame itu, seperti memunculkan isu partai terbuka.
Eramuslim : PKS terbawa arus politik?
Arif Munandar : Justru saya melihatnya tarbiyah itu terkooptasi. Kader itu karena tarbiyah, dia menjadi loyal, taat, dan tsiqoh. Tapi sebaliknya elit menjadi punya ruang bermain dalam hal ini, yang sebenarnya bukan hal-hal yang agamis. Contoh ketika mulai ada suara-suara apakah uang kita masih bersih atau tidak, itukan sebenarnya pertanyaan yang profane dan tidak sakral, tapi dijawab dengan jawaban sakral, bahwa kita harus khusnudzan. Ini menjadi persoalan. Kalau tidak diperbaiki, PKS akan kehilangan keunikannya.
Saya tidak ingin ada salah faham, sebenanrnya saya dan beberapa narasumber secara personal tidak masalah dengan isu partai terbuka. Tapi persoalannya ada dua. Pertama, gagasan itu tidak di-launch atau disampaikan secara layak, jadi ada elit yang ngomong itu seakan Majelis Syura mendukung. Tapi ada elit lainnya yang mengkonter itu. Ini kan tidak mengangkat gagasan secara layak. Kader menjadi bingung. Seloyal-loyalnya kader, mereka itu manusia. Jadi kalau mau di-launching kenapa tidak dimatangkan, definisnya sama, mari kita definisikan dulu.
Oleh karena itu, kita kemudian bermain di area abu-abu. Ada seorang narasumber saya, beliau ini ahli hadits, mengatakan kalau kita bicara Sisayah Syariyyah isu nya dua, bagaimana menang, tapi tetap sesuai koridor syariat. Menang itu bisa kuantitatif, bisa juga kualitatif. Contoh Nabi Nuh (as) itu kemenangan kualitatif, tapi Rasulullah SAW selain menang secara kualitatif juga kuantitatif, karena beliau mampu mendirikan Negara.
Nah definisi taat pada Syariat itu pun ada tingkatannya. Ada aula, afdhol, ada hajar, dan daruriyat. Anda bisa bayangkan, sebenarnya kader ini kan cerdas, kebetulan ada elit yang mendefinisikan kemenangan itu dengan kuantitatif, kemenangan suara, juga mendefiniskan fiqh daruriyat pun masih oke.
Ini akan bentrok dengan kader-kader yang mendefiniskan menang itu harus dengan kualitatif dulu, yakni kemenangan dakwah dan kemudian tidak mau memakai fiqh daruriyat. Dua kubu ini pasti menjadi faksi yang berseberangan. Ini yang jadi persoalan.
Sebenarnya ini normal, faksi itu jangan dipandang negatif, hanya ia menjadi negatif kalau kultur kita belum terlalu matang. Seharusnya setelah ada perdebatan, tidak ada konsekuensi politik. Jangan karena tidak mainstream, kemudian disingkirkan. Kultur kita masih begitu.
Eramuslim : Dalam sidang tadi, Anda mengatakan ada beberapa kader terbaik yang tidak dikenal tapi kemudian disingkirkan dari struktur?
Arif Munandar : Ada dua. Dia tidak dikenal atau dianggap tidak mainstream. Ada beberapa orang di kepengurusan DPP, yang karena dianggap tidak mainstream, kemudian ditaruh di MPP atau di DSP. Padahal pada level kebijakan yang mengeksekusi itu DPP. Ada narasumber saya mengatakan itu kan sebenarnya pembuangan. Dan orang-orang (yang tersingkir) itu saya interview, mereka memang orang-orang independen.
Ditambah lagi di PKS itu ada kultur murid dan guru. Bagaimana pun hal itu tidak bisa dilepaskan, karena banyak positifnya. Tapi ketika menjadi organisasi publik seperti PKS, kultur itu banyak negatifnya. Kalau Anda guru saya, Anda murabbi, Anda ustadz saya, kita sama-sama pengurus DPP, saya gak setuju sama Anda, it’s impossible saya bicara. Gak mungkin saya mendebat. Nah, kultur-kultur itu harus segera dibereskan. Makanya dalam kultur paternalistik itu, gak mungkin perubahan datang dari bawah. Muraqib Am, Ustadz Hilmi Aminuddin, harus dengan tegas mengatakan saya harus berubah, dan itu harus dimulai dari beliau dengan mengatakan saya menolak dipilih kembali. Atau beliau boleh dipilih kembali tapi ada wakil pengurus harian.
Eramuslim : Publik bertanya-tanya apakah jangan-jangan memang beliau ingin menjabat seumur hidup?
Arif Munandar : Banyak spekulasi. Tapi yang nama spekulasi susah dibuktikan. Bisa jadi memang tidak ada calon lain.
Eramuslim : Kalau DR. Hidayat Nur Wahid bagaimana?
Arif Munandar : Nah persoalannya, lagi-lagi adalah masalah gaya. Doktor Dayat adalah sosok yang sangat independen. Istilahnya dengan atau tanpa partai dia tetap bisa eksis. Ditambah lagi orang seperti Doktor Dayat itu tidak mencari “makan” di partai. Dapat amanah dikerjakan, tidak dapat amanah ya beliau mengerjakan tugas yang lain. Jadi memang agak lain dengan faksi lainnya yang memang ada yang “hidup” dari partai.
Eramuslim : Dalam Disertasi, Anda belum menjelaskan realita beberapa kalangan Astatidz yang pergi meninggalkan PKS. Tanggapan Anda?
Arif Munandar : Persoalannya ada pada dua sisi. Ada orang yang tidak setuju tapi bersikap seperti Ustadz HNW, Kang Harna, Ustadz Musholi, dan Ustadz Abu Ridho, yang tetap berada di dalam untuk fight. Tapi ada orang yang memilih jalan lain yang keluar atau membuat mereka dikeluarkan. Ada seorang narasumber saya membuat analogi, ‘ini kan rumah kita, kalau Anda keukeuh ada orang jahat di rumah kita, masak kita yang kabur. Orang jahatnya dong yang kita usir. Kalau kita masih yakin ada orang baik di rumah kita, ya kita dukung jangan pergi.’
Eramuslim : Tapi kalau memang disuruh pergi, bagaimana?
Arif Munandar : Menurut saya kurang taktis saja. Saya punya prinsip begini, rumah kita bagus, namun kadang kadang yang salah orangnya. Jadi kalau mau ditembak ya orangnya. Ada salah seorang narasumber berkata kepada saya, ‘saya tidak pernah mau berbenturan dengan struktur, tapi jika ada kader yang ngaco, ya saya sikat’. Saya pikir itu sikap yang baik.
Eramuslim : Anda sendiri di struktur?
Arif Munandar : Saya belum pernah sampai di struktur. Saya ini nobody di PKS. I am part of the system, but i am no body.
Eramuslim : Dalam perkembangannya PKS begesekan dengan beberapa ormas dalam kasus partai terbuka, karena merekrut anggota non muslim. Tanggapan Anda?
Arif Munandar : Menurut hemat saya sebenarnya ceruk pemilih PKS cukup baik. Tapi di mana-mana jika kita bingung dengan identitas kita sendiri, maka orang luar akan lebih bingung lagi. Dan yang membingungkan itu tidak akan dipilih lagi. Akhirnya kita oleh orang sekuler tidak dipilih, dan oleh orang Islam yang kuat juga tidak dipilih.
Ada seorang narasumber saya memberikan pernyataan yang cukup baik, ‘Kita ini katanya partai dakwah, harusnya milik umat. Tapi sudahkah kita menjadi partai umat? Dekat nggak kita dengan NU, dekat nggak kita dengan Muhammadiyyah, Persis dan Hizbut Tahrir?’
Partai Dakwah itu yang pertama kali dirangkul harusnya adalah ukhuwah. Upaya formal sudah ada, karena sekarang di ada bidang Pembinaan Umat di DPP PKS untuk membangun relasi dengan ormas-ormas Islam. Tapi saya pikir itu belum cukup. Karakter partai ini harus membuat dia nyaman buat kaum muslimin dari berbagai kelompok.
Eramuslim : Beberapa kalangan meminta PKS kembali ke khittah era 80-an, sebagian lain meminta tetap jalan dengan Demokrasi seperti saat ini? Tanggapan Anda?
Arif Munandar : Dua-duanya tidak realistis. Sunnatullah kalau dunia berubah, kalau kita tidak berubah, maka kita wafat. Tapi berubah pun jangan berubah jatidiri. Jadi hemat saya, kalau mau mem-benchmark AKP monggo. Wacana yang diusung wacana objektif, wacana kebenaran global, kesejahteraan, keadilan, dan sebagainya. Saya pernah mengatakan secara ekstrem, kalau secara formal kita tidak lagi mencantumkan kata Islam, selama tarbiyah masih jalan, itu no problem. Jadi ke depan menurut saya, jalan tengah itu adalah jalan yang terbaik.
Eramuslim : Dari analisa Anda, bagaimana peluang PKS di 2014?
Arif Munandar : Saya agak worry sebenarnya. Demokrat harusnya bersykur, dia dioyok-oyok sekarang. Tiga tahun sebelum pemilu, saya yakin orang sudah lupa di 2014.
Mari kita berdoa, supaya tidak ada trouble lagi dalam 6 bulan sebelum Pemilu. Kalau sampai ada trouble lagi wassalam. Peluang PKS sebenarnya masih ada. Tapi segeralah bereskan tiga hal. Yang pertama mesti dibereskan adalah soilidaritas internal. Bohong kita bisa menang tanpa solidaritas internal. Dia hanya bisa dibereskan kalau kita duduk satu meja kembali, sepakati lagi bagaimana nilai dan wajah kita.
Perbaiki tarbiyah, karena kita tidak bisa menafikkan keunggulan kita selama ini ya itu. Saya punya pengalaman menarik, saya sudah lama gak membina. Dulu saya membina cuma empat orang, namun dalam waktu singkat bisa menjadi sampai 60 orang. Yang saya kumpulkan orang-orang yang sebelumnya pernah lepas. Saya bertanya-tanya jika kampus seperti UI kenapa banyak kader yang lepas? Usut punya usut karena astatidz itu lebih sibuk dengan partainya. Tarbiyah harus ditingkatkan kualitasnya, modul kita masih 80-an, yang ada materi politik, tapi tidak ada materi itiqadiyah. Akhirnya kita berpolitik mengikuti cara orang lain, karena tidak diajari. Jadi muwashofat tarbiyah itu harus in line dengan tuntutan public.
Kedua, identitas koletifnya harus diperjelas. Ketiga kita harus segera menginisiasi munculnya tokoh, yang kedalam bisa membangun soliditas, keluar bisa menjadi representasi cultural PKS. Dan tokoh itu sekarang tidak ada. Sebenarnya sempat ada, tapi tidak di-maintenance.
Saya menyayangkan, dulu tahun 2004 starting point SBY dengan Hidayat Nur Wahid tidak ada jauhnya. Tapi kenapa tahun 2009 gap diantara mereka sekarang terlalu besar. Persoalannya yang satu di-maintenance, dan yang satu tidak. Itu saja.
Eramuslim : Pesan buat kader PKS?
Arif Munandar : Be your self. Ikan itu tidak akan bisa hidup di luar air. Kita harus bangga dengan siapa kita. Gak perlu lah bermain dengan cara orang lain.
Eramuslim : Jadi kembali ke Asholah?
Arif Munandar : Iya kembali ke asholah tapi dengan cara yang cerdas. Yang berubah jangan isinya, tapi bungkusnya. (mzs/m/pz)
Dewan Pers: Terlalu Pagi SBY Salahkan Pers Soal Nazaruddin
Jakarta - Dewan Pers tegas menyatakan pemberitaan terkait Nazaruddin sudah sesuai kaidah kode etik dan hukum jurnalistik. Berita soal Nazaruddin pun tidak ada yang bersifat karangan atau bohong.
"Tidak ada yang sifatnya fiktif atau karangan. Karena itu, terlalu pagi kalau keterangan SBY sebagai Ketua Dewan Pembina PD seolah-olah mengatakan persoalan-persoalan PD dan yang melibatkan orang-orang di internal Demokrat sekadar dibesar-besarkan pers," kata Ketua Dewan Pers Bagir Manan dalam jumpa pers di kantor Dewan Pers, Jl Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (12/7/2011).
Bagir yang mengenakan batik warna hijau ini pun menjelaskan, apa yang diberitakan pers adalah sebuah kenyataan. Nazaruddin begitu saja meninggalkan Tanah Air dan kemudian dijadikan tersangka korupsi oleh KPK terkait kasus wisma atlet.
"Itu kenyataan dan semua orang membicarakan itu sehingga apa yang diberitakan pers masih atas kenyataan yang diketahui umum," jelasnya.
Bagir menengarai jangan-jangan ada sesuatu di balik pernyataan SBY yang menyudutkan pers. "Jangan sampai dari pernyataan itu, sedang mencoba mengalih-alihkan persoalan itu," terangnya.
Sebelumnya dalam jumpa pers di Cikeas, Senin (11/7) malam SBY menyayangkan sikap media dalam pemberitaan Nazaruddin. Dia menilai SMS maupun BlackBerry Messenger (BBM) dari orang yang mengaku Nazaruddin dijadikan judul dan headline di media massa, sehingga menohok Partai Demokrat.
Padahal, kata SBY, mantan Bendahara Umum PD itu keberadaannya masih belum diketahui dan menjadi buron aparat penegak hukum. "Tidak bisa dikonfirmasi kebenarannya dan dijadikan alat menghakimi PD," sambung SBY.
(ndr/fay)
Monday, 6 June 2011
Kematian Tragis Para Pemimpin Adil
Kerinduan masyarakat terhadap pemimpin adil sama dengan kerinduan mereka terhadap tanah lapang yang hijau dan sejuk. Tempat mata meraih keindahannya. Tempat nafas menarik dalam kesejukannya. Tempat hati melepas kepenatannya. Atau bahkan lebih dari itu semua.
Apalagi hari ini. Ketika pencarian masyarakat terbentur tembok keputusasaan. Dicerminkan pada sikap apatis terhadap semua bentuk pemilihan pemimpin. Karena mereka telah kecewa. Harapan yang muncul seperti tunas yang baru tumbuh, dihantam oleh badai dusta. Tak tersisa.
Kemunculan pemimpin adil ini harus diusahakan terus. Dicari di tumpukan jerami, walau hanya sekecil jarum.
Siapapun yang akan muncul menjadi pemimpin adil, apalagi di tengah kumuhnya sistim dan kepemimpinan, tulisan ini memberikan rambu sejarah yang akan terulang di sepanjang sejarah.
Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali) adalah contoh para pemimpin teradil di muka bumi ini, setelah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Merekalah para pemimpin yang disebut oleh Nabi sebagai pemimpin yang mendapatkan bimbingan Allah. Pemimpin yang menerapkan syariat Islam dengan utuh dan adil terhadap rakyatnya. Keadilannya, tidak pernah dijumpai dalam sejarah hidup pemimpin manapun di muka bumi ini.
Tetapi mereka semua meninggal dengan cara yang tragis!
Inilah kematian mereka satu per satu dalam rekaman sejarah Islam. Setelah mereka mempersembahkan kepemimpinan yang membuat langit memuji mereka.
Abu Bakar Diracun oleh Yahudi?
Para ulama berbeda pendapat tentang penyebab kematian Abu Bakar. Ada yang berpendapat bahwa sebab kematian Abu Bakar adalah sakit yang disebabkan oleh karena beliau mandi pada cuaca yang sangat dingin.
Tetapi ada yang berpendapat bahwa Abu Bakar meninggal karena diracun oleh Yahudi setahun sebelum wafatnya. Sebagaimana yang bisa kita baca dalam kitab tarikh al-Khulafa’ (1/74, MS) karangan Imam as-Suyuthi dan tarikh ath-Thabari.
As-Suyuthi berkata, “Ibnu Sa’ad dan al-Hakim meriwayatkan dengan sanad shahih dari Ibnu Syihab bahwa Abu Bakar dan al-Harits bin Kildah makan makanan yang dihadiahkan kepada Abu Bakar. al-Harits berkata: Angkat tanganmu wahai khalifah Rasulillah. Demi Allah di makanan ini ada racun yang membunuh dalam setahun. Saya dan Anda akan mati pada satu hari yang sama.
Abu Bakar berhenti memakannya. Keduanya terus sakit hingga meninggal pada satu hari yang sama dengan berakhirnya hitungan satu tahun.”
Untuk menguatkan riwayat ini, as-Suyuthi menukil pernyataan ulama ternama asy-Sya’bi. As-Suyuthi berkata: Al-Hakim meriwayatkan dari Sya’bi, dia berkata, “Apa yang kita harapkan dari dunia yang hina ini. Telah diracun Rasulullah, demikian pula Abu Bakar.”
Setelah itu, as-Suyuthi menyebutkan pendapat kedua. Di mana al-Waqidi dan al-Hakim meriwayatkan dari Aisyah yang berkata, “Permulaan sakitnya Abu Bakar yaitu dia mandi pada Hari Senin 7 Jumadil Akhir. Saat itu cuaca sangat dingin. Hal itu menyebabkannya demam selama 15 hari. Sehingga tidak bisa keluar untuk shalat. Dan wafat pada malam Selasa 8 malam yang terakhir di Bulan Jumadil Akhir tahun 13 dalam usia 63 tahun.”
Para ulama sejarah memperbincangkan kedua penyebab ini. Masing-masing mencoba mengambil yang dianggapnya lebih kuat. Atau seperti as-Suyuthi yang menyebutkan kedua pendapat sekaligus.
Jika kita mengambil pendapat pertama yaitu sebab diracun, maka ini semakin menambah panjang daftar kematian pemimpin adil dengan cara mengenaskan. Kalau kita mengambil pendapat yang kedua yaitu sebab sakit, maka seakan sejarah Abu Bakar ingin mengatakan bahwa hanya dia dari 4 khulafaur rasyidin yang meninggal karena sakit. Tetapi 3 pemimpin adil lainnya harus mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis.
Umar Ditikam oleh Majusi
Pagi itu bukan hanya Umar yang ditusuk oleh Abu Lu’luah. Tetapi ada 13 orang lainnya. Dari mereka, 7 meninggal. Penusukan yang telah ditargetkan oleh Abu Lu’luah yang beragama majusi berdasarkan dendam terhadap Umar dan juga muslimin.
DR. Ali Muhammad ash-Shalabi mengatakan bahwa bukti kuat kalau Abu Lu’luah bukan hanya memiliki dendam pribadi kepada Umar tetapi juga kepada muslimin adalah dia menusuk 13 muslimin yang sedang berjamaah Shalat Shubuh. “Kalaulah benar Umar telah berbuat dzalim kepadanya, tetapi apa dosa para shahabat yang dia tusuk. Dan aku berlindung kepada Allah menyebut Umar sebagai orang dzalim,” begitu Ali ash-Shalabi menjelaskan (Umar bin Khattab h. 644).
Abu Lu’luah adalah budaknya Mughirah bin Syu’bah. Di mana dia digaji setiap harinya 4 Dirham dengan kemampuannya sebagai seorang pembuat alat penggiling.
Sejarah menyebutkan bahwa dendam pribadi Abu Lu’luah ketika dia kecewa dengan keputusan Umar yang dirasa tidak adil saat dia mengadukan tuannya Mughirah. “Semua merasakan keadilannya (Umar), kecuali saya,” kata Abu Lu’luah.
Suatu saat Umar berkata, “Saya diancam oleh seorang budak.” Kalimat diucapkan setelah Abu Lu’luah berbicara kepada Umar, “Saya akan buatkan ‘alat penggilingan untukmu yang akan menjadi pembicaraan manusia.”
Maka, dia membuat senjata khusus untuk membunuh Umar. Sebuah pisau berkepala dua dengan pegangan di tengahnya yang telah dibubuhi racun. Umar mendapatkan 6 tusukan, salah satunya di bawah pusarnya.
Menjelang kematiannya, Umar diberitahu bahwa yang menusuknya adalah seorang majusi yang bernama Abu Lu’luah. Umar pun berkata, “Segala puji bagi Allah yang tidak menjadikan kematianku di tangan seorang yang mengaku muslim.”
Utsman Dibantai oleh Para Pemberontak
6 tahun pertama pemerintahan Utsman adalah pemerintahan yang begitu menyenangkan dan menentramkan seluruh manusia. Utsman yang lembut bertemu dengan kelanjutan kebijakan adil zaman Umar merupakan penyebab kenyamanan itu.
6 tahun kedua pemerintahannya, adalah merupakan tahun-tahun sulit penuh fitnah. Bahkan fitnah itu melebar hingga ke zaman kita dan sungguh tidak mudah diurai oleh masyarakat awam.
DR. Ali Muhammad ash-Shalabi (Utsman ibn Affan h. 146, MS) menukil dari ath-Thabari dalam Tarikh al-Umam w al-Muluk dan Ibnu al-Atsir dalam al-Kamil fi al-Tarikh keberadaan penggerak di balik layar fitnah yang ditujukan kepada Utsman. Orang itu adalah Abdullah bin Saba’, seorang yahudi dari Yaman yang berkeliling kota-kota Islam dari Hijaz, Bashrah, Kufah dan Syam untuk menyebarkan fitnah seputar Utsman. Tetapi dia gagal total. Hingga saat dia pergi ke Mesir, di sanalah fitnah itu mendapatkan pendukungnya. Dan menyebarlah fitnah itu...
Kelembutan Utsman, membuat fitnah begitu mudah merajalela tanpa penghalang berarti. Berbagai tuduhan menggelinding liar di kota-kota utama muslimin saat itu. Hingga para pemberontak itu pun menuju kota Madinah untuk menurunkan Utsman dari jabatannya. Ratusan orang berangkat ke Madinah dan mengepung rumah Utsman. Sekitar 40 hari Utman dikepung, dimulai dari bulan Syawwal 35 H. Hingga air pun mereka halangi untuk masuk ke rumah Utsman. Berbagai upaya para shahabat dan anak-anak mereka untuk melindungi Utsman tidak berdaya di hadapan tidak kurang dari 600 orang itu.
Hingga pada Waktu Ashar di Hari Jum’at 8 Dzulhijjah 35 H, para pemberontak itu berhasi l masuk ke dalam rumah Utsman melalui pintu lain. Kening Utsman ditusuk, bagian bawah telinganya ditusuk hingga masuk ke kerongkongan, kemudian pedang diayunkan untuk menebas utsman, robohlah Utsman dan melompatlah Amr bin Hamaq menindih dada Utsman dengan menghunjamkan 9 tusukan.
Utsman pun syahid, persis seperti yang pernah disampaikan oleh Rasul saat beliau masih hidup. Mushaf yang sedang dibacanya, menjadi saksi bisu akan kebiadaban para pembunuh itu. Darah mengalir di atas Surat al-Baqarah yang sedang dibukanya.
Tak cukup hanya membunuh Utsman, mereka pun merampok harta yang ada di rumah Utsman. Perilaku sangat biadab.
Para shahabat terkejut. Ali bin Abi Thalib marah. Hingga dia mendatangi kedua putranya Hasan dan menamparnya, juga Husain dan memukul dadanya, “Bagaimana Amirul Mukminin bisa terbunuh, padahal kalian menjaga pintunya?”
Ali mendatangi rumah Utsman. Para pemberontak itu ingin membaiat Ali. Tapi Ali dengan marah berkata, “Demi Allah, saya malu membaiat orang-orang yang telah membunuh Utsman. Dan saya malu kepada Allah, dibaiat sementara Utsman belum dikubur.”
Mereka yang menghalalkan darah Utsman dinyatakan oleh para ulama sebagai kafir. Sementara yang tidak menghalalkan tetapi ikut berperan serta dalam kematian Utsman dinyatakan sebagai fasik (Utsman ibn Affan, ash-Shalabi, h. 186, MS). Sumber fitnah adalah Yahudi yang menyelusup ke dunia Islam untuk mengacaukan ketentraman dan kemakmuran muslimin serta kemajuan Islam.
Ali Dibunuh Orang Khawarij
Kelompok khawarij adalah sekte sesat di tubuh muslimin yang merasa benar dan dekat dengan Allah serta mengkafirkan muslimin lainnya yang tidak sepaham dengan mereka, hingga para shahabat seperti Ali sekalipun. Kelompok ini telah diingatkan oleh Nabi saat beliau masih hidup. Pemahaman yang dangkal yang berbalut semangat adalah penyebabnya. Secara dzahir, mereka sangat meyakinkan sebagai seorang muslim dengan ibadah-ibadah yang mereka lakukan. Tetapi mereka adalah kelompok sesat.
Zaman Khalifah Ali bin Abi Thalib, kelompok ini diperlakukan dengan sangat bijak oleh Ali. Dialog ilmiah dibangun dengan sangat baik oleh Ali, hingga keputusan yang sangat ilmiah dan tidak terbawa emosi. Tetapi saat mereka menumpahkan darah, meneror masyarakat muslim dan merampok, terpaksa Ali sebagai pemimpin negara harus melakukan perlawanan. Perang Nahrawan pun meletus antara Ali dan kaum khawarij.
Sesungguhnya saat Ali mengetahui kaum khawarij telah melakukan teror, dia tidak langsung memerangi tetapi meminta agar mereka menyerahkan para pembunuh untuk dihukum. Tetapi mereka justru berkata: kami semua pembunuhnya. Maka Ali pun membawa pasukan yang semula hendak dibawa ke Syam, untuk memerangi kaum Khawarij di Nahrawan pada Bulan Muharram 38 H.
Perang Nahrawan, benar-benar meninggalkan luka yang sangat dalam di hati orang-orang khawarij. Dari seribu pasukan yang mereka miliki, tidak ada yang tersisa kecuali hanya sekitar 10 orang yang lari dari medan perang. Sementara dari pihak Ali korbannya sekitar 12 orang. (Lihat: Ali ibn Abi Thalib, ash-Shalabi, 2/351-356, MS)
Dendam kaum khawarij tidak mati. Pertemuan rahasia antara 3 orang khawarij (Abdurahman bin Muljam, Burak bin Abdillah, Amr bin Bakr at-Taimi) membicarakan keadaan negara dan balas dendam mereka atas kematian teman-teman mereka di perang Nahrawan. Mereka sepakat untuk membunuh orang-orang yang mereka anggap sebagai pemimpin kafir; Abdurahman bin Muljam akan membunuh Ali bin Abi Thalib, Burak akan membunuh Muawiyah dan Amr bin Bakr akan membunuh Amr bin Ash.
Pada Hari Jum’at Shubuh di Bulan Ramadhan 40 H, Abdurahman bin Muljam beserta teman-temannya yang telah bersembunyi semalaman mencoba membunuh Ali.
Pedang Abdurahman bin Muljam meninggalkan luka sangat serius di kepala Ali. Kepala kedokteran Atsir bin Amr as-Sukuni menyatakan bahwa lukanya sudah tidak mungkin diobati dan akan menyebabkan kematian. Ali hanya bertahan 3 hari setelah terluka itu dan kemudian meninggal pada tanggal 21 Ramadhan 40 H. (Lihat: Ali ibn Abi Thalib, ash-Shalabi, 3/188-194, MS).
Umar bin Abdul Aziz Diracun oleh Lawan Politiknya
Umar bin Abdul Aziz yang mengagumkan. Kepemimpinan dan karya peradabannya belum pernah ada yang bisa menyainginya. Hanya dalam 29 bulan, negeri menjadi makmur, sejahtera dan keadilan ditegakkan. Setelah kemiskinan merajalela, pesta pora penguasa dan kedzaliman selalu menimpa rakyat jelata.
Semua rakyat senang. Negeri muslim yang sangat besar ketika itu sangat berbahagia di bawah pemimpin adil Umar bin Abdul Aziz.
Tetapi ada yang tidak senang. Ada yang marah. Mereka adalah para mantan pejabat sebelum Umar bin Abdul Aziz menjabat. Mereka dulu menikmati dunia dan harta kemewahan dengan luar biasa di atas air mata dan darah rakyat.
Di zaman Umar bin Abdul Aziz, para pejabat Bani Umayyah itu benar-benar mati kutu. Tidak bisa berkutik. Mereka harus mengembalikan semua harta, tanah dan kedzaliman yang selama ini mereka lakukan terhadap rakyat.
As-Suyuthi (Tarikh khulafa’ 1/215, MS) dan Ali ash-Shalabi (Umar ibn Abdil Aziz, 4/198, MS) menyebutkan bahwa penyebab kematian Umar bin Abdul Aziz adalah diracun oleh para mantan pejabat Bani Umayyah.
Imam Mujahid berkata: Umar bin Abdul Aziz bertanya kepada saya: Apa pendapat masyarakat tentang keadaan saya sekarang?
Mujahid: Mereka berkata bahwa Anda terkena sihir.
Umar: Saya tidak terkena sihir. Tetapi saya sungguh tahu kapan saya diracun.
Umar kemudian memanggil seorang pembantunya (seorang budak) dan berkata kepadanya: Celakalah dirimu, mengapa kamu memberiku racun?
Pembantu itu berkata: Seribu dinar dan dibebaskan dari perbudakan.
Umar: Berikan ke saya uangnya.
Pembantu itu memberikan uang dan Umar bin Abdul Aziz menyerahkannya ke baitul mal. Dan Umar berkata kepada pembantunya: Pergilah ke tempat yang tidak dilihat seseorang.
Bahkan Rasul SAW pun Diracun oleh Yahudi...
Nabi SAW sendiri yang menyampaikan kepada Ummul Mukminin Aisyah tentang penyebab sakitnya, “Wahai Aisyah, aku masih merasakan sakitnya makanan yang aku makan di Khaibar. Dan sekarang aku rasakan putusnya urat nadiku karena racun tersebut.” (ar-Rahiq al-Makhtum, h. 465, MS).
Racun yang dimaksud Nabi SAW adalah racun pada daging kambing yang dibubuhkan oleh Zainab binti al-Harits, istri salah seorang tokoh Yahudi Sallam bin Misykam. “Kalau kamu Nabi, maka kamu pasti tidak akan terkena racun itu, tetapi kalau kamu raja maka saya telah membuat istirahat masyarakat (dengan kematianmu),” begitu jawaban wanita yahudi itu ketika ditanya Nabi mengapa ia meracuni Nabi. (Sulwah al-Katsib, Ibn Nashiruddin ad-Dimasyqi, h. 11, MS)
Peristiwa tersebut terjadi di Khaibar setelah muslimin berhasil menaklukkan kota terakhir Yahudi di Jazirah Arab tersebut tahun 7 H.
Dicari Pemimpin Adil yang Berani Mati..!
Abu Bakar dalam sebuah riwayat meninggal karena diracun oleh yahudi.Umar bin Khattab meninggal karena ditusuk oleh Majusi.Utsman bin Affan meninggal dibantai oleh orang kafir dan muslim fasik.Ali bin Abi Thalib meninggal dengan pedang tokoh kelompok sesat khawarij.Umar bin Abdul Aziz meninggal diracun oleh para pejabat lama yang marah.Dan,Rasulullah SAW meninggal karena sakit yang disebabkan oleh racun yahudi
Pesan sejarah sangat kuat bagi para pemimpin yang adil. Memang kematian tidak boleh diharapkan, ia akan datang pada saatnya tiba. Kematian adalah rahasia Allah. Tetapi para pemimpin adil dalam sejarah Islam, mati dengan semua cara tragis di atas. Bahkan pimpinan mereka semua, Rasulullah sang pemimpin agung pun mati dengan cara yang juga mirip.
Pantas! Jika pemimpin adil dijanjikan Allah perlindungan di akhirat dan Surga. Karena pemimpin adil artinya berhadapan dengan semua bentuk kedzaliman dan kejahatan yang bisa jadi telah dilakukan secara kolektif bahkan sistemik. Tentu nyawa bisa dipertaruhkan untuk mendobrak kedzaliman yang sedemikian besarnya.
Bagi para pemimpin yang mau menegakkan keadilan, tidak usah memilih cara matinya. Tetapi persiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi kematian mulia itu. Walau terlihat tragis.
Sedang dicari, pemimpin yang berani mati dalam menegakkan keadilan!
eramuslim.com
Sunday, 5 June 2011
Satu Juta Warga Turki Daftar Ikut Freedom Flotilla
Hidayatullah.com--Syeikh Raed Salah hari Jum'at (03/5) mengatakan bahwa satu juta orang Turki mendaftar untuk ikut serta dalam rombongan Freedom Flotilla II, guna mendobrak blokade Zionis-Israel atas Jalur Gaza.
Bulan Mei 2010, pasukan Zionis menyerbu Freedom Flotilla yang sedang berada di perairan internasional dekat Gaza dan menewaskan 9 warga Turki serta melukai puluhan orang lainnya. Insiden itu merusak hubungan antara Turki dan Zionis-Israel.
Kepada Radio Maan, Salah yang merupakan aktivis kelompok Islam pejuang Palestina yang tinggal di wilayah utara pendudukan Zionis-Israel itu, mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Barack Obama adalah "pria paling bodoh tahun 2011."
Sebagaimana diketahui, Amerika Serikat mendesak agar pemerintah Turki menghentikan rencana keberangkatan Freedom Flotilla II, yang direncanakan berlayar bulan Juni ini.
Dalam wawancara itu juga Salah menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut memperebutkan kursi di parlemen Israel, Knesset.
"Dengan segala hormat kepada (orang) Arab anggota Knesset, saya tidak akan pernah bergabung dengan institusi tersebut," tegas aktivis yang sering ditangkap dan keluar-masuk penjara Zionis itu.* maan
Sumber : maan
Red: Dija
Anak Korban Perceraian, Bisa Alami Sulit Belajar
Hidayatullah.com--Perceraian yang dilakukan oleh orangtua pasti akan berdampak terhadap kehidupan anak-anaknya. Studi menemukan bahwa anak yang orangtuanya bercerai akan membuatnya kesulitan belajar dan bergaul.
Peneliti menemukan bahwa anak-anak yang orangtuanya bercerai akan berjuang lebih keras dalam belajar matematika dan bergaul. Hal ini kemungkinan karena dipengaruhi oleh rasa kecemasan, kesepian dan sedih yang dialaminya.
Studi yang dilakukan selama 5 tahun ini membandingkan perkembangan emosi dan akademik dari anak-anak yang orangtuanya bercerai dan yang tidak. Sebanyak 3.585 anak-anak terlibat dalam studi ini yang usianya sekitar 4 tahun.
"Anak-anak akan mengalami kemunduran dalam nilai matematika dan masalah pada keahlian interpersonalnya, mereka lebih rentan terhadap perasaan gelisah, kesepian, harga diri yang rendah dan kesedihan," ujar ketua studi Hyun Sik Kim dari University of Wisconsin-Madison, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (3/6/2011).
Hyun Sik Kim menuturkan masalah tersebut biasanya akan muncul begitu proses perceraian dimulai. Hasil penelitian ini telah dilaporkan dalam American Sociological Review.
Peneliti mengungkapkan kemunduran dan masalah yang timbul akan lebih besar ketika anak-anak mengalami stres akibat melihat orangtuanya saling menyalahkan atau berdebat satu sama lain saat bercerai.
"Kondisi kehidupan tidak stabil yang dialami oleh anak-anak yang orangtuanya bercerai juga bisa mengganggu hubungan sosial si anak," ungkapnya.
Hasil studi ini semakin menambahkan bukti yang menunjukkan dampak buruk bagi anak-anak jika orangtuanya bercerai, terlebih jika perceraian tersebut dilakukan secara tidak baik. Studi di Inggris menunjukkan anak-anak dari perceraian 5 kali lebih besar berisiko menderita masalah mental. *
Sumber : lpt/ir
Rep: Administrator
Red: Cholis Akbar
Ilmuwan Indonesia Akan Luncurkan I4 Talks
Den Haag - Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4) akan meluncurkan salah satu kegiatan unggulannya dengan bendera I4 Talks.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari (11- 12/6/2011) ini secara perdana akan disiarkan online melalui situs resmi I4 Talks, demikian Achmad Adhitya kepada detikcom melalui surat elektronik, Sabtu malam atau Minggu (5/6/2011) dinihari WIB.
Diharapkan I4 Talks mampu memfasilitasi berbagai gagasan, menyebarkan pengetahuan dan mengagitasi ide ke seluruh dunia, yang pada akhirnya akan mengkolaborasi berbagai elemen masyarakat, baik ilmuwan, praktisi profesional, pelajar, dan pemangku kepentingan lainnya.
Sementara itu Kepala Bidang Informasi Interaktif I4 Abdullah Abbas mengungkapkan optimismenya mengenai I4 Talks ini.
"I4 Talks dapat menjadi wadah pertukaran ide dan pengetahuan dari berbagai kelompok masyarakat di seluruh dunia, sehingga ke depan akan muncul kerjasama baru antar-kelompok,” ujar Abdullah.
Kegiatan ini sebagai tindak lanjut International Summit (IS) 2010 dengan tujuan menerjemahkan dan menelaah berbagai disiplin keilmuan melalui gugus-gugus keilmuan yang terkait dengan permasalahan-permasalahan nasional saat ini dan tantangannya di masa mendatang.
Dalam tahapan implementasi kebijakan pasca IS 2010, masing- masing gugus keilmuan merancang dan melakukan berbagai workshop, pelatihan, sosialisasi termasuk peluncuran jurnal keilmiahan yang diharapkan mampu menjadi rujukan oleh berbagai elemen masyarakat di Indonesia.
(es/es)
Tuesday, 31 May 2011
Jemput Nazaruddin, SBY Ketakutan
JAKARTA - Petisi 28 menilai bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tengah panik atas ucapan “Nazaruddin” yang mengancam akan membongkar bunker-bunker penyimpanan uang Partai Demokrat.
"Dia ketakutan dengan Nazaruddin," singkat Aktivis Petisi 28 Haris Rusli di Doekoen Coffee, Jakarta Selatan, Minggu (29/5/2011).
Dia juga mengatakan bahwa rencana SBY untuk membuat tim guna membujuk Muhammad Nazaruddin pulang ke Tanah Air, hanya sandiwara semata.
"Banyak resiko jika Nazaruddin pulang, seperti kepentingan internal Partai Demokrat, takut kehadiran Nazaruddin ke Indonesia. Sebab Nazaruddin mengancam membongkar apa yang disebut kasus bunker-bunker Partai Demokrat dengan cara tidak halal," pungkasnya.
(lam)
"Dia ketakutan dengan Nazaruddin," singkat Aktivis Petisi 28 Haris Rusli di Doekoen Coffee, Jakarta Selatan, Minggu (29/5/2011).
Dia juga mengatakan bahwa rencana SBY untuk membuat tim guna membujuk Muhammad Nazaruddin pulang ke Tanah Air, hanya sandiwara semata.
"Banyak resiko jika Nazaruddin pulang, seperti kepentingan internal Partai Demokrat, takut kehadiran Nazaruddin ke Indonesia. Sebab Nazaruddin mengancam membongkar apa yang disebut kasus bunker-bunker Partai Demokrat dengan cara tidak halal," pungkasnya.
(lam)
K. Yudha Wirakusuma - Okezone
Saturday, 28 May 2011
Jual Notebook
Gambar ini cuman contoh, tapi mirip dengan IBM yang dijual, sedangkan gambar sengaja diambil dari google, masih kinclong yaa, maklum baru dari pabrik kalee...
DI JUAL NOTEBOK IBM PENTIUM III 2002, Seharga 1,3juta. MONITOR 12 INC, 10 GB, Kelengkapan cuman ama carger, lumayan buat ngetik tugas, browser, nyimpan foto en liat film dari flashdisk. Speker notebook menggunakan USB.
Berminat? Hubungi : 0878-7546-0161 Lokasi di Margonda Depok.
Sunday, 15 May 2011
Sri Bintang Pamungkas
"Dalam 6, atau 7 tahun terakhir, 15.000 jiwa terbunuh karena himpitan ekonomi. Ini tidak pernah terjadi dalam era Orde Baru sekalipun. Kita harus malu. Di Mesir, Hosni Mubarak hartanya disita untuk negara. Tetapi di Indonesia, kekayaan Soeharto hingga anak cucunya tidak tersentuh," tandas Sri Bintang.
ICW: Koruptor is The Real Terrorist
Jakarta - Teroris memang berbahaya karena mereka melakukan aksinya dengan membunuh sekelompok orang di daerah. Lalu bagaimana dengan koruptor? Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai koruptor lebih berbahaya. Kok bisa?
"Oh Koruptor is the real terrorist," kata Koordinator Monitoring Peradilan ICW, Febri Diansyah, di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (10/5/2011).
"Koruptor melakukan aksinya dengan menggunakan jabatannya, dia harus pejabat agar bisa disebut koruptor atau kalau swasta dia harus terlibat proyek dengan lembaga negara. Artinya dia mengkhianati negaranya dan mengkhianati jabatan yang diberikan kepadanya untuk melakukan kejahatan korupsi," lanjutnya.
Selain itu, koruptor tidak hanya merugikan kehidupan 10-20 orang atau bahkan korban terbanyak dari teroris hingga 200 orang. Koruptor, lanjut Febri, kejahatannya berakibat pada jutaan rakyat dan terjadi di negara mana pun.
"Koruptor itu membuat teror karena membuat kerugian yang jauh lebih besar karena itu penanganannya harus lebih luar biasa," imbuhnya.
"Dengan argumentasi inilah kita harus ingatkan presiden dan DPR jangan coba-coba melemahkan KPK," tegas Febri.
(feb/gah)
Febrina Ayu Scottiati - detikNews
FPI: Pencuri Saja Dipotong Tangannya, Koruptor Harus Dihukum Mati
Jakarta - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq setuju koruptor diperlakukan sama dengan teroris. Malahan, ia berpendapat koruptor harus dihukum lebih berat lagi.
"Jadi kalau pencuri dalam syariat Islam itu dipotong tangannya, nah kalau koruptor itu bukan potong tangan lagi, tapi hukum mati!" kata Rizieq usai dialog bersama tokoh-tokoh agama Islam dengan para jurnalis dari Amerika Serikat bertema terorisme, di kantor International Conference of Islamic Scholars (ICIS), Jalan Dempo no 54, Matraman, Jakarta Pusat, Rabu (11/5/2011).
Rizieq setuju bila koruptor diperlakukan sama seperti teroris. Koruptor dinilai sebagai musuh negara, musuh rakyat dan musuh kemanusiaan dan hal itu yang membuat sebuah negara jatuh.
"Pemerintah saat ini mesti memperhatikan bagaimana menerbitkan undang-undang untuk menghukum mati koruptor. Biarkan kapok, biar takut," tegasnya.
Sementara itu soal teknis pengaturannya, Rizieq mengatakan hal itu harus dipikirkan oleh para legislator di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
(feb/anw)
Febrina Ayu Scottiati - detikNews
Friday, 29 April 2011
Gawat! Lapisan Ozon Kutub Utara Rusak Parah
INILAH.COM, Vienna – Kondisi lapisan ozon Kutub Utara makin parah di musim dingin ini. Kondisi ini disebabkan cuaca dingin di bagian atas atmosfer. Seperti apa?
Pada akhir Maret, 40% lapisan ozon stratosfir rusak. Tingkat kerusakan ini meningkat dari sebelumnya yang hanya berkisar 30%. Seperti diketahui, lapisan ozon melindungi manusia dari kanker kulit.
Namun kini, lapisan itu rusak karena polusi industri kimia. Seperti dikutip BBC News, kerusakan yang terjadi merupakan reaksi dari kondisi dingin stratosfer akibat polusi industri kimia.
Melalui perjanjian Montreal Protocol dari PBB, beberapa zat kimia dilarang digunakan karena keberadaanya bisa bertahan lama di atmosfer hingga puluhan tahun. Perjanjian Montreal Protocol 1987 melarang penggunaaan zat Chlorofluorocarbon (CFC) yang banyak digunakan pada lemari es.
WMO memaparkan data ini di ajang tahunan European Geosciences Union (EGU) di Vienna, Austria. Meski mendinginnya stratosfer merupakan peristiwa tahunan di kutub selatan, gambaran kutub utara masih belum bisa diprediksi.
"Tingkat kerusakan lapisan ozon di musim dingin tergantung pada kondisi meteorologi," ungkap Sekjen World Meteorogical Organization (WMO) Michel Jarraud.
Kerusakan lapisan ozon pada 2011 menunjukkan, manusia harus waspada dan menyadari situasi kutub utara untuk beberapa waktu ke depan, lanjutnya.
Rusaknya lapisan ozon membuat sinar ultraviolet-B berbahaya bisa masuk melewati atmosfer. Sinar inilah yang menyebabkan kanker kulit, katarak, dan kerusakan sistem kekebalan tubuh. WMO memperingatkan warga dunia mewaspadainya. [mor]
Pada akhir Maret, 40% lapisan ozon stratosfir rusak. Tingkat kerusakan ini meningkat dari sebelumnya yang hanya berkisar 30%. Seperti diketahui, lapisan ozon melindungi manusia dari kanker kulit.
Namun kini, lapisan itu rusak karena polusi industri kimia. Seperti dikutip BBC News, kerusakan yang terjadi merupakan reaksi dari kondisi dingin stratosfer akibat polusi industri kimia.
Melalui perjanjian Montreal Protocol dari PBB, beberapa zat kimia dilarang digunakan karena keberadaanya bisa bertahan lama di atmosfer hingga puluhan tahun. Perjanjian Montreal Protocol 1987 melarang penggunaaan zat Chlorofluorocarbon (CFC) yang banyak digunakan pada lemari es.
WMO memaparkan data ini di ajang tahunan European Geosciences Union (EGU) di Vienna, Austria. Meski mendinginnya stratosfer merupakan peristiwa tahunan di kutub selatan, gambaran kutub utara masih belum bisa diprediksi.
"Tingkat kerusakan lapisan ozon di musim dingin tergantung pada kondisi meteorologi," ungkap Sekjen World Meteorogical Organization (WMO) Michel Jarraud.
Kerusakan lapisan ozon pada 2011 menunjukkan, manusia harus waspada dan menyadari situasi kutub utara untuk beberapa waktu ke depan, lanjutnya.
Rusaknya lapisan ozon membuat sinar ultraviolet-B berbahaya bisa masuk melewati atmosfer. Sinar inilah yang menyebabkan kanker kulit, katarak, dan kerusakan sistem kekebalan tubuh. WMO memperingatkan warga dunia mewaspadainya. [mor]
William & Kate Menuju Istana Buckingham
Senyum bahagia mengembang dari bibir William dan Kate. Sementara ribuan warga mengabadikan momen ini dengan kamera yang dibawanya (Getty Images).
Thursday, 28 April 2011
Weits...Fatah-Hamas Berdamai, Washington Ancam Putus Bantuan Finansial
REPUBLIKA.CO.ID,Sejumlah anggota Kongres Amerika Serikat geram menyikapi kesepakatan damai antara Fatah dan Hamas dan mengancam bahwa hal itu akan berdampak buruk pada bantuan finansial Amerika kepada Otorita Ramallah.
Koran Haaretz terbitan Israel Kamis (28/4) menulis, Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri Kongres Amerika Serikat, Ileana Ros-Lehtinen, dalam konferensi persnya mengatakan, "Arti dari penandatanganan kesepakatan antara Fatah dan Hamas adalah bahwa gerakan muqawama (Hamas) akan menjadi bagian dari pemerintah Otorita Ramallah. Dan oleh karena itu, pajak dari warga Amerika Serikat tidak boleh dikucurkan untuk membantu pihak yang mengancam keamanan Amerika Serikat kepentingannya, serta keamanan Israel dan juga para sekutu Amerika."
Ditambahkannya, para pejabat Palestina khususnya Mahmoud Abbas sekali lagi membuktikan bahwa mereka tidak mendukung "proses perdamaian" dan berpihak kepada kelompok yang menginginkan kehancuran Israel.
Di lain pihak, Gary Ackerman, anggota Kongres dari partai Demokrat, menilai kesepakatan Fatah dan Hamas itu sebagai sebuah tragedi yang mungkin akan berujung pada tewasnya orang-orang Zionis "tak berdosa".
Sejak pertengahan dekade 90, Amerika Serikat secara rutin menyalurkan bantuan sebesar 3,5 miliar dolar kepada Otorita Palestina pimpinan Mahmoud Abbas.
Kesepakatan damai antara Fatah dan Hamas di Mesir (27/4) merupakan mimpi buruk bagi para pejabat Israel dan Amerika Serikat yang selama ini berusaha memecah belah gerakan muqawama Palestina. Kesepakatan tersebut akan mengakhiri seluruh konflik internal Fatah-Hamas dan akan membuka jalan bagi pembentukan pemerintahan independen Palestina.
Koran Haaretz terbitan Israel Kamis (28/4) menulis, Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri Kongres Amerika Serikat, Ileana Ros-Lehtinen, dalam konferensi persnya mengatakan, "Arti dari penandatanganan kesepakatan antara Fatah dan Hamas adalah bahwa gerakan muqawama (Hamas) akan menjadi bagian dari pemerintah Otorita Ramallah. Dan oleh karena itu, pajak dari warga Amerika Serikat tidak boleh dikucurkan untuk membantu pihak yang mengancam keamanan Amerika Serikat kepentingannya, serta keamanan Israel dan juga para sekutu Amerika."
Ditambahkannya, para pejabat Palestina khususnya Mahmoud Abbas sekali lagi membuktikan bahwa mereka tidak mendukung "proses perdamaian" dan berpihak kepada kelompok yang menginginkan kehancuran Israel.
Di lain pihak, Gary Ackerman, anggota Kongres dari partai Demokrat, menilai kesepakatan Fatah dan Hamas itu sebagai sebuah tragedi yang mungkin akan berujung pada tewasnya orang-orang Zionis "tak berdosa".
Sejak pertengahan dekade 90, Amerika Serikat secara rutin menyalurkan bantuan sebesar 3,5 miliar dolar kepada Otorita Palestina pimpinan Mahmoud Abbas.
Kesepakatan damai antara Fatah dan Hamas di Mesir (27/4) merupakan mimpi buruk bagi para pejabat Israel dan Amerika Serikat yang selama ini berusaha memecah belah gerakan muqawama Palestina. Kesepakatan tersebut akan mengakhiri seluruh konflik internal Fatah-Hamas dan akan membuka jalan bagi pembentukan pemerintahan independen Palestina.
Redaktur: Krisman Purwoko
Sumber: IRIB/MZ/Haaretz
Hal-hal yang Harus Diwaspadai Turis di Bangkok
Oleh Cattleya Jaruthavee
Anda berencana datang ke Thailand? Lihatlah lebih jauh dari sekadar senyuman selamat datang dan ingat-ingatlah tips dari orang lokal ini.
Sekilas, penduduk Thailand tampak santai dan ramah. Apalagi negara kami dikenal dengan julukan Land of Smiles.
Sekilas, penduduk Thailand tampak santai dan ramah. Apalagi negara kami dikenal dengan julukan Land of Smiles. Tetapi setelah dua dekade mengalami langsung kehidupan di Bangkok, saya belajar untuk tidak terperdaya oleh semua orang yang datang ke saya sambil tersenyum lebar.
Selain harus waspada terhadap cara-cara penduduk lokal, ada beberapa nasihat yang sudah biasa Anda dengar, seperti pastikan jajanan yang Anda beli dimasak dengan benar dan hindari gang-gang gelap pada malam hari.
Polisi memang seharusnya mendenda orang yang membuang sampah sembarangan, meski mereka jarang melakukannya — kecuali jika Anda tiba-tiba berada di sebuah razia yang sengaja memerangkap para turis, dan kemudian meminta mereka membayar denda secara tunai.
Saya pernah menyaksikan pasangan asal Rusia yang didenda karena menjatuhkan rokok ke saluran pembuangan air.
Secara hukum, pasangan Rusia itu memang salah. Tapi, meski jalanan Bangkok penuh dengan sampah, Anda akan jarang melihat penduduk lokal didenda.
Menyasar para turis adalah cara mudah untuk mendapat beberapa dolar dari para pengunjung. Dan yang semakin menyusahkan lagi, sangat sedikit terdapat asbak di jalanan.
Harian The Bangkok Post pun sempat meluncurkan liputan investigasi tentang kelakuan para polisi rokok ini.
Kebanyakan tuk-tuk ini aman, tapi Anda harus menghindari pengendara yang menawarkan harga sangat murah. "Empat puluh baht, seharian, saya antar Anda ke mana saja!"
Jika Anda bilang iya, maka Anda akan dibawa ke beberapa kuil, lalu ke sebuah restoran tempat Anda bisa makan siang. Si supir akan mendapat komisi karena telah membawa Anda. Tidak masalah, sih.
Sampai kemudian Anda akan dibawa ke “toko batu permata”, bahkan ketika Anda berkeras tidak tertarik untuk belanja. Para pengemudi tuk-tuk ini akan mendapat kupon untuk bensin atau komisi dari tempat-tempat seperti ini sementara Anda menghabiskan waktu melihat-lihat barang-barang tak berharga. Anda masih beruntung jika hanya rugi waktu.
Agar Anda menikmati naik tuk-tuk tanpa harus khawatir akan tipuan semacam ini, dekati atau berhentikan tuk-tuk daripada Anda menerima tawaran dari pengemudi yang mendekati Anda.
Setelah Anda memberi tahu tujuan Anda, tetapkan harga yang Anda sepakati sebelum menaiki tuk-tuk.
Anda berencana datang ke Thailand? Lihatlah lebih jauh dari sekadar senyuman selamat datang dan ingat-ingatlah tips dari orang lokal ini.
Sekilas, penduduk Thailand tampak santai dan ramah. Apalagi negara kami dikenal dengan julukan Land of Smiles.
Sekilas, penduduk Thailand tampak santai dan ramah. Apalagi negara kami dikenal dengan julukan Land of Smiles. Tetapi setelah dua dekade mengalami langsung kehidupan di Bangkok, saya belajar untuk tidak terperdaya oleh semua orang yang datang ke saya sambil tersenyum lebar.
Selain harus waspada terhadap cara-cara penduduk lokal, ada beberapa nasihat yang sudah biasa Anda dengar, seperti pastikan jajanan yang Anda beli dimasak dengan benar dan hindari gang-gang gelap pada malam hari.
1. Polisi rokok
Biasanya, polisi Bangkok akan sangat membantu jika Anda bertanya arah jalan atau saat habis kecopetan. Tetapi, Polisi Metropolitan Bangkok, yang bisa Anda kenali dari tanda hijau di bagian lengan, dilaporkan telah berubah jadi kurang ramah dalam beberapa bulan terakhir.Polisi memang seharusnya mendenda orang yang membuang sampah sembarangan, meski mereka jarang melakukannya — kecuali jika Anda tiba-tiba berada di sebuah razia yang sengaja memerangkap para turis, dan kemudian meminta mereka membayar denda secara tunai.
Saya pernah menyaksikan pasangan asal Rusia yang didenda karena menjatuhkan rokok ke saluran pembuangan air.
Secara hukum, pasangan Rusia itu memang salah. Tapi, meski jalanan Bangkok penuh dengan sampah, Anda akan jarang melihat penduduk lokal didenda.
Menyasar para turis adalah cara mudah untuk mendapat beberapa dolar dari para pengunjung. Dan yang semakin menyusahkan lagi, sangat sedikit terdapat asbak di jalanan.
Harian The Bangkok Post pun sempat meluncurkan liputan investigasi tentang kelakuan para polisi rokok ini.
2. Pengemis yang dikendalikan jaringan mafia
Kebanyakan pengemis di Bangkok dikendalikan jaringan mafia, atau oleh para orangtua yang mempergunakan anak-anak mereka sebagai alat untuk menarik simpati dan uang. Meski para pengemis ini tampak menyedihkan, berusahalah untuk tidak memberi uang, karena ini akan membuat siklus jahat terus berlanjut.3. Pengendara tuk-tuk yang mengambil keuntungan
Tuk-tuk beroda tiga adalah alat transportasi paling khas Bangkok.Kebanyakan tuk-tuk ini aman, tapi Anda harus menghindari pengendara yang menawarkan harga sangat murah. "Empat puluh baht, seharian, saya antar Anda ke mana saja!"
Jika Anda bilang iya, maka Anda akan dibawa ke beberapa kuil, lalu ke sebuah restoran tempat Anda bisa makan siang. Si supir akan mendapat komisi karena telah membawa Anda. Tidak masalah, sih.
Sampai kemudian Anda akan dibawa ke “toko batu permata”, bahkan ketika Anda berkeras tidak tertarik untuk belanja. Para pengemudi tuk-tuk ini akan mendapat kupon untuk bensin atau komisi dari tempat-tempat seperti ini sementara Anda menghabiskan waktu melihat-lihat barang-barang tak berharga. Anda masih beruntung jika hanya rugi waktu.
Agar Anda menikmati naik tuk-tuk tanpa harus khawatir akan tipuan semacam ini, dekati atau berhentikan tuk-tuk daripada Anda menerima tawaran dari pengemudi yang mendekati Anda.
Setelah Anda memberi tahu tujuan Anda, tetapkan harga yang Anda sepakati sebelum menaiki tuk-tuk.
4. Harga dua lapis
Kios-kios di pasar yang menjual pakaian dan aksesoris selalu menetapkan harga lebih tinggi bagi turis. Sebenarnya tidak banyak yang bisa Anda lakukan kecuali menawar sampai harga terendah. Jangan lupa juga bandingkan harga dari beberapa toko sebelum memutuskan membeli. Anda bisa pergi setiap saat — kebanyakan penjual akan menyerah jika harga yang Anda tawar cukup masuk akal.Wednesday, 27 April 2011
Pembunuh Asli Nasrudin Mengaku Lewat Surat
Antasari Azhar (Foto: Koran Sindo)
Lamtiur Kristin Natalia Malau - Okezone
JAKARTA - Di tengah kerja tim eksaminasi kasus Antasari Azhar yang dibentuk Komisi Yudisial (KY), ada surat kaleng yang diterima oleh tim kuasa hukum Daniel Daen Sabon.
Daniel merupakan terpidana penembakan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen.
“Iya, suratnya kami terima tanggal 17 April 2011,” kata MM Ardy Mbalembout, salah seorang kuasa hukum Daniel, saat dihubungi okezone, Rabu (27/4/2011).
Kata Mbalembout, surat tanpa nama pengirim tersebut berisi pengakuan seseorang yang katanya adalah pelaku penembakan yang sebenarnya.
“Suratnya diketik dan dikirim melalui pos ke kantor,” tambahnya.
Antasari Azhar yang adalah mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), divonis 18 tahun penjara karena terbukti melakukan pembunuhan terhadap Nasruddin Zulkarnaen.
Vonis tersebut jauh lebih ringan dari tuntutan hukuman mati yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Stop Vaksin, Kembali ke Pengobatan Ala Nabi
Alhamdulillah, Sharia4Indonesia kembali menggelar acara untuk mengajak umat Islam kembali kepada syariat Islam. Sharia4Indonesia-Divisi Pelayanan Umat Bidang Kesehatan menggelar Bazaar, Bedah Buku, dan Pelayanan Kesehatan Islami pada hari Sabtu s/d Ahad (30 April – 1 Mei 2011) di Prizma Islamic Bookstore, Ciputat. Puncak acara rencananya akan digelar pada tanggal 14 Mei 2011 berupa aksi di Bunderan HI, Jakarta.
Berawal dari keprihatinan
Informasinya, pada tahun 2014 menteri kesehatan RI Endang Rahayu Sedyaningsih menargetkan pencapaian Universal Child Immunization (UCI) di seluruh desa atau kelurahan di Indonesia mencapai 100 % atau 90 % dari seluruh bayi yang ada. Pemberian imunisasi dasar diberikan pada usia bayi 0 sampai 11 bulan. “Tanpa imunisasi, anak-anak mudah terserang berbagai penyakit, cacat, dan kematian, sebutnya dalam pembukaan rapat konsultasi Nasional Imunisasi di Grand Ballroom Hotel Hilton, Selasa (8/6/2010).
Padahal, Mayoritas rakyat Indonesia tidak mengetahui akan bahaya imunisasi dengan berbagai macam vaksin yang telah beredar. Imunisasi yang sudah diterapkan sejak tahun 60-an di republik ini dalam perkembangannya banyak menimbulkan korban, cacat, sakit dan kematian. Ini bukan saja terjadi di negeri ini, namun juga di seluruh dunia.
Faktanya, sampai hari ini belum ada transparasi dari produsen vaksin, belum ada ketegasan dari pembuat kebijakan dan belum ada respon dari masyarakat kedokteran tentang beberapa hal penting berikut, yakni : Halalkah vaksin yang ada di negeri ini ? Perlukah vaksinasi dan Amankah? Apakah ada konspirasi di balik vaksin atau imunisasi ? Apa solusi dari vaksin ? Bagaimana sehat ala Nabi SAW?
eramuslim.com
Monday, 25 April 2011
AWAS AIDS
HIV adalah salah satu virus yang mematikan dan tidak dapat disembuhkan. HIV pada umumnya disebabkan oleh hubungan sex yang sering berganti2 dengan kata lain penyajkit kutukan...
APAKAH ANDA MENGALAMI GEJALA SEPERTI INI ???
JIKA YA BERARTI ANDA TINGGAL TUNGGU HARI KEMATIAN ANDA SAJA???....Hati - Hati!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)



















