Thursday, 28 January 2016
KEJANGGALAN PASCA BOM SARINAH, BANYAK KASUS DILUPAKAN
Masalah-masalah maupun atau sebagian kalangan mengatakan sudah termasuk kategori kasus-kasus besar yang tenggelam pasca bom sarinah yang mau tidak mau perhatian publik menjadi lebih ke arah peristiwa itu dan seperti biasa bakal bersambung/beritanya.
Masalah-masalah maupun kasus-kasus yang tenggelam dan kemudian mungkin akan dilupakan publik diantaranya adalah, hakim yang dari ucapannya seakan pro para pengusaha pembakar hutan yang sampai sekarang belum tuntas, dan kemarin presiden Jokowi sampai mengancam aparat yang berkongkalingkong dengan para pengusaha terkait kebakaran yang disengaja itu demi memenuhi keserakahan kapitalis. Apakah Jokowi serius atau gertak sambel untuk pencitraan?
Kemudian opa minta saham (keluarga RI 2 menemui petinggi freeport), kepolisian dan kejaksaan bereaksi saat kasus papa minta saham yang menjatuhkan Setnov, namun melempem terkait opa minta saham yang mulai menggelinding di media massa dan medsos.
Lalu kasus penganiayaan pembantu yang diduga dilakukan anggota DPR RI Ivan Haz yang kata sebagian kalangan anak mantan RI 2 itu ada di kubu Romahurmuzy. Ini juga tenggelam.
Lanjut yang paling dekat dengan kejadian bom adalah mulai menggelindingnya dan membesarnya berita terkait Yusri Isnaeni yang dituduh maling oleh Ahok dengan kata-kata kasar. Mantan anggota DPR RI ini masih berambisi menjadi Gubernur DKI dan tentu saja para sponsor masih berharap itu, dan timnya terus 'membombardir' media dengan berbagai aktivitas yang sengaja untuk menutupi.
http://news.beritakaliber.com/all/2016/01/23/kejanggalan-pasca-bom-sarinah-/3455345/
Menpan-RB Diminta Segera Angkat Tenaga Honorer
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi II DPR RI Sa’duddin mendesak Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi untuk segera mengangkat Tenaga Honorer Kategori 2 (THK 2) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Menurut Sa'duddin, berdasarkan hasil Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Kemenpan-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) pada 15 September 2015, telah disepakati bahwa THK 2 yang berjumlah 439.956 akan segera diangkat secara bertahap menjadi CPNS.
"Disepakati pengangkatan dimulai dari tahun 2016 hingga 2019," jelas Sa’duddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (27/1).
Namun, melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II pada 20 Januari 2016 lalu, mendadak Menpan-RB Yudi Chrisnandi menyatakan tidak bisa mengangkat THK 2 menjadi CPNS. Menurut Sa'duddin, alasan Kemenpan-RB mengambil langkah tersebut adalah karena masalah anggaran dan juga UU ASN.
Atas langkah itu Sa'duddin menegaskan bahwa Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini akan mengirimkan surat resmi yang ditujukan kepada Menpan-RB Yudy Chrisnandi untuk segera mengangkat THK 2 ini menjadi CPNS.
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/01/28/o1mguu377-menpanrb-diminta-segera-angkat-tenaga-honorer
Menurut Sa'duddin, berdasarkan hasil Rapat Kerja Komisi II DPR RI dengan Kemenpan-RB, Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) pada 15 September 2015, telah disepakati bahwa THK 2 yang berjumlah 439.956 akan segera diangkat secara bertahap menjadi CPNS.
"Disepakati pengangkatan dimulai dari tahun 2016 hingga 2019," jelas Sa’duddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (27/1).
Namun, melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II pada 20 Januari 2016 lalu, mendadak Menpan-RB Yudi Chrisnandi menyatakan tidak bisa mengangkat THK 2 menjadi CPNS. Menurut Sa'duddin, alasan Kemenpan-RB mengambil langkah tersebut adalah karena masalah anggaran dan juga UU ASN.
Atas langkah itu Sa'duddin menegaskan bahwa Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini akan mengirimkan surat resmi yang ditujukan kepada Menpan-RB Yudy Chrisnandi untuk segera mengangkat THK 2 ini menjadi CPNS.
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/16/01/28/o1mguu377-menpanrb-diminta-segera-angkat-tenaga-honorer
Fantastis, Tabungan Bandar Narkoba Oma Yola Rp 14,2 M Setahun
Liputan6.com, Jakarta - Jajaran Polda Metro Jaya telah menyita 3 buku rekening bank milik Oma Yola, terduga bandar narkoba di Berlan, Matraman, Jakarta Timur. Tiga rekening tersebut berisi uang Rp 16,2 miliar.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Eko Daniyanto mengatakan, uang tersebut sangat fantastis dibandingkan kondisi kehidupan Mami Yola yang sederhana.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Eko Daniyanto mengatakan, uang tersebut sangat fantastis dibandingkan kondisi kehidupan Mami Yola yang sederhana.
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur tengah menelusuri perputaran uang Oma Yola.
"Tiga buku tabungan atau rekening sudah disita. Saat ini sudah kami serahkan ke Satres Narkoba Jakarta Timur. Sedang pendalaman dan memang luar biasa perputaran uangnya sampai miliaran," kata Eko di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (27/1/2016),
Eko menjelaskan, arah penelusuran rekening Oma Yola akan difokuskan ke Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Rincian isi 3 rekening tersebut adalah Rp 2 miliar pada 2014, Rp 14 miliar dan Rp 200 juta pada 2015.
"2014 Ada 1 rekening di atas Rp 2 miliar. Kemudian 2015 ada 1 rekening Rp 14 miliar. Satu lagi sekitar Rp 200 juta. Ini sedang didalami kemana putarannya. Nanti penyidik dalami ke TPPU," terang dia.
"Tiga buku tabungan atau rekening sudah disita. Saat ini sudah kami serahkan ke Satres Narkoba Jakarta Timur. Sedang pendalaman dan memang luar biasa perputaran uangnya sampai miliaran," kata Eko di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (27/1/2016),
Eko menjelaskan, arah penelusuran rekening Oma Yola akan difokuskan ke Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Rincian isi 3 rekening tersebut adalah Rp 2 miliar pada 2014, Rp 14 miliar dan Rp 200 juta pada 2015.
"2014 Ada 1 rekening di atas Rp 2 miliar. Kemudian 2015 ada 1 rekening Rp 14 miliar. Satu lagi sekitar Rp 200 juta. Ini sedang didalami kemana putarannya. Nanti penyidik dalami ke TPPU," terang dia.
http://news.liputan6.com/read/2422466/fantastis-tabungan-bandar-narkoba-oma-yola-rp-142-m-setahun
Ikut penjaringan Pilgub DKI, Sandiaga ngaku diminta Prabowo
Merdeka.com - Pengusaha sukses yang juga Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno, sudah mendeklarasikan dirinya ikut maju bursa penjaringan Pilgub DKI. Sandiaga mengaku pilihannya untuk maju setelah diminta Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
"Pak prabowo meminta saya untuk bergabung membangun bangsa," kata Sandiaga di Hotel Sari Pan Pasific, Selasa (27/1).
Sandiaga sudah bergabung dengan Gerindra pada dua tahun lalu. Dia memutuskan melangkah jauh di dunia politik dan meninggalkan segara usaha yang dia rintis sejak lama.
"Saya dulu pengusaha di keuangan dan investasi. Alhamdulillah, saya tinggalkan usaha. Saya tinggalkan 18 perusahaan saya. Beliau (Prabowo) terima kasih, dan sudah jalan sampai sejauh ini," jelasnya.
Terkait penjaringan Pilgub DKI yang dilakukan Gerindra, dia menyambut baik. Dia pun mengaku akan mengikuti instruksi partai termasuk pencalonan Pilgub DKI.
"Enam bulan ke depan, waktu kita menangkap konstituen. Kontestasi ini demi Jakarta lebih baik. Saya patuh putusan partai. Bismillah, saya mengikuti pencalonan Pilgub DKI," pungkasnya.
http://www.merdeka.com/politik/ikut-penjaringan-pilgub-dki-sandiaga-ngaku-diminta-prabowo.html
"Pak prabowo meminta saya untuk bergabung membangun bangsa," kata Sandiaga di Hotel Sari Pan Pasific, Selasa (27/1).
Sandiaga sudah bergabung dengan Gerindra pada dua tahun lalu. Dia memutuskan melangkah jauh di dunia politik dan meninggalkan segara usaha yang dia rintis sejak lama.
"Saya dulu pengusaha di keuangan dan investasi. Alhamdulillah, saya tinggalkan usaha. Saya tinggalkan 18 perusahaan saya. Beliau (Prabowo) terima kasih, dan sudah jalan sampai sejauh ini," jelasnya.
Terkait penjaringan Pilgub DKI yang dilakukan Gerindra, dia menyambut baik. Dia pun mengaku akan mengikuti instruksi partai termasuk pencalonan Pilgub DKI.
"Enam bulan ke depan, waktu kita menangkap konstituen. Kontestasi ini demi Jakarta lebih baik. Saya patuh putusan partai. Bismillah, saya mengikuti pencalonan Pilgub DKI," pungkasnya.
http://www.merdeka.com/politik/ikut-penjaringan-pilgub-dki-sandiaga-ngaku-diminta-prabowo.html
Malas-malasan Bikin Anda Lebih Produktif, Ini Alasannya
Liputan6.com, Jakarta - Pernahkah Anda merasa tetap ingin bekerja di akhir pekan. Daripada memilih untuk bersantai, otak Anda justru disibukkan dengan membuat beberapato-do-list yang harus Anda selesaikan esok hari. Jika Anda sering merasakan hal ini, maka Anda sulit untuk menjadi orang produktif.
Profesir Georgetown dan penulis Cal Newport mengungkap, sindrom ini dapat menghambat Anda untuk bekerja lebih produktif. Mereka menyarankan bahwa jika Anda benar-benar fokus dalam suatu pekerjaan maka Anda harus belajar untuk bisa bersantai.
“Di akhir hari, Anda harus bisa benar-benar melepaskan diri dari jeratan pekerjaan. Jangan mengecek email setelah makan malam, jangan membicarakan pekerjaan, dan jangan membuat to-do-list untuk esok hari,” tulis newport.
Dalam beberapa kesempatan, Anda mungkin diharuskan untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada diluar batas waktu yang telah ditentukan. Untuk menanggulangi hal ini, cobalah untuk mengerjakannya di kantor. Jangan membawa pekerjaan tersebut ke rumah, karena hanya akan mengganggu waktu istirahat Anda.
Melansir laman Business Insider, Rabu (27/1/2016), Psikolog dari Florida State University mengungkap, studi yang dilakukan tahun 2011 telah menunjukkan perasaan tidak dapat lepas dari pekerjaan justru dapat mengurangi produktivitas yang akhirnya membuat Anda menjadi benar-benar tidak bisa menyelesaikannya.
Untuk itu, Newport menganjurkan menghabiskan 10 hingga 15 menit dalam sehari untuk menyisir beberapa pekerjaan yang sudah mampu Anda lengkapi dan yang belum sempat dikerjakan. Hal ini dapat memberikan stimulus pada otak Anda agar benar-benar bisa melepaskan diri dari pekerjaan yang ada.
Sesampainya dirumah, maksimalkanlah waktu yang Anda miliki untuk melakukan hal lain selain memikirkan mengenai pekerjaan di kantor. Hal ini dapat memaksimalkan kemampuan otak untuk menyerap seluruh informasi yang Anda dapatkan pada hari itu.
Lebih lanjut Newport juga menjelaskan bahwa waktu istirahat ini hanya dapat dilakukan diluar waktu pekerjaan yang dimiliki. Aktivitas istirahat ini pun tidak harus dilakukan dengan biaya mahal.
Berjalan di luar ruangan ataupun mendengarkan musik yang menenangkan dapat Anda lakukan untuk meningkatkan mood Anda setelah seharian bekerja. (Vna/Ndw)
http://bisnis.liputan6.com/read/2421049/malas-malasan-bikin-anda-lebih-produktif-ini-alasannya
10 Proyek Spektakuler Termahal di Dunia
Liputan6.com, Jakarta - Membangun sebuah proyek infrastruktur memerlukan biaya yang tidak sedikit. Namun, bagi sebuah negara, infrastruktur adalah sebuah syarat untuk menggerakkan ekonomi. Pada akhirnya, negara tersebut jadi negara berkembang dan maju.
Tapi lagi-lagi, tak ada infrastruktur jika tak ada uang. Semakin bagus infrastruktur baik itu sarana transportasi, jalan tol, gedung bertingkat, hingga satelit di sebuah negara, semakin berkembang pula negara itu, dan terkadang semakin banyak juga biaya yang harus dikeluarkan. Tak jarang pembangunan infrastruktur juga butuh banyak pinjaman.
Bicara soal mahal, ada sejumlah pembangunan proyek konstruksi atau infrasruktur termahal di dunia. Seperti dilansir dari The Richest, Selasa (5/1/2016), berikut daftar 10 proyek infrastruktur spektakuler termahal di dunia:
10. The Channel Tunnel
Proyek kereta bawah tanah yang juga disebut Chunnel ini adalah proyek termahal ke-10 dalam daftar. Chunnel dibangun Terowongan membentang di bawah bentangan air antara pantai selatan Inggris dan pantai utara Perancis.
Proyek ini menelan biaya US$ 22,4 miliar atau sekitar Rp 309,6 triliun jika dikonversi ke kurs sekarang (Rp 13.825 per dolar AS). Tak heran kereta bawah tanah ini adalah proyek yang mahal. Bahkan pembangunan proyek ini melibatkan 15 perusahaan Perancis dan Inggris.
Terowongan mulai dilubangi pada 1988, dan di 1994 proyek ini mulai beroperasi. Namun sayang, kala dibangun proyek ini memakan korban 10 orang pekerja.
Channel Tunnel terdiri dari tiga bagian: dua rel terowongan dengan diameter 25 feet, dan satu layanan terowongan dengan diameter 16 feet. Setiap rentang panjangnya 31 mil di bawah tanah.
9. The Big Dig
Perencanaan hingga pembangunan Big Dig memakan biaya sekitar US$ 23,1 miliar atau sekitar Rp 319,9 triliun. Proyek ini harus dilakukan dengan pembuatan jalur kembali di beberapa jalan raya utama di wilayah Boston. Arteri utama dari jaringan jalan di daerah, Route I-93, dialihkan untuk langsung ke bawah jantung kota.
Proyek ini terganjal dengan masalah keuangan dan administrasi, termasuk beberapa kelemahan desain utama yang harus dibayar negara sekitar US$ 400 juta. Tragisnya, konstruksi memakan satu korban jiwa, ketika beton jatuh ke mobil dari langit-langit Channel Tunnel Fort Point.
Banyak kendala yang menhadang proyek ini, termasuk beberapa kapal yang karan yang harus diperiksa sebelum dipindahkan. Alhasil, pembangunan proyek ini molor 10 tahun dari jadwal yang ditetapkan.
LANJUT KESINI AJA GAN.... http://bisnis.liputan6.com/read/2404410/10-proyek-spektakuler-termahal-di-dunia
Bom Istanbul, Dunia Tak Sereaktif Peristiwa Paris
MerahPutih Timur Tengah - Turki berduka cita setelah peristiwa bom bunuh diri yang diduga dilakukan oleh ISIS, di kawasan wisata dunia, area Sultanahmet, Kompleks Hagia Sophia, Istanbul, Selasa (12/1) pukul 10.20 waktu setempat. Ledakan tersebut menyebabkan 11 korban jiwa, 15 orang luka-luka. Sebagian besar korban tewas warga negara Jerman.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, serangan di jantung wisata Istanbul dilakukan oleh pengebom bunuh diri asal Suriah. Dengan insiden tersebut, Erdogan menyatakan harus ada kerja sama untuk menghadapi teror.
Di dunia maya, peristiwa bom bunuh diri di Istanbul tidak ramai menjadi perbincangan netizen. Di Twitter misalnya, beberapa hastagterkait peristiwa berdarah tersebut tidak menjadi tranding topicdunia.
"Gambar ini sudah dapat menjelaskan apa yang terjadi," kata seorang pengguna Twitter dalam bahasa Inggis, mengomentari sebuah gambar berisi bendera Perancis dan bendera Turki. Pada gambar itu, bendera Perancis bertanda "bunyi" seperti tanda padahandphone, sedangkan pada bendera Turki bertanda "silent".
Netizen membandingkan peristiwa berdarah di Turki dengan pemboman di Paris, Perancis beberapa waktu lalu.
Tak banyak gambaran empati ditemui di Twitter. Selain hastag #prayforistanbul yang dipakai, beberapa hastag disematkan pengguna Twitter untuk mengucapkan belasungkawa terhadap Turki, yaitu hastag #sultanahmed sebagai tempat kejadian, dan#istanbul.
Foto-foto yang diunggah netizen tidak seramai yang ditemui saat peristiwa Paris. Setidaknya itu yang dicuitkan salah satu netizen, "sekedar mengingatkan, yang dulu mendoakan Paris, sekarang doakan Turki juga ya. Jangan silent."
http://news.merahputih.com/timur-tengah/2016/01/14/bom-istambul-dunia-tak-sereaktif-peristiwa-paris/37334/
Jaringan Internasional, BNN Bongkar Penyimpanan Sabu Milik WNA di Jepara
Semarang, Aktual.com — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan narkoba jenis sabu-sabu seberat 300 kilogram kepemilikan WNA Paskitan, Muhammad Riaz (42), di desa Pekalongan RT 04/ RW 03 Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Penggeledahan yang dipimpin langsung Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, Rabu (27/1), sekitar pukul 13.10 WIB.
Petugas BNN yang dibantu aparat Polres Jepara melakukan penggeledahan lebih dari satu jam di sebuah gudang mebeler CV Jepara Raya Internasional milik Yun felizar alias Ujang (40 th). Dari hasil penggeledahan, petugas mendapati 192 unit mesin genset yang didalamnya ternyata terbungkus plastik yang rata-rata berisi sabu seberat 1,7-1,9 kilogram.
“Barang bukti sabu-sabu dipasok dari negara Pakistan ke Indonesia melalui pelabuhan Tanjung Mas Semarang,” ujar petugas BNN yang enggan disebutkan namanya.
Selanjutnya, kata dia, pelaku bergeser ke wilayah kabupaten Jepara yang disimpan sebuah gudang. Tersangka menyewa gudang mebeler atas kepemilikan CV Jepara Raya Internasional melalui penyewa bernama Didi Triyono (40), warga Perum Regency desaPekalongan RT 07/ RW 02 kecamatan Batealit Kabupaten Jepara.
Selain penyewa gudang yang ditetapkan tersangka, petugas juga menangkap Sarkadi (71), seorang kuli gudang tempat penyimpanan barang bukti.
Ia mengungkapkan, sabu-sabu yang dipasok ke Indonesia diduga merupakan jaringan antar negara. Diakui, bila jumlah narkoba yang diamankan tergolong kejahatan luar biasa.
“Untuk saat ini, tim dari BNN yang dibantu oleh Polres Jepara masih melakukan penghitungan barang bukti dan pengembangan tersangka lain,” ujar dia.
(Karel Stefanus Ratulangi)http://www.aktual.com/jaringan-internasional-bnn-bongkar-penyimpanan-sabu-milik-wna-di-jepara/
PDI-P: KPK Anggap DPR Kumpulan Bromocorah
Jakarta, Aktual.com — Anggota Komisi III dari Fraksi PDIP Masinton Pasaribu mempertanyakan ideologi yang diusung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab, ideologi ini akan mempengaruhi cara lembaga antirasuah itu dalam melakukan penindakan hukum.
“Karena menurut saya ideologi selama ini, KPK kalau ada di parlemen, parlemen dianggap sebagai kumpulan bromocorah,” ujar Masinton saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1)
Terkait hal itu, Masinton mencontohkan dengan insiden adu mulut yang terjadi antara Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan penyidik KPK beberapa waktu lalu. Saat itu DPR memprotes tindakan penyidik yang menyertakan pasukan Brimob bersenjata laras panjang.
“Seperti kemarin yang dipertontonkan membawa senjata laras panjang, padahal DPR punya pengamanan berlapis-lapis. Kaya nggak tahu SOP-nya. Apakah dengan menganggap DPR kumpulan bromocorah, tindakan seperti itu sah-sah saja?” Ketusnya.
Menurutnya, jika KPK menganggap DPR sebagai institusi negara, maka penggeledahan tidak akan berlangsung seperti itu.
“Kalau mau digeledah monggo. Nggak perlu gaya-gaya seperti ini. Nanti bisa saja menteri lagi rapat kabinet, dengan dalih hukum maka akan seperti itu juga,” tandasnya.
(Wahyu Romadhoni)http://www.aktual.com/pdi-p-kpk-anggap-dpr-kumpulan-bromocorah/
Kisah Haru Mengentaskan Anak Jalanan Hingga Berurusan dengan Polisi
Tak banyak orang yang memiliki kepedulian tinggi terhadap anak-anak jalanan. Andri Umamit sebaliknya. Ia betah hidup di jalanan demi mengentaskan nasib ‘adik-adiknya’.
Ika Fuji Rahayu, Ternate – Malut Post (Grup JPNN)
Malut Post membuat janji bertemu Andri Umamit di pusat kota, tepatnya di Pusat Kuliner Belakang Mall Jatiland Ternate, tempat ia dan para anak jalanan biasa mangkal. Hari mulai malam. Tak perlu menunggu lama, Andri muncul bersama dua ‘adik-adiknya’, Uli dan Aki.
Andri bertubuh tinggi dan kurus, berambut gimbal, dan memanggul sebuah ransel lusuh. “Ini Uli dan Aki, mereka sudah seperti adik-adik saya sendiri. Teman-teman yang lain masih sedang mengaji,” katanya memperkenalkan.
Ya, bagi Andri, anak-anak yang hidup di jalanan seperti Uli dan Aki merupakan adik-adiknya. Ia makan bersama mereka, belajar bersama mereka, berkarya bersama mereka, hingga harus berurusan dengan polisi gara-gara mereka. Kepeduliannya yang tinggi terhadap anak-anak ini mendorongnya untuk mendirikan Komunitas Rumput Taky, sebuah wadah untuk mengentaskan anak jalanan.
“Waktu itu 2011. Namun lama sebelumnya saya sudah pernah merasakan hidup di jalanan di Pulau Jawa,” ujar pemuda berdarah campuran Sanana, Tidore, dan Makean ini.
Pengalaman hidup di jalanan membuatnya gelisah melihat makin banyaknya anak-anak di Kota Ternate yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka di jalan. Kegelisahannya beralasan. Anak-anak ini, yang sebagian besar hidup di areal Pasar Gamalama, rata-rata tak punya etika, mengisap lem aibon, tawuran, dan mencuri. Meskipun rata-rata masih memiliki orang tua, banyak di antara mereka telah putus sekolah.
“Saya sendiri dulunya pengisap lem. Teman-teman saya banyak yang mati karena itu. Saya tidak mau mereka-mereka ini bernasib sama,” katanya seraya menatap Uli dan Aki.
http://www.jpnn.com/read/2016/01/27/353078/Kisah-Haru-Mengentaskan-Anak-Jalanan-Hingga-Berurusan-dengan-Polisi-
Nasir Djamil: LGBT Tak Langgar Konstitusi Itu Menyesatkan
Suara.com - Pernyataan yang menyebut lesbian, gay, biseksual, dan transgender tidak melanggar HAM dengan dasar pasal-pasal tentang HAM dalam UUD 1945 merupakan pernyataan yang salah dan menyesatkan, demikian dikatakan anggota Komisi III Fraksi PKS Nasir Djamil.
Menurut anggota Fraksi PKS seringkali bab tentang HAM dalam UUD 1945 hanya dibaca mulai dari Pasal 28A sampai dengan Pasal 28I saja. Menurut dia banyak pasal yang tidak dibaca. Bab tentang HAM, katanya, sampai dengan Pasal 28J.
Pasal 28J menyatakan: (1) Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (2) Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.
"Pasal 28J ini tegas bahwa setiap orang wajib menghormati HAM orang lain, dapat dibatasi dengan undang-undang sesuai pertimbangan moral, agama, keamanan, dan ketertiban," kata Nasir, Rabu (27/1/2015).
Itu sebabnya, menurut Nasir, banyak pegiat HAM di Indonesia melupakan Pasal 28J. Padahal, pasal tersebut kunci bangsa Indonesia menghormati HAM. Kebebasan HAM di Indonesia, katanya, bukan sebebas-bebasnya, tapi dibatasi oleh kewajiban asasi manusia (Pasal 28J).
"Lihatlah sejarah dimasukkannya Pasal-Pasal HAM dalam UUD 1945. Dimulai dari TAP MPR No. 17 Tahun 1998, menyatakan bahwa pandangan bangsa Indonesia tentang HAM adalah adanya penegasan kewajiban asasi manusia bagian yang melekat bagi diri manusia disamping HAM itu sendiri. Jadi kewajiban asasi manusia adalah kewajiban untuk menghormati HAM orang lain," katanya.
Berangkat dari lahirnya TAP, kata dia, diterbitkanlah UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM. Dalam UU ini dinyatakan beberapa hal yang substansinya senafas dengan TAP Nomor 17 tahun 1998. Pasal-pasal tersebut dimasukkan dalam satu bab tersendiri dalam konstitusi ketika Perubahan UUD 1945 yang menyeimbangkan jaminan HAM dan pembatasannya, kata Nasir.
Nasir menambahkan sebagai perbandingan, dia meminta agar pegiat HAM belajar pada Putusan MK Nomor 2-3/PUU-V/2007 tentang uji materi UU Narkotika terkait hukuman mati.
Menurut dia kalau dilihat secara kasat mata, hak hidup berdasar Pasal 28I ayat (1) adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam bentuk apapun (non derogable rights).
"Ini artinya hukuman mati seharusnya bertentangan dengan pasal tersebut, tapi dengan nalar dan pertimbangan yang sangat cerdas, MK menyatakan bahwa hukuman mati itu konstitusional karena Pasal 28I ini juga harus merujuk Pasal 28J, sehingga hukuman mati adalah sah dan tidak bertentangan dengan UUD 1945. Dengan demikian tidak boleh itu menafikan Pasal 28J UUD 1945," kata Nasir.
"Jadi kalau ada aktivis yang menyatakan LGBT itu adalah HAM, sepertinya belum tuntas membaca pasal-pasal HAM dalam UUD 1945," Nasir menambahkan.
Menurut Nasir ada persoalan mengapa LGBT harus dilarang memasuki ranah dunia pendidikan.
Nasir mengatakan sudah jelas dalam Pasal 31 ayat 3 UUD 1945 bahwa pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur undang-undang. Juga Pasal 31 Ayat (5) UUD 1945 bahwa pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. Hal tersebut juga dikongkretkan dalam UU 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
"Nah dari situ jelas bahwa sistem pendidikan nasional maupun pengembangan iptek di Indonesia itu dipengaruhi oleh nilai-nilai agama untuk mencapai derajat iman dan takwa sesuai Pancasila sebagai ideologi bangsa. Jadi wajar kalau LGBT yang tidak sesuai kodrat manusia dan ajaran agama itu dilarang masuk ke dunia pendidikan," katanya.
http://www.suara.com/news/2016/01/27/191611/nasir-djamil-lgbt-tak-langgar-konstitusi-itu-menyesatkan?utm_source=suara.com&utm_medium=berita-terkait&utm_campaign=berita-terkait-bawah
Dituduh Korupsi Triliunan, Ahok Dilaporkan FPI ke Polda
TEMPO.CO, Jakarta - Front Pembela Islam (FPI) hari ini, Senin 7 September 2015, melaporkan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), ke Polda Metro Jaya. Mereka menuding Gubernur Ahok terlibat sejumlah kasus dugaan korupsi.
Menurut Ja'far Shodiq, Wakil Ketua DPP FPI Jakarta, organisasi mereka menduga ada aroma korupsi dalam tiga kasus di Ibu Kota. Dia lalu menyebut dugaan korupsi dalam penetapan nilai penyertaan modal penyerahan aset Pemprov DKI ke PT Transjakarta senilai 1,6 triliun.
Menurut Ja'far Shodiq, Wakil Ketua DPP FPI Jakarta, organisasi mereka menduga ada aroma korupsi dalam tiga kasus di Ibu Kota. Dia lalu menyebut dugaan korupsi dalam penetapan nilai penyertaan modal penyerahan aset Pemprov DKI ke PT Transjakarta senilai 1,6 triliun.
Baca juga:
Habis Soal Novanto,Wanita Seksi Ini Hebohkan Kampanye Trump?
Cerita Ahok, Soal Plesir DPR ke Luar Negeri Penuh Manipulasi
Kemudian, kata dia, kasus penyerahan aset Pemprov DKI berupa tanah seluas 230 meter untuk pembangunan apartemen senilai Rp 8,5 miliar.
"Kasus ketiga adalah kasus pengadaan tanah untuk RS Sumber Waras, yang sekarang diambil Pemprov," kata Shodiq. Ja'far Shodiq menuding ada permainan uang dalam proyek pengadaan tanah untuk RS Sumber Waras. "Data kami dari BPK," kata Shodiq.
Selama ini, Ahok tegas membantah semua temuan BPK soal kejanggalan seputar pembelian RS Sumber Waras.
EGI ADYATAMA
Habis Soal Novanto,Wanita Seksi Ini Hebohkan Kampanye Trump?
Cerita Ahok, Soal Plesir DPR ke Luar Negeri Penuh Manipulasi
Kemudian, kata dia, kasus penyerahan aset Pemprov DKI berupa tanah seluas 230 meter untuk pembangunan apartemen senilai Rp 8,5 miliar.
"Kasus ketiga adalah kasus pengadaan tanah untuk RS Sumber Waras, yang sekarang diambil Pemprov," kata Shodiq. Ja'far Shodiq menuding ada permainan uang dalam proyek pengadaan tanah untuk RS Sumber Waras. "Data kami dari BPK," kata Shodiq.
Selama ini, Ahok tegas membantah semua temuan BPK soal kejanggalan seputar pembelian RS Sumber Waras.
EGI ADYATAMA
http://metro.tempo.co/read/news/2015/09/07/214698563/dituduh-korupsi-triliunan-ahok-dilaporkan-fpi-ke-polda
Bareskrim bongkar judi beromzet ratusan juta perhari di Denpasar
Merdeka.com - Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri mengungkap kasus perjudian di Denpasar, Bali. Modus operasi judi cukup unik, yaitu permainan ketangkasan seperti game 'Timezone'.
Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Umar Surya Fana mengakui pihaknya kesulitan membongkar sindikat perjudian tersebut. Hal ini karena uang serta permainan yang digunakan untuk berjudi tidak terlihat secara gamblang.
"Kesulitan kita, kita tidak bisa melihat uang judinya. Jadi kita harus masuk dan menang dulu. Jadi kita bisa tahu cara penukaran uangnya," kata Umar di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/1).
Umar menuturkan, bagi pemain yang ingin bermain di arena itu, diharuskan membeli pin seharga Rp 50 ribu hingga Rp 2 juta. Setelah membeli pin tersebut, maka pemain dipersilakan bermain judi dengan beberapa permainan yang telah tersedia.
"Kalau kita menang lebih dari Rp 3 juta akan ditransfer, tinggal setor nomor rekening kita. Jadi kalau masih di bawah Rp 3 juta nanti dikasih barang, nanti barangnya ditukar uang," ujarnya.
Umar mengatakan dari hasil penggerebekan yang dilakukan pada 5 Januari 2016 lalu, polisi menciduk 30 orang. Mereka di antaranya adalah, pemilik, manajemen tempat judi serta para pemain.
"Ada 30 orang, 21 penonton, yang 9 pemilik dan manajemen," beber dia.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pemilik mengaku tempatnya baru beroperasi selama dua bulan. Hanya saja, omzet yang didapat setiap harinya cukup fantastis. Di mana omzet dari bisnis haram tersebut mencapai Rp 100 juta perhari.
"Kita lihat dari apa yang dimenangkan, dikali sekian orang yang bermain. Kemudian kita cocokkan dengan data yang ada dalam komputer milik manajemen yang kita sita," pungkas Umar.
Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Mabes Polri, Kombes Pol Umar Surya Fana mengakui pihaknya kesulitan membongkar sindikat perjudian tersebut. Hal ini karena uang serta permainan yang digunakan untuk berjudi tidak terlihat secara gamblang.
"Kesulitan kita, kita tidak bisa melihat uang judinya. Jadi kita harus masuk dan menang dulu. Jadi kita bisa tahu cara penukaran uangnya," kata Umar di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/1).
Umar menuturkan, bagi pemain yang ingin bermain di arena itu, diharuskan membeli pin seharga Rp 50 ribu hingga Rp 2 juta. Setelah membeli pin tersebut, maka pemain dipersilakan bermain judi dengan beberapa permainan yang telah tersedia.
"Kalau kita menang lebih dari Rp 3 juta akan ditransfer, tinggal setor nomor rekening kita. Jadi kalau masih di bawah Rp 3 juta nanti dikasih barang, nanti barangnya ditukar uang," ujarnya.
Umar mengatakan dari hasil penggerebekan yang dilakukan pada 5 Januari 2016 lalu, polisi menciduk 30 orang. Mereka di antaranya adalah, pemilik, manajemen tempat judi serta para pemain.
"Ada 30 orang, 21 penonton, yang 9 pemilik dan manajemen," beber dia.
Dari hasil pemeriksaan sementara, pemilik mengaku tempatnya baru beroperasi selama dua bulan. Hanya saja, omzet yang didapat setiap harinya cukup fantastis. Di mana omzet dari bisnis haram tersebut mencapai Rp 100 juta perhari.
"Kita lihat dari apa yang dimenangkan, dikali sekian orang yang bermain. Kemudian kita cocokkan dengan data yang ada dalam komputer milik manajemen yang kita sita," pungkas Umar.
[hhw]
http://www.merdeka.com/peristiwa/bareskrim-bongkar-judi-beromzet-ratusan-juta-perhari-di-denpasar.html
KABARNYA, RINI SOEMARNO JUAL SAHAM BUMN SYARIAH KE ASING
RMOL. Rini Soemarno kebali berulah. Menteri BUMN itu kabarnya menjual saham BUMN Syariah ke asing, yakni investor Timur Tengah.
Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ke depan, BSM (Bank Syariah Mandiri) akan mendapatkan tambahan modal dari mitra strategis dari Timur Tengah.
"Calonnya itu dari negara kawasan Arab," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Rabu (27/1).
Sebelumnya, yang sudah dijual sahamnya ke asing adalah BNI Syariah, yakni sebesar 20 persen.
Menurutnya, mitra strategis tersebut sudah disetujui oleh Kementerian BUMN. Kordinasi sepenuhnya juga diatur oleh kementerian itu untuk memastikan Bank Syariah BUMN mana yang lebih dulu mendapatkan tambahan modal dari mitra strategis itu.
"Koordinasi itu juga dilakukan untuk menghindari adanya aspek mengadu domba antar bank syariah BUMN,” imbuh Budi.
Namun sebelum BUMN dibagi sahamnya ke asing, tahun ini justru BSM akan disuntik modal oleh induknya, yaitu BMRI sebanyak Rp1 triliun. Langkah ini kami lakukan untuk memperkuat struktur permodalan BSM. Besarnya Rp1 triliun,” imbuh Direktur Keuangan BMRI, Kartika Wirjoatmadjo di tempat yang sama.
Sebelumnya, kata Budi, dulu pihaknya keberatan dengan tawaran dari asing itu. Namun setelah Kementerian BUMN terlibat dan sudah dikoordinasikan, semuanya susah hampir rampung. Semua koordinasinya ada di Kementerian BUMN,” ungkap dia. [sam]
Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), Budi Gunadi Sadikin mengatakan, ke depan, BSM (Bank Syariah Mandiri) akan mendapatkan tambahan modal dari mitra strategis dari Timur Tengah.
"Calonnya itu dari negara kawasan Arab," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Rabu (27/1).
Sebelumnya, yang sudah dijual sahamnya ke asing adalah BNI Syariah, yakni sebesar 20 persen.
Menurutnya, mitra strategis tersebut sudah disetujui oleh Kementerian BUMN. Kordinasi sepenuhnya juga diatur oleh kementerian itu untuk memastikan Bank Syariah BUMN mana yang lebih dulu mendapatkan tambahan modal dari mitra strategis itu.
"Koordinasi itu juga dilakukan untuk menghindari adanya aspek mengadu domba antar bank syariah BUMN,” imbuh Budi.
Namun sebelum BUMN dibagi sahamnya ke asing, tahun ini justru BSM akan disuntik modal oleh induknya, yaitu BMRI sebanyak Rp1 triliun. Langkah ini kami lakukan untuk memperkuat struktur permodalan BSM. Besarnya Rp1 triliun,” imbuh Direktur Keuangan BMRI, Kartika Wirjoatmadjo di tempat yang sama.
Sebelumnya, kata Budi, dulu pihaknya keberatan dengan tawaran dari asing itu. Namun setelah Kementerian BUMN terlibat dan sudah dikoordinasikan, semuanya susah hampir rampung. Semua koordinasinya ada di Kementerian BUMN,” ungkap dia. [sam]
http://ekbis.rmol.co/read/2016/01/28/233707/Kabarnya,-Rini-Soemarno-Jual-Saham-BUMN-Syariah-Ke-Asing-
Mobil Transparan Memukau
Luar biasa! Perkembangan teknologi yang dipadu dengan seni, menghasilkan suatu karya yang canggih, indah, unik dan tentu saja mengagumkan!
Mobil ini dipamerkan di ZF Friedrichshafen AG stand pameran di IAA Frankfurt Motor Show di Frankfurt, Jerman, pada Rabu, 16 September 2015. Frankfurt International Motor Show dimulai pada hari Kamis, dan hampir satu juta pengunjung diharapkan dapat melihat-lihat mobil-mobil keluaran terbaru dari teknologi otomotif. Lebih dari 1.000 peserta mengikuti pameran mobil berskala internasional ini, dalam ruangan setara luas 33 lapangan sepak bola.
Kereeen....
Saturday, 10 October 2015
Bocah Dalam Kardus, Polisi Masih Cari Satu Alat Bukti Lagi
Suara.com - Jajaran Polda Metro Jaya masih terus bergerak mengusut dan memburu tersangka pembunuhan Putri Nur Fauziah alias Eneng (9). Korban ditemukan tewas mengenaskan di dalam kardus pada Jum'at (2/10/2015) dijalan Sahabat, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.
"Kita tadi baru saja mengadakan rapat dengan Kapolda untuk gelar perkara. Dari masing-masing tim penyidik, dan tim pendukung untuk memaparkannya. Dari atas rekomendasi, kami masih harus mencukupi dan mencari satu alat bukti lagi," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Khrisna Murti di kantornya, Jakarta, Jum'at (9/10/2015) malam.
Karena kurangnya alat bukti, hingga saat ini polisi masih belum bisa menetapkan tersangka. "Diupayakan malam ini. Belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus PNF," ujarnya.
Polisi masih akan terus mencari dan mengumpulkan alat bukti lainnya guna untuk mencari tahu pelaku pembunuhan tragis tersebut. Rencananya, setelah cukup bukti identitas tersangka akan disampaikan langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian.
"Dari hasil malam ini besok akan dibawa rapat jam 13.00 WIB, dan kalo memang ketemu alat bukti lainnya. Pada Pukul 14.00 WIB Kapolda nanti yang akan menyampaikan langsung. Dan dari hasil BAP tentang pencabulan, nantinya kami akan kembangkan," ujarnya lagi.
"Masih belum cukup. Dan malam ini masih coba untuk mencukupi alat bukti lagi. Dan apabila nantinya didapatkan alat bukti, malam ini mudah-mudahan dan Itu janji Kapolda," tutup Khrisna.
(Nur Habibie)
http://www.suara.com/news/2015/10/10/020300/bocah-dalam-kardus-polisi-masih-cari-satu-alat-bukti-lagi
Pemerintah Bosnia Kabulkan Ekstradisi Otak Pembobol ATM di Indonesia
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri akan terbang ke Bosnia guna menjemput tersangka pembobol ATM bernama Iliev Dimitar Nikolov. Iliev merupakan pembobol rekening dari berbagai negara dan menarik uangnya di Indonesia.
Wakil Direktur Tipid Eksus Kombes Agung Setya mengatakan, Pemerintah Bosnia telah mengabulkan permohonan ekstradisi yang diajukan Bareskrim untuk menjemput Iliev.
"Dia melakukan kejahatan dengan cara menggandakan, skimming ATM korban yang berada di Eropa, kemudian oleh pelaku ditarik uang di berbagai tempat anjungan ATM di Bali," kata Agung dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (10/10/2015) pagi.
Jadwal penjemputan tersangka akan dilakukan 23 Oktober mendatang yang dipimpin langsung Direktur Tipid Eksus Brigjen Bambang Waskito.
Agung menjelaskan, Iliev yang merupakan warga negara Bulgaria. Dia menjadi otak dari kelompok dan sindikat pembobolan ATM di beberapa negara. Bersama komplotannya, Iliev membuat Indonesia masuk kategori negara yang dicurigai sebagai tempat pembobolan kartu ATM.
"Padahal pelakunya dari Eropa juga, dalam hal ini Bulgaria, pelaku lainnya telah ditangkap 7 Februari 2015 para pelaku menjadi buronan Europe Police karena kejahatannya, mereka merugikan masyarakat di berbagai negara di Eropa sangat besar," ujarnya.
Kejahatan perbankan dengan modus skimming bukan tergolong baru. Pada Z Februari lalu, Bareskrim berhasil Iliana Tzevetanovc (46), perempuan, warga negara Bulgaria dalam kasus pencurian uang nasabah warga negara asing. Dia tidak menyasar warga negara Indonesia meski aksi kejahatannya dilakukan di Bali.
"Rata-rata warga negara asing yang berlibur ke Bali baru akan sadar uang mereka hilang setelah kembali ke negara mereka," kata Rahmad di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (20/4) lalu.
(idh/ahy)
http://news.detik.com/berita/3041076/pemerintah-bosnia-kabulkan-ekstradisi-otak-pembobol-atm-di-indonesia
Wakil Direktur Tipid Eksus Kombes Agung Setya mengatakan, Pemerintah Bosnia telah mengabulkan permohonan ekstradisi yang diajukan Bareskrim untuk menjemput Iliev.
"Dia melakukan kejahatan dengan cara menggandakan, skimming ATM korban yang berada di Eropa, kemudian oleh pelaku ditarik uang di berbagai tempat anjungan ATM di Bali," kata Agung dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (10/10/2015) pagi.
Jadwal penjemputan tersangka akan dilakukan 23 Oktober mendatang yang dipimpin langsung Direktur Tipid Eksus Brigjen Bambang Waskito.
Agung menjelaskan, Iliev yang merupakan warga negara Bulgaria. Dia menjadi otak dari kelompok dan sindikat pembobolan ATM di beberapa negara. Bersama komplotannya, Iliev membuat Indonesia masuk kategori negara yang dicurigai sebagai tempat pembobolan kartu ATM.
"Padahal pelakunya dari Eropa juga, dalam hal ini Bulgaria, pelaku lainnya telah ditangkap 7 Februari 2015 para pelaku menjadi buronan Europe Police karena kejahatannya, mereka merugikan masyarakat di berbagai negara di Eropa sangat besar," ujarnya.
Kejahatan perbankan dengan modus skimming bukan tergolong baru. Pada Z Februari lalu, Bareskrim berhasil Iliana Tzevetanovc (46), perempuan, warga negara Bulgaria dalam kasus pencurian uang nasabah warga negara asing. Dia tidak menyasar warga negara Indonesia meski aksi kejahatannya dilakukan di Bali.
"Rata-rata warga negara asing yang berlibur ke Bali baru akan sadar uang mereka hilang setelah kembali ke negara mereka," kata Rahmad di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (20/4) lalu.
(idh/ahy)
http://news.detik.com/berita/3041076/pemerintah-bosnia-kabulkan-ekstradisi-otak-pembobol-atm-di-indonesia
Subscribe to:
Posts (Atom)

















